Anies Sebut Anggaran Jakarta Habis Dipakai Mengurusi Orang Kaya

Siswanto | Dian Rosmala | Suara.com

Jum'at, 24 Februari 2017 | 19:38 WIB
Anies Sebut Anggaran Jakarta Habis Dipakai Mengurusi Orang Kaya
Anies Baswedan [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Calon gubernur Jakarta Anies Baswedan mengatakan telah terjadi kemiskinan yang ekstrim di Jakarta. Anggaran, katanya, lebih banyak dipakai untuk masyarakat kelas menengah ke atas.

"Uangnya dipakai untuk urusan-urusan lain yang ngurusin kelas menengah ke atas. Menengah ke bawah tidak terima. Buktinya hilang di jalan," kata Anies di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (24/2/2017).

Menurut pasangan Sandiaga Uno kondisi seperti ini bukan baru saja terjadi, tapi sudah berlangsung selama puluhan tahun. Dia tidak mau menyalahkan pemerintah sekarang yang dipimpin oleh rival politiknya di pilkada Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

"Ini bukan salah satu, dua gubernur. Ini sudah puluhan tahun seperti ini. Karena itu niat kita adalah membalikkan semua itu," ujar Anies.

Anies kemudian mengatakan yang menjadi bagian dari masyarakat miskin adalah umat muslim.

"Apalagi di Jakarta Utara. Kampung-kampung miskin itu, masya Allah," kata Anies.

Anies mengatakan kondisi seperti inilah yang meneguhkan semangatnya untuk memimpin Jakarta.

"Jadi yang saya temukan lima bulan ini, saya ingin sharing di sini. Mari kita balikkan semua itu. Kita ingin menjadi orang yang justru membalikkan agar kemiskinan di Jakarta berhenti. Bukan menghilangkan orang miskin, tapi menghilangkan kemiskinan," kata Anies.

Perolehan suara

Anies bersyukur atas perolehan suara di pilkada putaran pertama.

"Alhamdulillah di putaran pertama strategi yang kita adopsi itu efektif. Bahkan kami mengecewakan mereka, karena banyak sekali yang pesimis dengan pasangan nomor tiga. Nah ternyata angkanya bisa 40 persen," kata Anies ketika berada posko pemenangan Anies-Sandi, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat.

Anies mengaakan akan menerapkan strategi tersebut di pertarungan putaran kedua.

"Kami akan tetap dan kami akan fokuskan temanya pada tema utama yaitu lapangan pekerjaan, melalui Oke-Oce, pendidikan berkualitas hingga tuntas dan gratis untuk warga Jakarta. Dengan fokus kepada program dan dilakukan sosialisasi secara massal, kita akan insya Allah bisa meningkat lagi suaranya," ujar Anies.

Selain itu, dia juga akan selalu menangkis berbagai serangan untuk menjatuhkannya di pilkada Jakarta putaran dua. Menurut dia ada beberapa serangan lawan yang memutarbalikkan program yang Anies tawarkan sehingga seakan-akan semuanya tidak realistis dan tidak bagus.

"Kita punya program KJP plus, malah ada yang berkampanye bahwa KJP-nya dihilangkan. Nggak, kita malah akan meningkatkan KJP-nya menjadi KJP plus," tutur Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Partai Basis Islam Mainkan Gaya Lama, Main dua kaki

Partai Basis Islam Mainkan Gaya Lama, Main dua kaki

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 16:04 WIB

Dalam Masjid, Anies Beberkan Realitas Kemiskinan Jakarta

Dalam Masjid, Anies Beberkan Realitas Kemiskinan Jakarta

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 15:08 WIB

Ahok: Tergantung Orang Jakarta Pilih Gubernur Baru atau Lama

Ahok: Tergantung Orang Jakarta Pilih Gubernur Baru atau Lama

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 13:18 WIB

Terkini

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:39 WIB

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:37 WIB

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:29 WIB

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:20 WIB

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:12 WIB

AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat

AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:01 WIB

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:32 WIB

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:16 WIB

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:29 WIB