Pembuat Pabrik Tembakau Gorilla di Surabaya Lulusan Sarjana Kimia

Tomi Tresnady, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 03 Februari 2017 | 19:32 WIB
Pembuat Pabrik Tembakau Gorilla di Surabaya Lulusan Sarjana Kimia
Rilis pengungkapan kasus narkoba jenis tembakau gorila di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (3/2/2017).

Suara.com - Polisi telah meringkus lelaki berinisal WT, menyusul penggerebekan pabrik pembuatan tembakau gorilla di Surabaya, Jawa Timur.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan menjelaskan jika peran WT dalam pengungkapan kasus ini adalah pembuat tembakau gorilla.

"Tersangka yang kita tangkap berinisial WT. Ini bandar dan ternyata seorang sarjana kimia. Makanya dia mengerti campuran-campuran bahan kimia," kata Iriawan di Polda Metro Jaya, Jumat (3/2/2017).

Dari upaya penggerebekan pabrik itu, polisi telah menyita sebanyak 450 kilogram tembakau gorila beserta bahan kimia. Dari lokasi, polisi juga telah mengamankan paket tembakau gorilla yang siap edar.

Adanya penggunaan bahan kimia dalam tembakau gorilla ini, polisi akan berkoordinasi dengan instansi lainnya untuk melakukan pengawasan secara ketat.

"Bahan kimia ini apa dijual bebas atau pakai resep. Tapi kalau alkohol kayanya bisa didapatkan dengan mudah," katanya.

Dia juga menyebut penggerebekan pabrik pembuatan tembakau gorilla di Surabaya merupakan pengungkapan terbesar. Sebab, menurutnya pabrik pembuatan narkoba jenis baru itu hanya berada di kota tersebut.

"Mudah-mudahan tidak ada lagi tembakau gorilla di Indonesia. Soalnya ini satu-satunya pabrik yang saya ketahui. Kalau memang masih ada peredaran tembakau gorila berarti masih ada pabrik lainnya dan kami akan terus lakukan penyelidikan," kata Iriawan.

Kata dia, bisnis tembakau gorilla ini juga telah merambah ke pulau Jawa, Bali, dan pulau lainnya.

baca juga

Mantan Kapolda Jawa Barat itu juga mengakui bisnis tembakau gorilla memberikan keuntungan yang besar. Bayangkan, kemasan 5 gram dijual seharga Rp450 ribu.

"Ini sudah menyebar dan cukup in di kalangan masyarakat dan untungnya besar. Dari rekening mereka kita temukan besar. Kemasan 5 gram saja dibeli seharga Rp450 ribu," kata Iriawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Bongkar Pabrik Pembuatan Tembakau Gorilla di Surabaya

Polisi Bongkar Pabrik Pembuatan Tembakau Gorilla di Surabaya

News | Jum'at, 03 Februari 2017 | 19:11 WIB

Ini Penjelasan soal Tembakau Gorilla yang Bisa Bikin Orang Mimpi

Ini Penjelasan soal Tembakau Gorilla yang Bisa Bikin Orang Mimpi

News | Minggu, 22 Januari 2017 | 19:57 WIB

MY Jualan Tembakau Gorilla Memabukkan dengan Sangat Mudah

MY Jualan Tembakau Gorilla Memabukkan dengan Sangat Mudah

News | Minggu, 22 Januari 2017 | 19:01 WIB

Ini Orangnya yang Jual Tembakau Gorilla yang Bikin Tak Bisa Gerak

Ini Orangnya yang Jual Tembakau Gorilla yang Bikin Tak Bisa Gerak

News | Minggu, 22 Januari 2017 | 18:48 WIB

Terkini

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB