Suara.com - Salah satu yang menjadi sub tema dalam debat kandidat ketiga Pilgub DKI Jakarta yaitu soal kebijakan untuk kelompok penyandang disabilitas atau difabel. Tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta akan beradu program terkait hal itu.
Menanggapi hal itu, calon wakil gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengaku sudah mempersiapkan program khusus untuk kaum difabel.
"Kita ada program khusus untuk kaum difabel. Kebetulan Gerindra adalah partai yang mendorong undang-undang disabilitas yang baru disahkan tahun lalu," kata Sandiaga di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat, (3/2/2017).
Menurut Sandiaga, pelayanan terhadap kaum difabel merupakan tantangan tersendiri bagi pemerintah Jakarta.
"Jadi memberikan akses kesetaraan bagi seluruh warganya termasuk kaum difabel, ini menjadi tantangan kita ke depan," ujar Sandiaga.
Tema besar debat kandidat ketiga Pilkada Jakarta pada tanggal 10 Februari 2017, mendatang yaitu 'Kependudukan dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Jakarta'. Adapun sub temanya yaitu soal pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, anti penyalahgunaan narkoba dan kebijakan terkait disabilitas.
Debat kandidat ketiga adalah debat terakhir yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Daerah DKI Jakarta. Debat akan dilangsungkan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.
Pilkada DKI Jakarta diikuti oleh tiga pasangan calon. Nomor urut satu yaitu pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Slviana Murni. Keduanya diusung oleh partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN. Sedangkan nomor urut dua yaitu Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, diusung Partai Hanura, NasDem, PDI Perjuangan dan Golkar.
Pasangan nomor urut tiga yaitu Anies Baswedan-Sandiaga Uno, diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera.