Kasus Korupsi Masjid, Polisi Belum Berencana Periksa Sylviana

Yazir Farouk | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 14 Januari 2017 | 11:56 WIB
Kasus Korupsi Masjid, Polisi Belum Berencana Periksa Sylviana
Sylviana Murni [suara.com/Indriana Shinta Tamara]

Suara.com - Bareskrim Polri belum berencana memanggil Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Sylvia Murni terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Al Fauz di lingkungan Kantor Walikota Jakarta Pusat. Pembangunan masjid itu dilakukan ketika Sylviana masih menjabat Wali Kota Jakarta Pusat.

"Saat ini masih penyelidikan, apabila penyidik membutuhkan keterangannya (Sylviana), pasti akan dipanggil. Tapi sampai saat ini belum ada perencanaan akan dipanggil," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Brigadir Jendral Polisi Rikwanto di Lapangan Silang Monas, Sabtu (14/1/2017).

Rikwanto juga mengatakan pihaknya belum memastikan siapa saja yang akan diperiksa selanjutnya terkait kasus tersebut. Sebelumnya penyidik telah memanggil Sekretaris Daerah Propinsi DKI, Saefullah.

"Oh belum ada, jadi penyidik tipikor Mabes Polri belum rilis siapa yang akan diperiksa selanjutnya," katanya.

Rikwanto kemudian menjelaskan soal kewenangan dalam mengusut kasus tersebut. Menurut dia, Bareskrim dan Polda, juga berhak untuk menanganinya.

"Nggak ada masalah, bisa pusat, bisa polda, bisa Bareskrim," ujarnya.

Masjid Al Fauz dibangun di masa kepemimpinan Sylviana. Setelah dia dipromosikan menjadi Asisten Pemerintahan Pemprov DKI, posisinya digantikan oleh Saefullah yang saat ini menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) DKI.

Masjid Al Fauz diresmikan oleh Fauzi Bowo yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Peresmian masjid dilakukan pada 30 Januari 2011.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ani: Orang Bilang Agus Ingusan, Malam Ini Dia Buktikan Berani

Ani: Orang Bilang Agus Ingusan, Malam Ini Dia Buktikan Berani

News | Jum'at, 13 Januari 2017 | 23:21 WIB

Anies: Jawaban Ibu Sylvi Menarik Tapi Nggak Nyambung

Anies: Jawaban Ibu Sylvi Menarik Tapi Nggak Nyambung

News | Jum'at, 13 Januari 2017 | 21:44 WIB

Sesi Pertama, Dua Pasangan Lain Giliran, Agus Tampil Terus

Sesi Pertama, Dua Pasangan Lain Giliran, Agus Tampil Terus

News | Jum'at, 13 Januari 2017 | 20:35 WIB

Jelang Debat, Timses: Ini Kesempatan Mas Agus!

Jelang Debat, Timses: Ini Kesempatan Mas Agus!

News | Jum'at, 13 Januari 2017 | 19:32 WIB

Agus Ungkap Pesan SBY Jelang Debat dengan Ahok dan Anies

Agus Ungkap Pesan SBY Jelang Debat dengan Ahok dan Anies

News | Jum'at, 13 Januari 2017 | 19:10 WIB

Agus: There is a Hope di 15 Februari

Agus: There is a Hope di 15 Februari

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 16:50 WIB

Terkini

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:07 WIB

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:59 WIB