Polri Telisik Aliran Dana GNPF ke Kelompok Teroris Suriah

Reza Gunadha

Kamis, 23 Februari 2017 | 10:29 WIB
Polri Telisik Aliran Dana GNPF ke Kelompok Teroris Suriah
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghadiri rapat dengan Komisi III DPR RI di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan serius menelisik dugaan aliran dana Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) ke luar negeri, yang diklaim berkaitan dengan kelompok teroris di Suriah.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan, telisik terhadap kemungkinan seperti itu dilakukan terkait kasus dugaan penyalahgunaan dana Yayasan Keadilan untuk Semua yang ada dalam rekening BNI Syariah. Dalam kasus tersebut, polisi menemukan aliran dana yayasan yang ditransfer ke Turki.

Dalam rapat kerja Polri dengan Komisi II DPR RI, Rabu (22/2/2017), Tito menuturkan pendalaman terhadap kemungkinan aliran dana ke kelompok teroris itu berawal dari rentetan pemberian kuasa pengambilan uang yayasan yang tampak mencurigakan.

”Ketua Yayasan Keadilan untuk Semua Adnin Armas, memberikan kuasanya pada Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir. Selanjutnya, Bachtiar memberi kuasa kepada pegawai BNI Syariah Islahudin Akbar untuk menarik uang. Padahal, hukum tak membolehkan pemberian kuasa dilakukan hingga orang ketiga,” tutur Tito Karnavian.

Selain itu, dalam penelusuran polisi, pegawai bank tersebut melakukan penarikan uang lebih dari Rp 1 miliar yang kemudian diberikan kepada Bachtiar Nasir. Dana tersebut digunakan Bachtiar Basir untuk sejumlah kegiatan.

”Tapi, sebagian dananya ada yang dikirim ke Turki. Itu diketahui dari slip transfer. Nah, pengiriman uang ke Turki ini tengah didalami peruntukannya, termasuk apa uang itu bisa sampai ke Suriah,” tuturnya.

Tito juga mengakui, penelusuran tersebut semakin penting lantaran banyak informasi yang beredar meniai uang itu erat terkait dengan kelompok teror di Suriah.

”Informasi itu munculnya dari media asing. berita itu menyebutkan temuan adanya kelompok di Suriah yang pro-ISIS menerima dana dari ILH. Nama BN (Bachtiar Nasir) disebut di dalamnya. Itu menjadi menarik dan dasar bagi Polri melakukan pemeriksaan,” bebernya.

Dugaan adanya dana yang disalurkan Ketua GNPF MUI ke salah satu kelompok teroris di Suriah, kali pertama beredar dan viral di media sosial Facebook, Desember 2016.

baca juga

Ketika itu, netizen berakun Moch Zain mengunggah tulisan yang menduga bantuan yang digalang Bachtiar Nasir juga dialirkan ke salah satu faksi teroris di Allepo, Suriah, yakni Jays Al-Islam.

Moch Zain mengatakan, dugaan itu menguat setelah dirinya menonton video berisi penemuan sejumlah makanan dan minuman dengan kemasan yang tertera tulisan ”Indonesian Humanitarian Relief” (IHR). Bachtiar Nasir adalah pemimpin organisasi itu. Logistik tersebut, kata Zain, bukan untuk warga sipil Aleppo, melainkan anggota Jaysh Al-Islam.

Untuk diketahui, dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana Yayasan Keadilan untuk Semua yang ada dalam rekening BNI Syariah, polisi telah menetapkan Islahudin sebagai tersangka. Ia mengambil dana Rp 600 juta dari rekening yayasan tersebut. Polisi menduga, uang itu diambil atas perintah Bachtiar Nasir tanpa melalui mekanisme yang berlaku.

