Ahok: Paslon 1 dan 3 Ibarat Om dan Tante yang Merusak Anak Kita

Reza Gunadha

Sabtu, 11 Februari 2017 | 09:03 WIB
Ahok: Paslon 1 dan 3 Ibarat Om dan Tante yang Merusak Anak Kita
Debat ketiga Pilkada DKI Jakarta kembali digelar oleh KPU DKI di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/2/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Calon Gubernur (cagub) DKI Jakarta nomor urut dua, basuki Tjahaja Purnama atau beken disebut Ahok, melancarkan kritik tajam terhadap dua pesaingnya yang dianggap tak serius membuat program pembangunan serta pemberdayaan warga ibu kota.

Kritik tersebut dilontarkan Ahok saat memberikan pernyataan penutup debat kandidat Pemilihan Kepala Daerah (PIlkada) DKI Jakarta 2017, yang digelar KPU setempat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/2/2017) malam.

Ahok menuding, pasangan cagub dan cawagub nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni (Agus-Sylvi), maupun nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) hanya menggelontorkan program yang bisa menarik simpati warga.

Padahal, menurut Ahok, program-program pesaingnya tersebut sangat mengawang-awang atau tak bisa terealisasi kalau merujuk pada situasi konkret pemprov maupun masyarakat sendiri.

Bahkan, Ahok menyindir kedua pesaingnya itu ibara om dan tante yang mendadak merayu keponakannya yang masih kecil. Padahal, si orang tua sudah susah payah mendidik anak untuk disiplin serta bekerja keras agar maju.

"Tolonglah paslon satu dan tiga. Mereka ini ibarat seperti om tante yang datang ke rumah, dia pengin dapat simpati dari anak-anak kita. Semua lantas dibolehkan. Ini ibarat om dan tante merusak aturan yang dibuat oleh orangtua. Kami ingin warga Jakarta yang sudah kami didik secara baik jangan dirusak hanya karena ingin jadi gubernur," serang Ahok.

Dalam debat, Ahok dan calon wakilnya Djarot Saiful Hidayat, kerapkali mempertanyakan rasionalitas program yang diusung Anies-Sandi maupun Agus-Sylvi lantaran dinilai tak realistis.

Ahok, misalnya, menilai  program “Rumah untuk Rakyat” Anies-Sandi justru tidak menyentuh persoalan mendasar warga Jakarta. Program tersebut menitikberatkan ketiadaan uang muka atau downpayment (DP) bagi warga yang ingin memiliki rumah.

baca juga

“Rata-rata gaji warga Jakarta dari kalangan menengah ke bawah itu kecil, Rp 3 juta. Kalaupun mengkredit rumah, Rp 800 ribu per bulan hingga 30 tahun juga susah. Itulah kenapa kami menerapkan rumah susun sewa. Mereka tak perlu bayar besar, cukup Rp 10 ribu untuk uang gotong-royong,” tuturnya.

Sementara program Agus-Sylvi mengenai anggaran Rp 1miliar bagi pengurus rukun warga (RW), dinilai Ahok tidak jelas peruntukannya.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ustaz Arifin Ilham Pimpin Aksi 112 Doa untuk Gubernur Ahok

Ustaz Arifin Ilham Pimpin Aksi 112 Doa untuk Gubernur Ahok

News | Sabtu, 11 Februari 2017 | 08:36 WIB

Jika Kalahkan Ahok dan Anies, Ini yang Akan Dilakukan Agus

Jika Kalahkan Ahok dan Anies, Ini yang Akan Dilakukan Agus

News | Sabtu, 11 Februari 2017 | 00:30 WIB

Dilarang Keluar Arena Debat, Pendukung Agus-Sylvi Ngamuk

Dilarang Keluar Arena Debat, Pendukung Agus-Sylvi Ngamuk

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 21:51 WIB

Terkini

Deretan Saham Tahan Banting Hari Ini, Jadi Penopang IHSG saat Aksi Jual Massal

Deretan Saham Tahan Banting Hari Ini, Jadi Penopang IHSG saat Aksi Jual Massal

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Jelajahi Promo Properti Dari BRI KPR di Summarecon Expo 2026

Jelajahi Promo Properti Dari BRI KPR di Summarecon Expo 2026

Surakarta | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala BNPP, Mendagri Tito Harapkan Pengelolaan Perbatasan Lebih Optimal

Serah Terima Jabatan Kepala BNPP, Mendagri Tito Harapkan Pengelolaan Perbatasan Lebih Optimal

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Negara Tetangga Sudah Protes Sana-sini, RI Tetap Enggan Tetapkan Status Bencana Nasional

Negara Tetangga Sudah Protes Sana-sini, RI Tetap Enggan Tetapkan Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Nasib Bisnis DSSA Setelah Kena Denda OJK Rp1,5 T

Nasib Bisnis DSSA Setelah Kena Denda OJK Rp1,5 T

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Review Serum Sariayu Anti-Aging, Ampuh Samarkan Kerutan dalam 28 Hari

Review Serum Sariayu Anti-Aging, Ampuh Samarkan Kerutan dalam 28 Hari

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Bingung Cari Sumber Listrik di Jalan? Ini 5 Rekomendasi Power Bank Tangguh untuk Traveling

Bingung Cari Sumber Listrik di Jalan? Ini 5 Rekomendasi Power Bank Tangguh untuk Traveling

Tekno | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Sinopsis The Trap, Kisah Penulis yang Menjebak Pembunuh Adiknya

Sinopsis The Trap, Kisah Penulis yang Menjebak Pembunuh Adiknya

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Suka Baca tapi Terhalang Budget? 5 Situs Baca Gratis yang Bisa Kamu Pakai

Suka Baca tapi Terhalang Budget? 5 Situs Baca Gratis yang Bisa Kamu Pakai

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Pemerintah Ingin Kurangi Penerima Bansos, Ini Alasannya

Pemerintah Ingin Kurangi Penerima Bansos, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:42 WIB

×