Kapolda Sulteng Akui Ancaman Teroris Masih Tinggi

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 24 Desember 2016 | 04:40 WIB
Kapolda Sulteng Akui Ancaman Teroris Masih Tinggi
Foto salah seorang dari dua teroris Poso yang ditembak mati oleh Satgas Operasi Tinombala di Mapolda Sulawesi Tengah di Palu, Selasa (17/5). (Antara/Basri Marzuki)

Suara.com - Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Brigjen Polisi Rudy Sufahriadi mengatakan bahwa ancaman teroris di Sulawesi Tengah masih tinggi, karena itu semua pihak harus meningkatkan kewaspadaannya.

"Saya sudah mendapat laporan intelijen. Makanya seluruh anggota sudah saya peringatkan agar jangan lengah, kewaspadaan jangan kendor," katanya kepada wartawan di Palu, Jumat, terkait upaya pengamanan Natal dan Tahun Baru.

Polda Sulteng mengerahkan sedikitnya 3.200 personel gabungan Polri dan TNI serta aparat pengamanan sipil di seluruh Sulawesi Tengah untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru.

Terkait ancaman teroris tersebut, menurut Kapolda, Kota Palu dan Poso merupakan titik paling rawan.

"Namun dengan dukungan masyarakat dan semua pihak terkait, saya berharap aksi-aksi terorisme bisa kita cegah bersama," ujarnya.

Terkait aksi terorisme di Poso, Kapolda mengatakan bahwa sampai saat ini Satgas Operasi Tinombala dengan ribuan personel Polri dan TNI yang dipimpinnya, masih memburu sembilan orang pengikut Santoso yang masih bersembunyi di hutan.

"Namun jangan lupa bahwa simpatisan mereka masih banyak, jadi saya sampaikan kepada anggota agar waspada," ujarnya.

Dalam pengamanan Natal ini, polisi akan menjaga ketat seluruh gereja dan lokasi-lokasi wisata atau rekreasi dan serta tempat umum yang mungkin didatangi banyak orang saat liburan Natal dan Tahun Baru.

Sementara itu, pemantauan Antara di Kota Palu, Jumat malam, seluruh gereja di ibu kota Provinsi Sulteng ini sudah dijaga oleh aparat kepolisian bekerja sama tenaga pengamanan gereja bersangkutan.

Di Gereja Sidang Jemaat Allah Jl. Tanjung Manimbaya dan Gereja GKST Effata Jl. Banteng misalnya, tapak sejumlah polisi bersenjata berjaga-jaga di halaman gereja itu.

Setiap gereja, kata Kapolda, dijaga oleh petugas yang jumlah personelnya disesuaikan dengan tingkat kerawanan gereja tersebut.

Sampai saat ini, kata Kapolda, situasi Kamtibmas di seluruh Sulawesi Tengah masih aman dan terkendali. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teroris Bekasi dan Tangerang Satu Jaringan Beda Sel

Teroris Bekasi dan Tangerang Satu Jaringan Beda Sel

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 17:23 WIB

Polisi Waspada Aksi Balas Dendam Teman Terduga Teroris

Polisi Waspada Aksi Balas Dendam Teman Terduga Teroris

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 16:49 WIB

Menkominfo: Polisi Berhak Tindak Konten Radikal di Medsos

Menkominfo: Polisi Berhak Tindak Konten Radikal di Medsos

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 14:00 WIB

Tito Janji Polri Buru Teroris Sampai Sel-sel Kecil

Tito Janji Polri Buru Teroris Sampai Sel-sel Kecil

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 06:35 WIB

Terkini

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:39 WIB

Gibran Didesak Minta Maaf ke Prabowo karena Sudah Jadi Noda Pemerintahan dan Mundur

Gibran Didesak Minta Maaf ke Prabowo karena Sudah Jadi Noda Pemerintahan dan Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:39 WIB

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:35 WIB

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:30 WIB

×