Ada Spanduk Tolak Salatkan Jenazah Pro Ahok, Ini Tindakan Polda

Rizki Nurmansyah, Welly Hidayat

Sabtu, 25 Februari 2017 | 16:22 WIB
Ada Spanduk Tolak Salatkan Jenazah Pro Ahok, Ini Tindakan Polda
Masjid Al Jihad, Gang BB, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2017). [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Polda Metro Jaya angkat bicara terkait munculnya spanduk yang menolak mensalatkan jenazah pro penodaan agama di salah satu masjid di daerah Jakarta Selatan yang viral di media sosial.

Melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Raden Argo Prabowo Yuwono, mengatakan pihaknya akan mengklarifikasi hal itu pada Polres Jaksel.

"Ya, kami coba nanti kita cek dulu ya. Saya nanti tanya informasi (spanduk itu) ke Kapolres Jakarta Selatan dulu," kata Argo kepada Suara.com, Sabtu (25/2/2017).

Selanjutnya, Argo belum menentukan langkah selanjutnya mengendai beredarnya spanduk tersebut.

"Ya, nanti dulu. Kan dilihat dulu ya, sabar ya," ujar Argo.

Sebelumnya, spanduk bertuliskan "Masjid Ini Tidak Mensholatkan Jenazah Pendukung dan Pembela Penista Agama," diketahui terpampang di Masjid Al-Jihad, Gang BB, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jaksel.

Suara.com pun sempat bertemu salah satu pengurus masjid tersebut bernama Yayat Supriatno pada, Kamis (23/2/2017) malam. Yayat mengungkapkan, pemasangan spanduk tersebut merupakan kesepakatan semua pengurus masjid.

"Kalau masalah pembuatan spanduk, kami sepakat pengurus masjid bikin dan masjid-masjid (lain) banyak juga yang minta ke kami dibikinkan seperti itu. Tapi karena kami belum sempat, jadi belum sempat dipasang," kata Yayat.

Ketika ditanya tujuan memasang spanduk itu, Yayat mengatakan semata-mata untuk mengingatkan kembali umat Islam tentang ajaran agama, dalam hal ini mengutip kitab suci Al-Quran Surat At-Taubah ayat 84.

baca juga

Yayat mengatakan, ayat tersebut bermakna Allah SWT mengatakan janganlah kamu menyolatkan orang-orang munafik selamanya, karena sesungguhnya mereka kafir kepada Allah SWT.

"Jadi itu yang kami ingin mengingatkan saudara-saudara kita yang muslim. Agar mereka kembali kepada Islam yang benar. Jangan mendukung penoda agama ini intinya (pemasangan spanduk)," ujar Yayat.

Yayat meminta masyarakat jangan mengait-ngaitkan pesan spanduk tersebut dengan kepentingan Pilkada DKI Jakarta.

"Bukan, nggak ada urusan Pilkada. Kami di sini sosialisasikan, kami ikut gerakan dalam rangka membela Islam, ulama, dan terkait (Surat) Al Maidah ayat 51. Ini kan dinistakan oleh pejabat yang kebetulan menjadi gubernur dan ‎menjadi peserta pilkada," ujar Yayat.

Namun begitu, Yayat mengakui pesan spanduk tersebut ditujukan kepada warga yang terang-terangan mendukung calon gubernur petahana yang kini berstatus terdakwa perkara dugaan penodaan agama. Calon itu tak lain adalah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat.

"Yaitu mereka yang terang-terangan mendukung salah satu penoda agama ini secara arogan. Ini secara terang-terangan lho ya. Kalau yang sembunyi-sembunyi, diam-diam, kalau seandainya mereka meninggal dan di bawa ke sini ya kita Salat-in karena kan kita nggak tahu. Itu untuk yang mereka terang-terangan ya. Kalau dia non muslim, ya kami nggak ada urusan," kata Yayat.

"Itu jadi kalau yang muslim kami ingin mengingatkan kembali. Yang muslim, jangan sampai ayat ini (Ayat 84 Surat At-Taubah ) berlaku pada Anda, walau kondisinya lagi nggak pas. Kondisinya mendekati pilkada jadi pada dikait-kaitin ke Pilkada," Yayat menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lama Tak Muncul Usai Pilkada, Ini Kegiatan AHY Sekarang

Lama Tak Muncul Usai Pilkada, Ini Kegiatan AHY Sekarang

News | Sabtu, 25 Februari 2017 | 15:24 WIB

Rizieq Akan Jadi Saksi Kasus Ahok, Polisi Siap Tambah Pasukan

Rizieq Akan Jadi Saksi Kasus Ahok, Polisi Siap Tambah Pasukan

News | Sabtu, 25 Februari 2017 | 13:32 WIB

Anies Tak Mau Cawe-cawe Soal Partai Pendukung Agus

Anies Tak Mau Cawe-cawe Soal Partai Pendukung Agus

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 20:25 WIB

Timses Ahok: Kenapa Tiba-tiba Memaksa Bikin Aturan Seperti Itu

Timses Ahok: Kenapa Tiba-tiba Memaksa Bikin Aturan Seperti Itu

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 20:18 WIB

Anies Sebut Anggaran Jakarta Habis Dipakai Mengurusi Orang Kaya

Anies Sebut Anggaran Jakarta Habis Dipakai Mengurusi Orang Kaya

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 19:38 WIB

Isu Boikot Salat Jenazah Pro Ahok, Pemerintah Diminta Bertindak

Isu Boikot Salat Jenazah Pro Ahok, Pemerintah Diminta Bertindak

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 19:09 WIB

Ahok: Kalau Soal Dipilih Nggak Dipilih, Urusan Warga Jakarta

Ahok: Kalau Soal Dipilih Nggak Dipilih, Urusan Warga Jakarta

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 17:54 WIB

Terkini

Jangan Gampang Kepincut! Pesan Penting Ning Nawal untuk Ibu-Ibu Hadapi Jebakan Pinjol dan Judol

Jangan Gampang Kepincut! Pesan Penting Ning Nawal untuk Ibu-Ibu Hadapi Jebakan Pinjol dan Judol

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 07:57 WIB

Kabar Baik dari Mendagri: PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PNS

Kabar Baik dari Mendagri: PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PNS

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:46 WIB

KAI Hentikan Pembongkaran Eks Stasiun Banjarnegara, Janji Kembalikan Pintu seperti Semula

KAI Hentikan Pembongkaran Eks Stasiun Banjarnegara, Janji Kembalikan Pintu seperti Semula

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 07:46 WIB

4 Shio yang Diprediksi Lepas dari Masa Sulit pada 18 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Lepas dari Masa Sulit pada 18 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 07:42 WIB

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham BYAN,30 Persen Kepemilikan Bakal Beralih

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham BYAN,30 Persen Kepemilikan Bakal Beralih

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:40 WIB

Skandal KUR BNI Jember Rp41 Miliar: Kejati Jatim Jebloskan Tersangka Kelima ke Rutan

Skandal KUR BNI Jember Rp41 Miliar: Kejati Jatim Jebloskan Tersangka Kelima ke Rutan

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 07:39 WIB

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 07:32 WIB

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:30 WIB

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:18 WIB

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:17 WIB

×