Indonesia-Australia Kerjasama Potong Jalur Pendanaan Teroris

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 02 Februari 2017 | 16:07 WIB
Indonesia-Australia Kerjasama Potong Jalur Pendanaan Teroris
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto usai menghadiri pertemuan 'The 3rd Indonesia - Australia Ministerial Council Meeting on Law and Security' di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Kamis (2/2/2017). (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menggelar jumpa pers usai menghadiri pertemuan 'The 3rd Indonesia - Australia Ministerial Council Meeting on Law and Security' di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Wiranto mengatakan dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah isu yang menjadi fokus Indonesia dan Australia. Isu tersebut diantaranya adanya tantangan yang dihadapi Indonesia dan Australia yakni ancaman terorisme, upaya menghadapi foreign terrorist fighters (FTF), menangkal pendanaan terorisme, countering violence and extremism, serta program deradikalisasi.

"Kita juga bertukar pandangan mengenai perkembangan dinamika kawasan dan pentingnya menjaga stabilitas kawasan, kerja sama keamanan cyber, pembentukan national crisis center, dan kerja sama lebih luas di bidang penegakan hukum. Isu yang menjadi concern masing-masing negara antara lain penanganan penyalahgunaan narkoba dan illegal, unreported, dan unregulated fishing," ujar Wiranto usai acara.

Tak hanya itu, Wiranto menuturkan terkait pendanaan terorisme, Indonesia dan Australia berkomitmen untuk bekerja sama memotong jalur-jalur pembiayaan bagi terorisme.

"Kita sama-sama memahami, bahwa terorisme bisa hidup dengan adanya pembiayaan dari pihak manapun. Karena itu tujuan kami, sejak pertemuan di Bali tahun lalu, kami secara khusus membicarakan bagaimana memotong jalur-jalur pendanaan bagi terorisme," kata dia.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa aliran dana bisa berasal dari negara mana saja. Namun kata Wiranto, baik Indonesia dan Australia tidak ingin menuduh negara manapun yang terlibat pendanaan bagi terorisme.

"Kami tidak terjebak pada saling menuduh aliran itu darimana. Tapi kami tahu sumber-sumber aliran itu darimana. Kedua negara terus mengembangkan pemahaman yang sama bagaimana kita mencari sumber-sumber pembiayaan itu dan sudah disepakati, sudah ada langkah-langkah memotong pembiayaan terorisme," tutur Wiranto.

Lebih lanjut, ia berharap adanya pertemuan kerja sama antara Indonesia dan Australia bisa menghasilkan kerja sama di bidang hukum dan keamanan yang semakin erat dan kokoh.

"Pertemuan juga menghasilkan joint communique yang menekankan pentingnya komitmen kedua negara dalam meningkatkan kerja sama di bidang hukum dan keamanan," paparnya.

Di kesempatan yang sama, Jaksa Agung Australia George Brandis mengatakan bahwa pertemuan bilateral antara Indonesia dan Australia membahas isu diantaranya isu terorisme

"Keamanan cyber adalah subjek dari diskusi panjang di pertemuan ini dan menjadi bidang yang relevan. Kami juga bekerja bersama-sama mengembangkan pertahanan keamanan maritim. Hubungan antara Indonesia dan Australia telah diperkuat oleh diskusi atas berbagai isu: kontra terorisme, penegakan hukum, keamanan," tandasnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PM Inggris Klaim Donald Trump Dukung NATO 100 Persen

PM Inggris Klaim Donald Trump Dukung NATO 100 Persen

News | Sabtu, 28 Januari 2017 | 06:12 WIB

Pembahasan RUU Terorisme Akan Dilakukan Tertutup

Pembahasan RUU Terorisme Akan Dilakukan Tertutup

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 22:22 WIB

Lagi, ISIS Hancurkan Situs Bersejarah di Suriah

Lagi, ISIS Hancurkan Situs Bersejarah di Suriah

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 07:38 WIB

Diduga Ingin Gabung ISIS, 2 Perempuan Ditangkap di Hungaria

Diduga Ingin Gabung ISIS, 2 Perempuan Ditangkap di Hungaria

News | Sabtu, 14 Januari 2017 | 06:46 WIB

Pansus Desak Pemerintah Rapat Bersama Bahas RUU Terorisme

Pansus Desak Pemerintah Rapat Bersama Bahas RUU Terorisme

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 21:15 WIB

Pemerintah Minta DPR Percepat Revisi UU Terorisme

Pemerintah Minta DPR Percepat Revisi UU Terorisme

News | Rabu, 04 Januari 2017 | 21:38 WIB

Presiden Prancis Bertekad Menang Lawan Terorisme di 2017

Presiden Prancis Bertekad Menang Lawan Terorisme di 2017

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 06:06 WIB

Sepanjang 2016, Polri Tangani 170 Kasus Terorisme

Sepanjang 2016, Polri Tangani 170 Kasus Terorisme

News | Jum'at, 30 Desember 2016 | 21:22 WIB

Ancaman Terorisme dan Radikalisme Mulai Masuk Sumatera Barat

Ancaman Terorisme dan Radikalisme Mulai Masuk Sumatera Barat

News | Jum'at, 30 Desember 2016 | 21:15 WIB

Polda Metro Jaya Bantu 7 Penangkapan Teroris oleh Densus 88

Polda Metro Jaya Bantu 7 Penangkapan Teroris oleh Densus 88

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 18:08 WIB

Terkini

Antisipasi Dampak ke Jokowi Jadi Alasan PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando

Antisipasi Dampak ke Jokowi Jadi Alasan PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:38 WIB

Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!

Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:24 WIB

Uji Publik RUU Hak Cipta: AI dan Royalti Jadi Fokus

Uji Publik RUU Hak Cipta: AI dan Royalti Jadi Fokus

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:18 WIB

KPK Dalami Kasus Maidi, Tiga Kepala Dinas Pemkot Madiun Diperiksa

KPK Dalami Kasus Maidi, Tiga Kepala Dinas Pemkot Madiun Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:16 WIB

KPAI Tekan Polisi Segera Tahan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

KPAI Tekan Polisi Segera Tahan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:11 WIB

Inflasi April Terkendali 2,42%,  Kemendagri Minta Daerah Jangan Lengah

Inflasi April Terkendali 2,42%, Kemendagri Minta Daerah Jangan Lengah

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:11 WIB

Prabowo Sahkan Perpres Kesejahteraan Hakim Ad Hoc, Sahroni Ikut Sorot Jaksa di Daerah Terpencil

Prabowo Sahkan Perpres Kesejahteraan Hakim Ad Hoc, Sahroni Ikut Sorot Jaksa di Daerah Terpencil

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:09 WIB

Bantah Sengaja Lawan Arus, Kadispenad Sebut Mobil Dinas TNI Berpelat 1-45 Terjebak Macet

Bantah Sengaja Lawan Arus, Kadispenad Sebut Mobil Dinas TNI Berpelat 1-45 Terjebak Macet

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:08 WIB

Karena Ini, Transjakarta Tutup Sementara Halte Manggarai Mulai Besok

Karena Ini, Transjakarta Tutup Sementara Halte Manggarai Mulai Besok

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:03 WIB

Senggolan Berujung Maut, Pelaku Pembacokan Pegawai Pabrik Roti di Cengkareng Diciduk Polisi

Senggolan Berujung Maut, Pelaku Pembacokan Pegawai Pabrik Roti di Cengkareng Diciduk Polisi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:55 WIB