Polisi Amankan Penjual dan Pemasok Daging Sapi Campur Celeng

Arsito Hidayatullah

Rabu, 22 Februari 2017 | 05:16 WIB
Polisi Amankan Penjual dan Pemasok Daging Sapi Campur Celeng
Ilustrasi daging beku. (Shutterstock)

Suara.com - Aparat kepolisian mengamankan penjual dan pemasok daging sapi yang dioplos dengan daging celeng atau babi hutan di pasar tradisional Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

"Kami berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pemasok dan penjual daging sapi dioplos dengan daging babi hutan di Pasar Jenggawah," kata Kapolsek Jenggawah AKP Udik Budiarso di Mapolsek Jenggawah, Selasa.

Menurutnya, penangkapan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi penjualan daging sapi yang dicampur daging babi hutan sehingga anggotanya bergerak untuk melakukan penyelidikan atas informasi yang diterima aparat kepolisian tersebut.

"Setelah kami selidiki memang benar dua orang itu diduga sebagai pemasok dan penjual daging sapi oplosan sehingga keduanya dibawa ke Mapolsek Jenggawah untuk dimintai keterangan," tuturnya.

Dua tersangka yang diamankan anggota Polsek Jenggawah itu yakni HS (50) warga Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung dan AB (55) warga Desa Klompangan, Kecamatan Ajung. Keduanya diamankan di kios penjualan daging sapi milik AB di dalam pasar Jenggawah.

"Berdasarkan keterangan mereka, tersangka AB mendapat pasokan daging babi hutan dari HS untuk dioplos dengan daging sapi, agar mendapatkan keuntungan yang banyak dari penjualan daging tersebut," katanya.

Ia menjelaskan AB sengaja mencampur daging babi hutan tersebut dengan daging sapi yang perbandingannya 1:1 yakni 1 kilogram daging sapi dicampur dengan 1 kilogram daging babi hutan.

"Kemudian tersangka menjual daging oplosan tersebut kepada pembeli dengan meyakinkan pembeli bahwa daging yang dijualnya benar-benar daging sapi asli, namun ada salah seorang warga curiga hingga melaporkan hal itu kepada aparat kepolisian," tuturnya.

Atas perbuatannya yang merugikan konsumen tersebut, lanjut dia, kedua tersangka penjual dan pemasok daging oplosan akan dijerat dengan pasal 204 KUHP tentang Menjual Sesuatu Bersifat Berbahaya dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen.

"Saya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan selalu waspada saat membeli daging sapi di pasaran, sehingga masyarakat harus tahu tentang bagaimana memilih daging sapi yang baik. Jika menemui kejanggalan, maka segera melapor ke aparat kepolisian," ujarnya menambahkan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Truk Penuh Daging Babi Diamankan dari Jalan Tol Tangerang

Truk Penuh Daging Babi Diamankan dari Jalan Tol Tangerang

News | Rabu, 27 April 2016 | 14:01 WIB

Ratusan Aparat Gabungan Amankan Penertiban Peternakan Babi Ilegal

Ratusan Aparat Gabungan Amankan Penertiban Peternakan Babi Ilegal

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 09:25 WIB

Jelang Ramadan, Daging Celeng Beredar di Malang

Jelang Ramadan, Daging Celeng Beredar di Malang

Ramadan | Selasa, 16 Juni 2015 | 02:48 WIB

Polisi Sita 1 Ton Daging Celeng

Polisi Sita 1 Ton Daging Celeng

News | Minggu, 02 November 2014 | 20:02 WIB

Terkini

Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi

Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang

Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:13 WIB

UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat

UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya

Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat

Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:01 WIB

Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII

Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah

Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai

Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Siapa Lawan Timnas Indonesia Jika Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenarionya

Siapa Lawan Timnas Indonesia Jika Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenarionya

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:59 WIB

6 Sepeda Thrill Paling Murah Terbaik untuk Jalan Perkotaan hingga Jalur Pegunungan

6 Sepeda Thrill Paling Murah Terbaik untuk Jalan Perkotaan hingga Jalur Pegunungan

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:56 WIB

×