Malaysia Diminta Buka Akses Konsuler RI di Kasus Aisyah

Jum'at, 17 Februari 2017 | 18:26 WIB
Malaysia Diminta Buka Akses Konsuler RI di Kasus Aisyah
Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong Un. [AFP]

Suara.com - Wakil Menteri Luar Negeri Abrurrahman Mohammad Fachir‎ meminta Pemerintah Malaysia memberikan akses kepada konsuler Indonesia untuk menemui WNI asal Banten, Siti Aisyah yang diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-Nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Pemerintah Indonesia menyatakan bertanggung jawab untuk mendampingi Siti Aisyah sebagai WNI.

‎"Kami meminta yang paling utama adalah akses konsuler kepada warga kita. Kemudian kami bisa melakulan pendampingan, itu yang paling penting. Itu yang dilakukan teman teman kita (KBRI Malaysia) di sana," kata Fachir di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Dia menuturkan, saat ini Pemerintah Indonesia melalui perwakilan terus berupaya berkoordinasi dengan Pemerintah Malaysia terkait kasus hukum Aisyah.‎

"Mestinya harus ada (koordinasi dari Pemerintah Malaysia), karena ini kan menyangkut warga negara kita. Memang sebenarnya ada establish like this, seorang warga negara asing terkena kasus hukum maka kewajiban negara penerima menyampaikan kepada perwakilan," ujar dia.

Hingga kini, Kementerian Luar Negeri RI baru mendapatkan data tentang Aisyah yang menurpakan WNI. Namun belum ada data lengkap mengenai rekam jejak Aisyah.

"Dia WNI, kami hanya punya data itu. Soal rekam jejaknya kami belum dapat informasi. Tetapi kami fokus dulu pada yang ada sekarang," terang dia.

‎Saat ditanya apakah Pemerintah sudah berkoordinasi dengan Korea Utara mengenai hal itu, Fachir mengaku belum ada.

"Belum (koordinasi dengan Korea Utara)," kata dia.

Sebelumnya, Polisi Diraja Polisi Malaysia menangkap Siti Aisyah serta kekasihnya, WN Malaysia Muhammad bernama Farid Jalaluddin, dan wanita berpaspor Vietnam bernama Doan Thi Huong. Mereka ditangkap karena diduga menjadi anggota kelompok pembunuh Kim Jong-Nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Baca Juga: WNI Pembunuh Kakak Kim Jong Un Sering ke Malaysia

Peristiwa pembunuhan dengan cara menyemprotkan racun itu terjadi di Kuala Lumpur International Airport 2.

Sebelum itu, Rabu (15/2/2017), kepolisian juga berhasil menangkap seorang wanita yang juga diduga anggota komplotan pembunuh putra almarhum pemimpin negeri komunis Korut, Kim Jong Il.

Perempuan tersebut adalah Doan Thi Huong, berusia 29 tahun, dan berasal dari Nam Dinh, Vietnam. Kedua perempuan tersebut diduga berkomplot membunuh Kim Jong-Nam memakai racun dengan cara disemprotkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI