Ada Nama Balita Ikut Tolak Pabrik Semen di Rembang

Tomi Tresnady | Suara.com

Rabu, 11 Januari 2017 | 04:05 WIB
Ada Nama Balita Ikut Tolak Pabrik Semen di Rembang

Suara.com - Polisi mendapati nama sejumlah balita tercantum dalam dokumen dukungan warga penolak pabrik PT Semen Indonesia di Rembang yang diserahkan ke Mahkamah Agung.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djarod Padakova di Semarang, Selasa, mengatakan, sekitar 30 nama yang tercatat dalam dokumen yang berisi nama-nama dengan identitas tidak lazim tersebut.

"Ada beberapa nama yang sebenarnya masih balita, tetapi ditulis bekerja sebagai petani," katanya, seperti dilaporkan Antara.

Menurut dia, penyidik sudah mulai klarifikasi dengan mendatangi sejumlah tempat, mulai dari taman kanak-kanak hingga perkantoran.

Polisi sendiri sudah mengamankan barang bukti berupa dokumen berisi 2.501 nama penolak pabrik semen tertanggal 10 Desember 2014.

Dokumen itu sendiri juga menjadi barang bukti saat mengajukan gugatan ke pengadilan.

Hingga saat ini, lanjut dia, sudah 25 saksi yang dimintai keterangan.

Pemeriksaan, lanjut dia, juga sudah dilakukan terhadap saksi terlapor yang namanya ada dalam dokumen bermasalah itu.

Sebelumnya, sejumlah nama tidak lazim tercatat dalam dokumen penolak pabrik PT Semen Indonesia yang diserahkan ke Mahkamah Agung dalam dokumen yang ditandatangani sekitar 2.500 warga tersebut tercantum nama seperti Saiful Anwar bertempat tinggal di Manchester dan pekerjaan sebagai Presiden RI tahun 2025.

Ada pula warga bernama Zaenal Mukhlisin yang ditulis bekerja sebagai Power Rangers. Sejumlah nama dalam dokumen tersebut diduga fiktif dan tidak jelas.

Kasus ini sendiri dilaporkan oleh PT Semen Indonesia terhadap tujuh warga penolak pabrik semen yang diduga memalsukan dokumen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Said Didu Bantah Dampak Negatif Pabrik Semen Indonesia Rembang

Said Didu Bantah Dampak Negatif Pabrik Semen Indonesia Rembang

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 17:28 WIB

Pabrik Semen Rembang Jalan Terus

Pabrik Semen Rembang Jalan Terus

News | Jum'at, 09 Desember 2016 | 18:17 WIB

Teguh Juwarno: DPR Dukung Semen Indonesia Beroperasi di Rembang

Teguh Juwarno: DPR Dukung Semen Indonesia Beroperasi di Rembang

News | Selasa, 18 Oktober 2016 | 21:31 WIB

Warga Rembang Menang, Pembangunan Pabrik Semen Belum Tentu Distop

Warga Rembang Menang, Pembangunan Pabrik Semen Belum Tentu Distop

News | Rabu, 12 Oktober 2016 | 09:13 WIB

Warga Rembang Dukung PT Semen Indonesia Bangun Pabrik

Warga Rembang Dukung PT Semen Indonesia Bangun Pabrik

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 17:57 WIB

MenBUMN Prihatin Korban Semen Rembang Laporan ke Presiden

MenBUMN Prihatin Korban Semen Rembang Laporan ke Presiden

News | Selasa, 09 Agustus 2016 | 23:20 WIB

Tolak Pembangunan Pabrik Semen di Kendeng

Tolak Pembangunan Pabrik Semen di Kendeng

Foto | Jum'at, 29 Juli 2016 | 12:03 WIB

Tolak Pembangunan Pabrik Semen

Tolak Pembangunan Pabrik Semen

Foto | Senin, 16 Mei 2016 | 18:07 WIB

Semen Baturaja Bangun Pabrik Baru tahun 2017

Semen Baturaja Bangun Pabrik Baru tahun 2017

Bisnis | Selasa, 23 Februari 2016 | 12:26 WIB

Dua Izin Proyek Pabrik Semen Gresik Masih Terganjal

Dua Izin Proyek Pabrik Semen Gresik Masih Terganjal

Bisnis | Kamis, 14 Januari 2016 | 20:54 WIB

Terkini

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB