Jenazah Tan Malaka Akan Dipindahkan, Pemkab Kediri Keberatan

Ririn Indriani

Kamis, 22 Desember 2016 | 04:18 WIB
Jenazah Tan Malaka Akan Dipindahkan, Pemkab Kediri Keberatan
Monolog Tan Malaka.

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, keberatan dengan rencana pemindahan jenazah pahlawan nasional Datuk Sutan Ibrahim atau Tan Malaka dari Kediri ke Sumatera Barat.

"Dengan rasa hormat, kami minta pada Pemkab Lima Puluh Kota agar makam tetap di Kediri," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri Eko Setiyono ditemui dalam acara diskusi publik Tan Malaka di Kampus STAIN Kediri, Rabu (21/12/2016).

Pihaknya mengatakan Tan Malaka sudah menjadi bagian dari bangsa, termasuk dari Pemerintah Kabupaten Kediri, sehingga memiliki rasa dan ikut memelihara serta mengapresiasi nilai-nilai yang terkandung dalam perjuangan Tan Malaka.

Ia mengatakan pemerintah kabupaten akan mengupayakan dialog dengan Pemkab Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dengan harapan bisa ditemukan jalan keluar terbaik dari masalah tersebut.

Pemkab Kediri ingin agar jenazah tetap di makamnya, yaitu Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, sementara keluarga menginginkan agar jenazah dipindah ke Sumatera Barat.

"Kami bisa rundingkan lagi. Musyawarah lebih baik daripada bertengkar, sehingga tali silaturahmi tetap dipelihara," ujar Eko.

Eko membantah pemerintah kabupaten tidak pernah mengurusi makam Tan Malaka. Ia beralasan, selama ini menunggu dari kementerian sosial terkait dengan kepastian jenazah Tan Malaka tersebut.

"Kami kira itu bisa dibicarakan dulu. Kami pun bukan tidak mengurusi, tapi menunggu dari kementerian sosial yang belum diterima. Tapi, melalui desa, makam dipelihara dengan baik," ujarnya.

Keluarga Tan Malaka menginginkan agar jenazah Tan Malaka dipindah ke Sumatera Barat. Keluarga beralasan hal itu sebagai upaya untuk menghormati leluhur. Tan Malaka bukan hanya pahlawan nasional, melainkan raja, sehingga jenazahnya diharapkan ada di tanah kelahiran.

Hengky Novaron Arsil Datuk Tan Malaka, yang merupakan generasi ketujuh dari Tan Malaka mengatakan keluarga dan ahli waris sangat berkeinginan meletakkan makam leluhur di tempat yang layak.

"Kami dari keluarga, ahli waris ingin meletakkan makam leluhur di tempat yang layak, apapun caranya nanti. Kami akan berupaya," katanya saat berkunjung ke Kediri.

Keluarga, kata dia, juga tidak akan menuntut secara hukum atas pembunuhan yang dilakukan pada Tan Malaka pada pihak manapun. Keluarga merasa ikhlas, sebab kejadian yang menimpa Tan Malaka adalah risiko perjuangan yang ditempuh saat itu, dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Rencananya, sebelum pemindahan jenazah, akan ada prosesi penjemputan mirip dengan kirab yang dimulai 15 Januari 2017 sampai 21 Februari 2017. Selama prosesi penjemputan yang dilakukan lewat darat itu, rombongan juga melakukan napak tilas perjuangan Tan Malaka di beberapa titik, dan diharapkan pada April 2017 pemindahan jenazah bisa dilakukan.

Dalam diskusi tersebut, selain dihadiri oleh keluarga Tan Malaka, juga didatangi langsung dari Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Ferizal Ridwan, yayasan Tan Malaka, serta perwakilan dari Pemkab Kediri. Acara tersebut diikuti para mahasiswa serta tamu undangan dan pemerhati sejarah di Kediri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menhan dan Mensos Hadiri Napak Tilas KH As'ad Syamsul Arifin

Menhan dan Mensos Hadiri Napak Tilas KH As'ad Syamsul Arifin

News | Sabtu, 12 November 2016 | 08:04 WIB

10 Ribu Santri Napak Tilas Perjuangan KH As'ad Syamsul Arifin

10 Ribu Santri Napak Tilas Perjuangan KH As'ad Syamsul Arifin

News | Rabu, 09 November 2016 | 06:29 WIB

Jokowi Akan Umumkan Pahlawan Nasional Baru, Siapa?

Jokowi Akan Umumkan Pahlawan Nasional Baru, Siapa?

News | Minggu, 06 November 2016 | 10:22 WIB

Kapolri Pertama R.S Soekanto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Kapolri Pertama R.S Soekanto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 14:30 WIB

Terkini

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:07 WIB

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:57 WIB

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:56 WIB

Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil

Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:51 WIB

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:50 WIB

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:48 WIB

Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump

Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:39 WIB

Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas

Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:18 WIB