Ketika Ahok Disambut Hangat Korban Banjir Cipinang Melayu

Arsito Hidayatullah, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 21 Februari 2017 | 05:17 WIB
Ketika Ahok Disambut Hangat Korban Banjir Cipinang Melayu
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di tengah warga korban banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Senin (20/2/2017). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Setelah mengunjungi lokasi banjir di dekat SMAN 8 Jakarta, Jalan Taman Bukit Duri, Jakarta Selatan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyambangi tempat pengungsian korban banjir di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur. Di situ, sekitar 465 orang saat ini ditampung di Masjid Raya Universitas Borobudur, Jakarta Timur.

Berdasarkan pengamatan Suara.com di area pengungsian, Senin (20/2/2017), warga korban banjir terlihat antusias menyambut kedatangan Gubernur DKI Jakarta yang kembali ikut di Pilkada DKI 2017 itu.

"Pak Ahok, Pak Ahok! Makasih Pak, sudah datang melihat kami (pengungsi)," ucap warga di area Masjid Raya Universitas Borobudur, Jakarta Timur, Senin (20/2).

Kedatangan Ahok langsung dikerumuni warga. Banyak dari mereka yang mengajak bersalaman, serta meminta foto bersama dengan lelaki yang mengenakan seragam dinas PNS itu. Sesekali, suami Veronica Tan itu juga menanyakan kondisi kesehatan warga yang mengungsi.

Salah satu pengungsi, Masripah (41), mengaku merasa senang bisa ditengok oleh Gubenur DKI Jakarta.

"Senang banget kita dikunjungi sama bapak kita. Walaupun kita orang kecil, Pak Ahok mau datang. Makanya warga pada rebutan mau foto dan salaman," kata Masripah.

Tak hanya itu, ibu dua anak ini juga mengucapkan terima kasih kepada Ahok, karena suaminya kini sudah memiliki pekerjaan. Suaminya kini bekerja sebagai pekerja harian lepas di Dinas Sumber Daya Air.

"Tadi sampai merinding ketemu langsung sama Pak Ahok. Saya sampai salamin dua kali. Aku ingin Pak Ahok lanjut lagi mimpin Jakarta, sebab kerjanya sudah nyata," katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Marokhan mencatat, jumlah pengungsi yang ditampung di Masjid Universitas Borobudur adalah sebanyak 465 orang.

"Mereka berasal dari RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu. Jumlahnya 465 orang," ujar Masrokhan.

Di lokasi pengungsian sementara ini, warga mendapat bantuan makanan siap saji dan matras untuk alas tidur, serta pakaian.

"Kami siaga 24 jam di tempat pengungsian ini. SOP-nya kami hanya tiga hari. Tetapi kalau ada permintaan kelurahan diperpanjang, ya kami perpanjang," kata Masrokhan pula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demo Anti Ahok di DPR dan Ragunan, Polisi: Nggak Masalah

Demo Anti Ahok di DPR dan Ragunan, Polisi: Nggak Masalah

News | Senin, 20 Februari 2017 | 21:50 WIB

Kyai Noer: Ahok Banyak Perhatikan Islam

Kyai Noer: Ahok Banyak Perhatikan Islam

News | Senin, 20 Februari 2017 | 20:42 WIB

Tak Mau Nyemplung ke Banjir, Ahok Disoraki Warga

Tak Mau Nyemplung ke Banjir, Ahok Disoraki Warga

News | Senin, 20 Februari 2017 | 20:11 WIB

Dilema Ahok Atasi Banjir di Jakarta

Dilema Ahok Atasi Banjir di Jakarta

News | Senin, 20 Februari 2017 | 19:30 WIB

Terkini

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

Pasti Ada Jalan Keluar: Mengubah Cara Pandang dalam Menghadapi Masalah

Pasti Ada Jalan Keluar: Mengubah Cara Pandang dalam Menghadapi Masalah

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:30 WIB

Mengenal BIOSRA Kasihan: Bioskop Rakyat yang Satukan Warga Lewat Film

Mengenal BIOSRA Kasihan: Bioskop Rakyat yang Satukan Warga Lewat Film

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 14:30 WIB

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:25 WIB

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:24 WIB

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 14:23 WIB

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:21 WIB

Review Can This Love Be Translated?: Cinta Tak Semudah Menerjemahkan Kata

Review Can This Love Be Translated?: Cinta Tak Semudah Menerjemahkan Kata

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:10 WIB

BNI Sekuritas Buka Ruang Baru untuk Investor, Ada Market Update hingga Klinik Saham

BNI Sekuritas Buka Ruang Baru untuk Investor, Ada Market Update hingga Klinik Saham

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 14:10 WIB

×