Berpanasan, Perempuan Ini Awasi Kecurangan di Kampung Akuarium

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Rabu, 15 Februari 2017 | 13:22 WIB
Berpanasan, Perempuan Ini Awasi Kecurangan di Kampung Akuarium
Dharmadianti (42) warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, rela menjadi pengawas warga Akuarium yang mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 17 tersebut. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Dharmadianti (42) warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, rela menjadi pengawas warga Akuarium yang mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 17 tersebut. Dia mengawasi agar tidak ada kecurangan.

"Iya mas, saya mau jaga nih. Kalau ada yang curang - curang. Awasi lihat-lihat saja TPS," kata Dharmadianti dilokasi Rabu (15/2/2017).

Dharmadianti bukan dari pengawas dari salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta.

"Saya sendiri mas, bukan dari relawan-relawan ya. Saya warga sini. Mau lihat sampai penghitungan suara," ujar Dharmadianti.

Dharmadianti adalah pencoblos di TPS 17 tersebut. Maka itu dirinya rela berpanas-panasan menunggu sampai penghitungan suara nantinya.

"Ya, pokoknya saya mau lihat sampai selesai mas, saya mau lihat langsung siapa yang menang di TPS sini," ujar Dharmadianti.

Dharmadianti juga merahasiakan dirinya mencoblos salah satu calon pemimpin Jakarta tersebut.

"Itu hak pilih saya mas. Saya doang yang tahu. Pokoknya pengen Jakarta lebih baik aja. Siapa pun yang menjadi gubernur bagi kami korban gusuran kampung kami di Akuarium di rehabilitasi kembali lagi lah," ujar Dharmadianti.

Kampung Akuarium merupakan kampung namanya sempat menjadi perhatian karena warga menolak direlokasi ke rusunawa Rawa Bebek agar daerah tersebut dapat ditata pemerintah.

Sebagian warga sampai menggugat ke pengadilan atas kebijakan pemerintahan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Tetapi, pemerintah tetap merelokasi, sebagian warga kini tinggal di rusunawa Rawabebek dengan fasilitas yang lebih baik. Masalah yang terjadi di daerah tersebut juga sering dijadikan isu untuk menyerang Ahok.

Pilkada Jakarta diikuti tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur. Pertama, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang diusung Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN. Kedua, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang mendapat dukungan dari PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Nasdem. Ketiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Metro Jaya Minta Masyarakat Tak Saling Curiga di Pilkada

Polda Metro Jaya Minta Masyarakat Tak Saling Curiga di Pilkada

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 12:50 WIB

Twitter: Ahok Paling Populer selama Tiga Kali Debat

Twitter: Ahok Paling Populer selama Tiga Kali Debat

Tekno | Minggu, 12 Februari 2017 | 07:14 WIB

Ini Modus Penyebar Hoax Tentang Pemilik KTP Ganda

Ini Modus Penyebar Hoax Tentang Pemilik KTP Ganda

News | Minggu, 05 Februari 2017 | 18:24 WIB

Tina Pandu Debat Kedua, Tapi Kok Ira Koesno Jadi Trending Topic?

Tina Pandu Debat Kedua, Tapi Kok Ira Koesno Jadi Trending Topic?

Tekno | Sabtu, 28 Januari 2017 | 00:24 WIB

Satu Pendukung Agus-Sylvi Diusir Saat Debat, Ada Apa?

Satu Pendukung Agus-Sylvi Diusir Saat Debat, Ada Apa?

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 23:53 WIB

Sumarsono Yakin Perekaman e-KTP Rampung sebelum Pencoblosan

Sumarsono Yakin Perekaman e-KTP Rampung sebelum Pencoblosan

News | Rabu, 02 November 2016 | 13:01 WIB

KPUD Minta Kampanye Cagub dan Cawagub Tak Kotori Jakarta

KPUD Minta Kampanye Cagub dan Cawagub Tak Kotori Jakarta

News | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 10:39 WIB

KPUD Jakarta Gelar Kampanye Damai

KPUD Jakarta Gelar Kampanye Damai

News | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 07:38 WIB

Anies: Waspada Fitnah dan Kampanye Hitam

Anies: Waspada Fitnah dan Kampanye Hitam

News | Minggu, 23 Oktober 2016 | 16:08 WIB

Djarot Akan Terima Semua Nomor Urut di Pilkada

Djarot Akan Terima Semua Nomor Urut di Pilkada

News | Minggu, 23 Oktober 2016 | 14:07 WIB

Terkini

Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons

Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:07 WIB

Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...

Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:00 WIB

Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah

Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:52 WIB

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:32 WIB

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:21 WIB

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:13 WIB

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:56 WIB

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:46 WIB

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:40 WIB

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:39 WIB