MenBUMN Prihatin Korban Semen Rembang Laporan ke Presiden

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 09 Agustus 2016 | 23:20 WIB
MenBUMN Prihatin Korban Semen Rembang Laporan ke Presiden
Menteri BUMN Rini Soemarno didampingi sejumlah Dirut dan Dirjen BUMN, saat memberikan keterangan pers terkait kinerja BUMN dan wacana lembaga 'super holding', di Jakarta, Senin (25/7/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Badan Urusan Milik Negara Rini Soemarno menyesalkan aksi warga korban konflik tambang semen di Rembang, Jawa Tengah melapor ke Presiden Joko Widodo. Rini mengklaim kehidupan warga Gunem, Kabupaten Rembang, Jateng yang berdekatan dengan pabrik semen cukup tenang. Sementara di media massa diberitakan warga konflik dengan pihak pabrik PT Semen Indonesia.

"Kami justru prihatin terhadap laporan warga kepada Presiden RI selama ini karena Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Rembang ini merupakan desa yang menyenangkan dan warganya juga ramah, hidup tenang, dan memiliki tempat tinggal yang bagus," ujarnya saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Rembang untuk mendengar aspirasi warga terkait dengan polemik pembangunan Pabrik Semen Indonesia di Rembang, Selasa (9/8/2016).

Rini sempat berkunjung pada "plant site" pabrik Semen Indonesia di Rembang dengan didampingi Bupati Rembang Abdul Hafid dan beberapa direktur perusahaan BUMN, seperti PLN, Bank BTN, dan BRI. Menurut dia, kondisi warga Desa Tegaldowo tidak seperti yang diberitakan di media bahwa terjadi konflik antara warga penolak dan pendukung pembangunan pabrik semen.

Sebelumnya, Perwakilan masyarakat Kendeng diterima Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/8/2106). Mereka menuntut agar pendirian pabrik semen PT. Semen Indonesia dan eksploitasi kawasan Gunung Kapur di Pati, Jawa Tengah, dihentikan karena merusak lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat.

"Kami minta Pak Jokowi untuk izin tambang pabrik semen (PT. Semen Indonesia) ini dihentikan dulu. Berdasarkan UU 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Perda Tata Ruang itu diwajibkan melakukan kajian lingkungan hidup strategis. Ini belum dilakukan semua, jadi sepakat untuk dihentikan, karena over produksi juga akan merusak lingkungan dan konflik berkepanjangan soal semen ini membuat keresahan masyarakat," kata Koordinator Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng Gunretno usai bertemu Jokowi di Istana.

‎Menurut dia proses pembangunan pabrik semen tersebut berdampak serius pada mata pencarian petani. Sumber mata air jadi berkurang sehingga pertanian tidak terairi.

"Belum ada pabrik saja sudah mengancam dulur (warga) karena petani ada penciutan (semakin berkurang) lahan. Kalau program Jokowi kedaulatan pangan di Indonesia tidak bisa tanpa lahan yang cukup, sementara pabrik semen mengancam penciutan lahan tersebut. Jadi disepakati untuk dihentikan dulu, kita kaji bersama dengan beberapa Kementerian ESDM dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Semen Indonesia Tegaskan Tak Hentikan Penambangan Gunung Kendeng

Semen Indonesia Tegaskan Tak Hentikan Penambangan Gunung Kendeng

News | Senin, 08 Agustus 2016 | 21:15 WIB

Ketemu di Istana, Warga Kendeng Langsung Tagih Janji Jokowi

Ketemu di Istana, Warga Kendeng Langsung Tagih Janji Jokowi

News | Selasa, 02 Agustus 2016 | 21:11 WIB

Berjuang Tolak Pabrik Semen, Jokowi Temui Warga Kendeng di Istana

Berjuang Tolak Pabrik Semen, Jokowi Temui Warga Kendeng di Istana

News | Selasa, 02 Agustus 2016 | 20:00 WIB

Petani Kendeng Syukuran Ultah Jokowi di Depan Istana Merdeka

Petani Kendeng Syukuran Ultah Jokowi di Depan Istana Merdeka

News | Selasa, 21 Juni 2016 | 18:31 WIB

Komnas HAM Kecam Aksi Semen Kaki Ibu-ibu Pegunungan Kendeng

Komnas HAM Kecam Aksi Semen Kaki Ibu-ibu Pegunungan Kendeng

News | Kamis, 14 April 2016 | 12:49 WIB

Dua Izin Proyek Pabrik Semen Gresik Masih Terganjal

Dua Izin Proyek Pabrik Semen Gresik Masih Terganjal

Bisnis | Kamis, 14 Januari 2016 | 20:54 WIB

Pabrik Semen Rembang

Pabrik Semen Rembang

Foto | Kamis, 14 Januari 2016 | 19:03 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×