Naikkan Tunjangan RT/RW, Ahok: Ada Tugas Baru Gitu Lho!

Rizki Nurmansyah, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 09 Maret 2017 | 07:15 WIB
Naikkan Tunjangan RT/RW, Ahok: Ada Tugas Baru Gitu Lho!
Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. [suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membenarkan ingin menaikkan dana operasional ketua RT dan RW se-Jakarta sebelum non-aktif sebagai gubernur DKI Jakarta. Ahok menjelaskan, jika tunjangan RT dan RW naik, dia akan memerintahkan mereka untuk membantu dan mengawasi Dasa Wisma.

"Jadi ada tugas baru gitu lho! Dasa Wisma PKK kan bekerja mendapatkan data. Jadi si RT/RW harus memonitor, semua kan aplikasi, dia harus melihat," kata Ahok usai menghadiri acara di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/3/2017).

Ahok mengungkapkan, dengan kenaikan dana operasional dia tidak mau lagi ada masyarakat Jakarta yang sebenarnya membutuhkan bantuan, namun ketua RT atau RW tidak tahu.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mencontohkan adanya temuan dua anak berusia 7 tahun dan 10 tahun yang tinggal sendirian di rumah karena ibunya meninggal dunia dan bapaknya dipenjara.

"Dia tinggal berdua, yang satu 7 tahuh dan 10 tahun anak cewe di rumah. Yang kasih makan tetangga-tetangga. Kayak gitu harusnya RT/RW harus tahu dan laporkan," ujar Ahok.

Kemudian, Ahok membantah rencana kenaikan tunjangan RT dan RW karena sebelumnya ada forum RT dan RW yang menolak kebijakan pemerintah Jakarta mewajibkan mereka melaporkan kondisi wilayahnya masing-masing melalui aplikasi qlue.

Kini, Ahok mengatakan kebijakan melaporkan kondisi wilayah melalui aplikasi qlue bisa dilakukan secara bertahap.

"Begitu RT/RW dinaikan gajinya kalau dia nggak mau melakukan tugas pemerhati dengan ambil data Dasa Wisma, semua orang akan berebut jadi ketua RT/RW itu," kata cagub petahana di Pilkada Jakarta 2017 itu.

Sementara itu, sebelum cuti untuk kampanye, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan draf peraturan gubernur (Pergub) tersebut saat ini telah diserahkan Pemprov DKI dan tinggal menunggu persetujuan DPRD DKI Jakarta.

baca juga

Dia berharap Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jakarta, Sumarsono bisa cepat mengeluarkan dan menandatangani Pergub tersebut.

"Saya juga titip kepada Plt, sebelumnya kan kami sudah mengajukan untuk penambahan atau peningkatan dana operasional bagi RT dan RW, surat sudah ada di DPRD, tinggal menunggu nanti Pergub-nya," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (6/3/2017).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Isu Pemilih 'Asal Bukan Ahok', Ahok Teringat Gubernur Tandingan

Isu Pemilih 'Asal Bukan Ahok', Ahok Teringat Gubernur Tandingan

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 23:01 WIB

Habib Novel: Sudah Tidak Mungkin Ahok Menang

Habib Novel: Sudah Tidak Mungkin Ahok Menang

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 21:50 WIB

Limbad Akui Kerja Ahok Bagus, Tapi Pilih Anies, Kok Bisa?

Limbad Akui Kerja Ahok Bagus, Tapi Pilih Anies, Kok Bisa?

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 21:20 WIB

Ahok Walk Out, Habib Novel: Mungkin Itu Rekayasa

Ahok Walk Out, Habib Novel: Mungkin Itu Rekayasa

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 19:59 WIB

Ahok Sekarang Dibawa-bawa Megawati Ketemu Orang-orang Penting

Ahok Sekarang Dibawa-bawa Megawati Ketemu Orang-orang Penting

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 19:34 WIB

Ahok Tonton Jakarta Undercover untuk Tahu Sisi Lain Ibu Kota

Ahok Tonton Jakarta Undercover untuk Tahu Sisi Lain Ibu Kota

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 18:28 WIB

Cuitan Dhani Soal Penista Agama, Polisi Persilakan Ahok Lapor

Cuitan Dhani Soal Penista Agama, Polisi Persilakan Ahok Lapor

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 17:29 WIB

Terkini

Sinopsis Focker in-Law: Film Komedi Ariana Grande, Tayang 25 November

Sinopsis Focker in-Law: Film Komedi Ariana Grande, Tayang 25 November

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:45 WIB

Singgung 'Deep State', Gerindra Desak Polisi Usut Otak Penyadapan Prabowo

Singgung 'Deep State', Gerindra Desak Polisi Usut Otak Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:43 WIB

Emiten Raffi Ahmad Dicecar BEI Soal Boikot Hingga Massa Bayaran

Emiten Raffi Ahmad Dicecar BEI Soal Boikot Hingga Massa Bayaran

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 15:43 WIB

Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya

Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 15:42 WIB

Tak Sekadar Mempercantik Kota, Ruang Terbuka Hijau Punya Peran Penting Tekan Polusi

Tak Sekadar Mempercantik Kota, Ruang Terbuka Hijau Punya Peran Penting Tekan Polusi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:40 WIB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPK

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPK

Foto | Rabu, 04 November 2026 | 15:40 WIB

Yusril: Penyadapan Terhadap Presiden Mengarah ke Makar

Yusril: Penyadapan Terhadap Presiden Mengarah ke Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:39 WIB

Swiss Ingin Penerbangan Langsung dari Jakarta, Sebut Bisa Jadi Daya Tarik Wisatawan

Swiss Ingin Penerbangan Langsung dari Jakarta, Sebut Bisa Jadi Daya Tarik Wisatawan

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:35 WIB

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Jenderal Listyo Dinonaktifkan dari Ketua Dewan Penasihat KSPSI

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Jenderal Listyo Dinonaktifkan dari Ketua Dewan Penasihat KSPSI

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:35 WIB

Ganjil Genap Jakarta Diusulkan Berlaku Penuh Seharian, Mobil Listrik Wajib Patuh

Ganjil Genap Jakarta Diusulkan Berlaku Penuh Seharian, Mobil Listrik Wajib Patuh

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:34 WIB

×