Keikutsertaan Perempuan di Pilkada Semakin Menurun

Dythia Novianty | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 31 Desember 2016 | 18:58 WIB
Keikutsertaan Perempuan di Pilkada Semakin Menurun
Diskusi bertajuk'Kerakyatan Dalam Pemilu' di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (31/12/2016). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Anggota Dewan Penasihat Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), Siti Khofifah mengatakan bahwa keterlibatan perempuan dalam Pilkada serentak tahun 2017, masih sangat minim. Peran lelaki disebutnya masih sangat mendominasi.

Selain itu, Siti menilai bahwa partai politik (Parpol) dalam menentukan pasangan calon yang diusung, masih mendasarkan pada dua kriteria penilaian, yakni elektabilitas dan kepemilikan modal.

"Parpol ini kan masih memertimbangkan elektabilitas Paslon. Kemudian kepemilikan modal. Mayoritas kan masih didominasi oleh laki-laki," katanya di Bakoel Coffe, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (31/12/2016).

Ia menjelaskan bahwa keterlibatan perempuan di Pilkada Februari 2017 nanti lebih sedikit dari pada tahun sebelumnya. Siti memaparkan bahwa pada Pilkada 2015-2016 terdapat 123 orang kader perempuan yang diusung partai menjadi peserta.

"Berkurang (dari tahun ke tahun). Sekarang (2017-2022) hanya 44 peserta. Kita berharap (seluruh peserta) ini jadi semua. Minimal kalau 44 jadi bisa mewakili suara perempuan," katanya.

Selain itu, Siti meminta Parpol untuk bisa memperhatikan kebijakan yang ada dalam UU Nomor 8 Tahun 2012 Pasal 8 ayat (2) huruf e. Adapun kebijakan tersebut berbunyi bahwa sekurang-kurangnya 30 persen keterlibatan perempuan pada kepengurusan partai, sebagai syarat keikutsertaan Parpol dalam Pemilu.

"Parpol semestinya memperhatikan kebijakan afirmasi 30 persen kuota perempuan dalam politik. Kita coba wujudkan apa yang ada dalam undang-undang," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komisioner KPU: Pembentukan DPT Harus Dikawal

Komisioner KPU: Pembentukan DPT Harus Dikawal

News | Sabtu, 26 November 2016 | 06:56 WIB

Polri Minta Bawaslu Copot Spanduk Provokatif di Pilkada Serentak

Polri Minta Bawaslu Copot Spanduk Provokatif di Pilkada Serentak

News | Kamis, 17 November 2016 | 16:30 WIB

Ini Tujuan Megawati Kumpulkan Petinggi PDIP di Diponegoro

Ini Tujuan Megawati Kumpulkan Petinggi PDIP di Diponegoro

News | Kamis, 17 November 2016 | 12:58 WIB

Omset Pedagang Atribut Kampanye Menurun

Omset Pedagang Atribut Kampanye Menurun

Foto | Rabu, 09 November 2016 | 16:24 WIB

Ini Tiga Kabupaten di Papua yang Rawan Saat Pilkada Serentak

Ini Tiga Kabupaten di Papua yang Rawan Saat Pilkada Serentak

News | Senin, 07 November 2016 | 06:28 WIB

Terkini

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB