Polisi Bangladesh Tembak Mati Tersangka Utama Teror Kafe Dhaka

Ririn Indriani

Minggu, 08 Januari 2017 | 01:12 WIB
Polisi Bangladesh Tembak Mati Tersangka Utama Teror Kafe Dhaka
Ilustrasi. [pixabay]

Suara.com - Kepolisian antiterorisme Bangladesh, Jumat (6/1/2017), waktu setempat, menembak mati dua pegaris keras, salah satunya tersangka utama serangan kafe yang menewaskan 20 orang, sebagian besar warga asing di ibukota tahun lalu.

Kepala unit polisi antiterorisme Dhaka, Monirul Islam mengatakan Nurul Islam Marjan, komandan pecahan kelompok Jamaat-ul-Mujahideen Bangladesh (JMB) terbunuh bersama anggota lainnya.

Marjan sempat menjadi buronan polisi karena diduga terlibat dalam aksi teror di sebuah kafe Juli lalu. Insiden itu menunjukkan tingginya ancaman pegaris keras di Bangladesh, hingga dianggap akan membuat investor asing khawatir untuk menanam modal.

Sejauh ini polisi telah memburu dan menewaskan 40 pegaris keras yang dianggap terhubung dengan teror tersebut, termasuk dalangnya, Tamim Chowdhury.

Kepolisian kerap menghubungkan sejumlah serangan dalam dua tahun terakhir ke JMB, kelompok yang diduga terhubung dengan ISIS. Akan tetapi, pemerintah mengatakan, Bangladesh bebas dari pengaruh ISIS.

Polisi pada september lalu menahan istri Marjan, Shaila Afrin Prioyti, bersama dua anggota perempuan lainnya di Dhaka.

Marjan yang sempat berkuliah di Universitas Chittagong jurusan Sastra Arab dikabarkan hilang dari desanya di Distrik Pabna, sekitar 160 kilometer (100 mil) dari utara ibukota satu tahun lalu, kata polisi.

Meski pemerintah menyangkal klaim IS yang mengaku bertanggung jawab, pengamat mengatakan, tingkat kesiapan serta proses eksekusinya mengindikasikan serangan itu terhubung dengan jaringan teroris lintas negara.

Penyidik masih memburu Syed Mohammad Ziaul Haque, pegaris keras yang pernah berpangkat mayor di militer sebelum dipecat.(Antara/Reuters)




Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Bangladesh Lumpuhkan Dalang Teror Kafe di Dhaka

Polisi Bangladesh Lumpuhkan Dalang Teror Kafe di Dhaka

News | Minggu, 28 Agustus 2016 | 11:31 WIB

ISIS Klaim Teror Berdarah di Dhaka

ISIS Klaim Teror Berdarah di Dhaka

News | Minggu, 03 Juli 2016 | 15:13 WIB

Teror Kafe Dhaka Tewaskan 9 Warga Italia dan 7 Jepang

Teror Kafe Dhaka Tewaskan 9 Warga Italia dan 7 Jepang

News | Minggu, 03 Juli 2016 | 09:39 WIB

Enam Pelaku Penyerangan Kafe Dhaka Berhasil Dilumpuhkan

Enam Pelaku Penyerangan Kafe Dhaka Berhasil Dilumpuhkan

News | Sabtu, 02 Juli 2016 | 13:10 WIB

Teror Dhaka, Pelaku Berjumlah Delapan Orang

Teror Dhaka, Pelaku Berjumlah Delapan Orang

News | Sabtu, 02 Juli 2016 | 07:03 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×