Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

M Nurhadi

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
Image by ArtPhoto_studio on Freepik
baca 10 detik
  • Operasi militer gabungan AS dan Israel menargetkan kompleks nuklir Iran di Natanz pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026.
  • Otoritas Iran mengonfirmasi serangan mengarah ke pusat pengayaan uranium; tidak ada kebocoran radiasi terdeteksi.
  • IAEA menerima laporan Iran dan mendesak semua pihak menahan diri untuk mencegah potensi bencana nuklir.

Suara.com - Kompleks nuklir strategis milik Iran di Natanz dilaporkan menjadi target operasi militer gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu pagi (21/3/2026) waktu setempat.

Organisasi Energi Atom Iran telah memberikan konfirmasi bahwa serangan tersebut diarahkan langsung ke pusat pengayaan uranium Shahid Ahmadi Roshan, yang berlokasi sekitar 220 kilometer di sebelah tenggara ibu kota Teheran.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui kantor berita Tasnim dan dikutip oleh Al Jazeera, otoritas nuklir Iran menyebut insiden ini sebagai tindakan kriminal yang dilakukan oleh Washington bersama rezim Zionis terhadap kedaulatan negara mereka.

Meskipun menjadi sasaran serangan, pihak berwenang memastikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan indikasi kebocoran material radioaktif.

Keamanan penduduk yang tinggal di sekitar fasilitas tersebut dinyatakan masih terkendali dan bebas dari ancaman bahaya radiasi.

Saat ini, tim teknis masih melakukan investigasi mendalam untuk mengidentifikasi jenis persenjataan yang digunakan dalam serangan tersebut, karena detail mengenai alutsista yang terlibat belum dibuka kepada publik.

Koresponden Al Jazeera, Mohamed Vall, mencatat bahwa laporan resmi Teheran masih merahasiakan mekanisme serangan maupun jenis hulu ledak yang dijatuhkan.

Natanz, bersama dengan fasilitas Isfahan, merupakan pilar utama program nuklir Iran, meski hingga kini belum ada indikasi pemanfaatan militer dan hanya terbatas pengembangan energi.

Vall menegaskan bahwa fokus utama dari eskalasi militer AS-Israel ini adalah melumpuhkan kemampuan nuklir Iran secara total guna mencegah produksi senjata pemusnah massal.

baca juga

Sejarah Konflik dan Respon Internasional

Situs Natanz sendiri bukan pertama kalinya menjadi target. Pada Juni 2025, fasilitas ini juga sempat digempur Israel dalam rangkaian konflik bersenjata selama 12 hari.

Menanggapi insiden terbaru ini, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) melalui platform X mengonfirmasi telah menerima laporan resmi dari pihak Iran. Berdasarkan pemantauan awal, IAEA menyatakan:

Tingkat Radiasi: Tidak terdeteksi adanya lonjakan radiasi di luar area situs.

Investigasi: Penyelidikan lebih lanjut tengah berjalan untuk memastikan keamanan jangka panjang.

Seruan Global: Kepala IAEA, Rafael Grossi, mendesak semua pihak untuk menahan diri guna mencegah terjadinya bencana nuklir di tengah memanasnya konflik terhadap Iran.

Gedung Putih menegaskan bahwa rangkaian operasi militer yang dimulai sejak 28 Februari 2026 ini merupakan langkah strategis bersama Israel untuk memutus jalur pengembangan senjata nuklir Teheran.

Sejak konflik ini pecah, situs Natanz tercatat telah berulang kali mengalami kerusakan signifikan akibat serangan udara yang bertubi-tubi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia

Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:04 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya

Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:37 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×