Bara dalam Sekam, Kisah Perseteruan Puak Tambak vs Manggarai

Reza Gunadha, Welly Hidayat

Selasa, 07 Maret 2017 | 13:17 WIB
Bara dalam Sekam, Kisah Perseteruan Puak Tambak vs Manggarai
Dua kelompok warga terlibat tawuran di Jalan Tambak, Jakarta Pusat. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Bentrokan antara warga Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, dengan puak Gang Tuyul, Manggarai, Jakarta Selatan, yang berlangsung dua hari sejak Minggu hingga Senin (5-6/3/2017), mengejutkan banyak pihak.

Betapa tidak, tawuran antarwarga itu seperti aib yang terselip ketika aparat keamanan mengklaim situasi ibu kota kondusif menjelang putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, 19 April nanti.

Apalagi, dalam bentrokan tersebut, dua warga tewas: satu pelajar dan seorang mahasiswa.

Namun, orang-orang di dua daerah yang bertetangga itu tampak mahfum meski sempat terkaget-kaget. Pasalnya, warga Tambak dan Manggarai sudah lama terlibat perseteruan yang tak jarang berubah menjadi “perang”. Perseteruan warga kedua wilayah itu, bak petitih "bara dalam sekam".

"Sudah tidak bisa lagi dihitung mas, jumlah bentrokannya. Sudah dari dulu. Kami, sebagai warga yang tidak ikut bentrok Cuma bisa pasrah. Mau bagaimana lagi,” tutur Dita (34), warga Gang Tuyul kepada Suara.com, Selasa (7/3/2017).

Dita mengisahkan, sebelum tahun 2015, perkelahian massal awak kedua daerah acapkali terjadi. Tapi, memasuki tahun 2015, tawuran itu terhenti selama dua tahun, persisnya sampai hari Minggu pekan lalu.

“Sudah dua tahun berdamai. Terakhir bentrok tahun 2014. Kami juga sudah merasa nyaman karena situasi damai ini. Jadi, meski sudah terbiasa, kami juga kaget saat bentrok kembali terjadi,” ungkapnya.

Dita membeberkan, banyak bentrokan yang terpicu oleh persoalan kecil-kecil. Misalnya, ribut lantaran main sepak bola, atau berebut ”persenan” dari usaha mengelap kaca mobil-mobil pengguna jalan kala hujan.

baca juga

Ia mengungkapkan, warga Gang Tuyul sudah menyambangi orang-orang Tambak pascabentrok termutakhir untuk menyelesaikan persoalan.

"Warga kami sudah datang ke sana, hari Minggu. Kami maunya berdamai. Tapi ternyata, Senin malah kembali bentrok,” sesalnya.

Sementara Soimah (30), warga Gang Tuyul, menyatakan harapannya agar kaum muda daerahnya tak lagi tawuran dengan warga Tambak.

"Ya, saya tidak mau ada tawuran. Kita kan sama-sama warga Jakarta, maunya damai-damai saja hidup. Rukun-rukun saja. Mana mau sih ada ribut-ribut terus," harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tawuran Gang Tuyul vs Tambak, 1 Siswa dan Seorang Mahasiswa Tewas

Tawuran Gang Tuyul vs Tambak, 1 Siswa dan Seorang Mahasiswa Tewas

News | Senin, 06 Maret 2017 | 12:18 WIB

Begini Teknik Agar Istana Negara Tidak Terendam Banjir

Begini Teknik Agar Istana Negara Tidak Terendam Banjir

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 14:05 WIB

Cerita Petugas Pintu Air Manggarai: Panik hingga Ditelepon Warga

Cerita Petugas Pintu Air Manggarai: Panik hingga Ditelepon Warga

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 13:24 WIB

Bersihkan Sampah di Pintu Air Manggarai

Bersihkan Sampah di Pintu Air Manggarai

Foto | Sabtu, 18 Februari 2017 | 14:06 WIB

Underpass Stasiun Manggarai Rampung, Siap Diresmikan

Underpass Stasiun Manggarai Rampung, Siap Diresmikan

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 04:00 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×