Jika Benar Disadap, SBY Minta Polisi Proses Hukum Pelaku

Rabu, 01 Februari 2017 | 19:20 WIB
Jika Benar Disadap, SBY Minta Polisi Proses Hukum Pelaku
Presiden Republik Indonesia Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keterangan pers di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (1/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud}

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ‎mengaku menelpon Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin beberapa waktu lalu sebelum kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mencuat. SBY tak senang jika teleponnya itu disadap.

Hal ini disampaikan SBY merespon pernyataan tim pengacara Ahok yang menyebut memiliki bukti transkrip percakapan dirinya dengan Ma'ruf.

"Apa benar percakapan saya disadap? Kalau benar, penyadapan itu tidak boleh sembarangan dan harus berdasakan hukum, aturan undang-undan yang berlaku. Ini bentuk kejahatan yang serius di negara mana saja," kata SBY dalam konfrensi pers di Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (1/2/2017).

Menurutnya jika tim Ahok memiliki rekaman atau transkrip percakapannya tentu diperoleh dari institusi negara. Institusi itu adalah Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), ‎atau Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Kalau penyadapan dilakukan sipil, itu ilegal.

‎"Penyadapan tanpa undang-undang merupakan bentuk penyadapan ilegal, illegal tapping. Secara spesifik, dalam kontek politik, penyadapan tersebut adalah political spying," ujar dia.

SBY mengingatkan penyadapan yang terjadi pada kasus Watergate pada 1972 di Amerika Serikat yang dilakukan Richard Nixon terhadap lawan politiknya.‎

"Saya kira semua ingat skandal Watergate dulu, saat kubu Nixon menyadap lawan politiknya. Meski menang akhirnya bisa tumbang karena terungkap melakukan pelanggaran hukum," tutur dia.

Dia menambahkan jika penyadapan terhadap dirinya benar terjadi, SBY meminta diproses secara hukum karena melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Ini bukan delik aduan. Tak perlu Polri menunggu aduan saya," tambah dia.

Baca Juga: Istana Tampik Informasi SBY Dihalangi Bertemu Jokowi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI