Partai Basis Islam Mainkan Gaya Lama, Main dua kaki

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Jum'at, 24 Februari 2017 | 16:04 WIB
Partai Basis Islam Mainkan Gaya Lama, Main dua kaki
Debat ketiga Pilkada DKI Jakarta kembali digelar oleh KPU DKI di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/2/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Direktur Eksekutif Vox Populi Center Pangi Syarwi Chaniago mengatakan partai berbasis Islam menerapkan strategi politik dua kaki di pilkada Jakarta putaran kedua. Pilkada putaran kedua diikuti oleh pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

"‎Partai Islam memainkan politik gaya lama. ‎Main dua kaki. Selama ini, relatif parpol Islam main dua kaki," kata Pangi kepada Suara.com, Jumat (24/2/2017).‎

Pasca kekalahan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni di putaran pertama pada Rabu (15/2/2017), Partai Demokrat dan tiga partai berbasis Islam belum masih menahan diri untuk mendeklarasikan sikap di pilkada putaran kedua. Tiga partai yaitu Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Persatuan Pembangunan.

Pangi mengatakan partai-partai tersebut tentu akan mendukung pasangan yang memiliki potensi besar untuk menang. Tetapi, mereka tidak ingin terang-terangan mendukung Ahok.

‎"Kalau mereka terus terang dukung Ahok, takut pada pileg (pemilu legislatif) 2019, parpol Islam good bye," katanya.

Pangi juga menyoroti perpecahan di internal PKB dan PPP sehingga mereka tidak kompak memilih satu pasangan kandidat. Sebagian masuk ke kubu Ahok, sebagian lagi Agus di pilkada putaran pertama.

Menurut Pangi yang menarik adalah upaya kedua pasangan kandidat untuk menarik dukungan dari PKB. PKB menjadi rebutan karena mereka memiliki basis massa yang kuat.

"Kita lihat PKB dan PPP elite mereka sebagian terpecah, sebagian ke Ahok dan sebagian lainnya ke Anies. Namun saya kira Ahok tidak terlalu memusingkan itu, Ahok paling ngotot menarik PKB saja, karena ada grassroot Nahdlatul Ulama," kata dia.

‎Di pilkada putaran pertama, Ahok dan Djarot Syaiful Hidayat diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golongan Karya, Partai Hati Nurani Rakyat, dan Partai Nasdem, juga PPP kubu Djan Faridz.

Sementara pasangan Anies dan Sandiaga Uno diusung Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Keadilan Sejahtera.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dalam Masjid, Anies Beberkan Realitas Kemiskinan Jakarta

Dalam Masjid, Anies Beberkan Realitas Kemiskinan Jakarta

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 15:08 WIB

Politisi PKB Desak Mendagri Cepat Tunjuk Pengganti Ahok Saat Cuti

Politisi PKB Desak Mendagri Cepat Tunjuk Pengganti Ahok Saat Cuti

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 14:42 WIB

Habib Novel Tolak Hadiri Majelis di Kampung yang Menangkan Ahok

Habib Novel Tolak Hadiri Majelis di Kampung yang Menangkan Ahok

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 13:21 WIB

Ahok: Tergantung Orang Jakarta Pilih Gubernur Baru atau Lama

Ahok: Tergantung Orang Jakarta Pilih Gubernur Baru atau Lama

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 13:18 WIB

Kemana Partai Islam Pendukung Agus Merapat, Ahok atau Anies?

Kemana Partai Islam Pendukung Agus Merapat, Ahok atau Anies?

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 12:23 WIB

Anies Baswedan Berencana Bangun Pusat Kebudayaan Betawi

Anies Baswedan Berencana Bangun Pusat Kebudayaan Betawi

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 11:08 WIB

Terkini

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:52 WIB

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:13 WIB

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:05 WIB

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB