Siapa yang Habisi Nyawa Puspo Arum? Masih Gelap

Madinah

Sabtu, 25 Februari 2017 | 14:11 WIB
Siapa yang Habisi Nyawa Puspo Arum? Masih Gelap
Isak tangis mengiringi pemakaman mahasiswi Universitas Esa Unggul, Tri Ari Yani Puspo Arum (22), di Tempat Pemakaman Umum Dukuh, Jalan Al Abshor, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (10/1/2017) siang. [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Sampai hari ini, Sabtu (25/2/2017) kepolisian masih belum dapat memberikan perkembangan kasus dugaan pembunuhan Tri Ari Yani Puspo Arum (22) yang ditemukan tewas bersimbah darah di Kamar mandi kos di Jalan Kebon Jeruk, RT 8, RW 11, Jakarta Barat, Senin (9/1/2017), sekitar pukul 09.00. WIB.

"Ya, tentunya anggota tetap masih bekerja ya, untuk melakukan penyelidikan untuk kasus itu," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Argo Prabowo Yuwono kepada suara.com, Sabtu (25/2/2017).

Kasus meninggalnya mahasiswi Esa Unggul Angkatan 2016 jurusan Teknik Industri tersebut, kata Argo, ditangani Kepolisian Resor Jakarta Barat. Polda Metro Jaya belum dapat memutuskan apakah akan mengambil alih kasus tersebut.

"Sementara belum ada ya, belum, belum. Masih disana ya menangani (Polres Jakarta Barat)," ujar Argo.

Sebelumnya ayahanda Puspo Arum, Kasim Efendi mengatakan terus mencari informasi dengan terus mendatangi Kepolisian Resor Jakarta Barat dan polisi Sektor Kebon Jeruk, yang menangani kasus tewasnya Puspo Arum, yang sampai saat ini masih menjadi misteri.

"Jadi polisi mencari sekarang lewat laptop dan ponsel saja. Kan laptop sama ponsel hilang dicari dulu dimana posisinya," kata ayahanda Puspo Arum, Kasim Efendi, kepada Suara.com, Selasa (7/2/2017).

Walaupun belum ada perkembangan berarti dalam pengungkapan kasus tersebut, Kasim tetap berdoa agar segera terang benderang.

"Ya, kan sekarang kata polisi nyari orangnya (pelaku) sudah susah, dari saksi-saksi diperiksa belum juga dapat informasi Mas," ujar Kasim.

Kasim dan keluarganya tetap optimistis kasus kematian anaknya segera terungkap."Kami optimis mas dan berdoa saja, polisi dapat mengungkap. Keluarga masih tetap sabar menunggu kabar dari polisi," ujar Kasim.

Saat ditemukan, ada luka tusuk di leher dan luka sayatan di tangan Puspo Arum. Luka sayatan di tangan dicurigai sebagai bentuk upaya perlawanan. Sejumlah barang berharga mahasiswi tersebut juga raib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keluarga Puspo Arum Masih Menunggu Hasil Kerja Polisi

Keluarga Puspo Arum Masih Menunggu Hasil Kerja Polisi

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 14:33 WIB

Keluarga Puspo Arum Malam Ini Berencana Tahlilan di Tempat Kos

Keluarga Puspo Arum Malam Ini Berencana Tahlilan di Tempat Kos

News | Sabtu, 28 Januari 2017 | 15:16 WIB

Keluarga Belum Diizinkan Masuk Kamar Puspo Arum

Keluarga Belum Diizinkan Masuk Kamar Puspo Arum

News | Sabtu, 28 Januari 2017 | 14:20 WIB

Keluarga Puspo Arum Masih Bersabar Tunggu Hasil Kerja Polisi

Keluarga Puspo Arum Masih Bersabar Tunggu Hasil Kerja Polisi

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 13:15 WIB

Terkini

Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu

Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Jadikan Semarang Markas Love Scamming, 4 WNA Asal Tiongkok Akhirnya Dideportasi

Jadikan Semarang Markas Love Scamming, 4 WNA Asal Tiongkok Akhirnya Dideportasi

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Life Update di Media Sosial: Cara Gen Z Saling Berkabar di Era Digital

Life Update di Media Sosial: Cara Gen Z Saling Berkabar di Era Digital

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Mengurai Mitos, Ritual Sesat, dan Pengusiran Setan di Film The Tao Exorcist

Mengurai Mitos, Ritual Sesat, dan Pengusiran Setan di Film The Tao Exorcist

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:56 WIB

5 Sneakers Hype Terbaik 2026, Ada yang Lebih Worth dari Adidas Samba

5 Sneakers Hype Terbaik 2026, Ada yang Lebih Worth dari Adidas Samba

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi

Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi

Sumut | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:54 WIB

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo

Malang | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:53 WIB

Prabowo Didesak Alihkan Kasus Febrie ke KPK, Penanganan Kejagung Dinilai Tak Profesional

Prabowo Didesak Alihkan Kasus Febrie ke KPK, Penanganan Kejagung Dinilai Tak Profesional

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Mazda Pajang Lima Instalasi Seni Berbahan Daur Ulang di GIIAS 2026

Mazda Pajang Lima Instalasi Seni Berbahan Daur Ulang di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Aksi Bek Vietnam Cium Jimat Kim Sang-sik Usai Gulung Timnas Indonesia 3-0

Aksi Bek Vietnam Cium Jimat Kim Sang-sik Usai Gulung Timnas Indonesia 3-0

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:46 WIB

×