Bachtiar, dalam pemeriksaan polisi, mengakui mengelola Rp 3 miliar dari rekening  tersebut untuk pendanaan aksi tanggal 4 November dan 2 Desember 2016. Selain aksi, ia juga mengakui uang itu digunakan untuk menyumbang korban bencana Aceh Rp 500 juta dan Sumbawa Rp 200 juta. Karenanya, ia menepis tuduhan menyalurkan dana dari rekening yayasan ke pihak lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanya Tito, Anggota DPR Bandingkan Bachtiar, Teman Ahok, Alfamart

Tanya Tito, Anggota DPR Bandingkan Bachtiar, Teman Ahok, Alfamart

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 18:13 WIB

Ketua Yayasan Penyalur Dana Aksi 411 Resmi Jadi Tersangka

Ketua Yayasan Penyalur Dana Aksi 411 Resmi Jadi Tersangka

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 14:36 WIB

Dugaan Cuci Uang Yayasan Keadilan, Dua Orang BNI Dipanggil Polisi

Dugaan Cuci Uang Yayasan Keadilan, Dua Orang BNI Dipanggil Polisi

News | Senin, 20 Februari 2017 | 19:10 WIB

FUI akan Demo Lengserkan Ahok, Ini Agenda GNPF MUI Besok

FUI akan Demo Lengserkan Ahok, Ini Agenda GNPF MUI Besok

News | Senin, 20 Februari 2017 | 14:17 WIB

Habib Rizieq dan GNPF-MUI Tak Akan Ikut Aksi 21 Februari

Habib Rizieq dan GNPF-MUI Tak Akan Ikut Aksi 21 Februari

News | Senin, 20 Februari 2017 | 01:16 WIB

Terkini

Pesan Menohok Prabowo ke Perwira TNI Polri: Gaji dan Seragammu dari Rakyat, Jangan Khianati Mereka

Pesan Menohok Prabowo ke Perwira TNI Polri: Gaji dan Seragammu dari Rakyat, Jangan Khianati Mereka

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:10 WIB

Amerika Ancam Bombardir Fasilitas Nuklir Bawah Tanah Iran, Trump: Mustahil Dihentikan

Amerika Ancam Bombardir Fasilitas Nuklir Bawah Tanah Iran, Trump: Mustahil Dihentikan

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:08 WIB

Bantai Bali United, Herdman Klaim Timnas Indonesia Mulai Temukan Identitas Permainan

Bantai Bali United, Herdman Klaim Timnas Indonesia Mulai Temukan Identitas Permainan

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:05 WIB

Mulai 1 Agustus, Makassar Tak Lagi Terima Sampah Campuran di TPA Tamangapa

Mulai 1 Agustus, Makassar Tak Lagi Terima Sampah Campuran di TPA Tamangapa

Sulsel | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:01 WIB

Pemain Persib dan Persija Cetak Gol, Timnas Indonesia Bantai Bali United Jelang Piala AFF 2026

Pemain Persib dan Persija Cetak Gol, Timnas Indonesia Bantai Bali United Jelang Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00 WIB

Drama Flower of Evil: Saat Seorang Detektif Harus Selidiki Suaminya Sendiri

Drama Flower of Evil: Saat Seorang Detektif Harus Selidiki Suaminya Sendiri

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00 WIB

Sampah Organik di Kota Depok Masih Menumpuk, Bisakah Maggot Menjadi Solusi?

Sampah Organik di Kota Depok Masih Menumpuk, Bisakah Maggot Menjadi Solusi?

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00 WIB

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Mudah Datangkan Pemain, Mariano Peralta Jadi Buktinya

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Mudah Datangkan Pemain, Mariano Peralta Jadi Buktinya

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:56 WIB

Motor Listrik Nasional: Kemandirian Teknologi atau Sekadar Euforia Tukang Rakit?

Motor Listrik Nasional: Kemandirian Teknologi atau Sekadar Euforia Tukang Rakit?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:56 WIB

Polda Metro Jaya Masih Analisis Berkas Laporan, Kapan Hotman Paris Dipanggil Polisi?

Polda Metro Jaya Masih Analisis Berkas Laporan, Kapan Hotman Paris Dipanggil Polisi?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:55 WIB

×