Paus Fransiskus Waspadai Kemunculan Adolf Hitler Baru

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 10 Maret 2017 | 14:42 WIB
Paus Fransiskus Waspadai Kemunculan Adolf Hitler Baru
Ritual pembasuhan kaki di pusat pengusian Castelnuovo, Porto, Italia, Kamis (24/3).

Suara.com - Pemimpin tertinggi umat Katolik, Paus Fransiskus, memperingatkan dunia atas maraknya kemunculan populisme dalam sistem demokrasi di banyak negara.

Fenomena populisme itu ditandai dengan kemenangan sejumlah pemimpin populis kontroversial, seperti Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Maraknya kebijakan-kebijakan anti-imigran dan Islamophobia juga menandakan fenomena tersebut.

Menurut Sri Paus, populisme dan pemimpin kharismatik kerapkali muncul dan dielu-elukan masyarakat karena dianggap mampu menyelesaikan beragam persoalan politik dan kemunduran ekonomi kelas bawah. Tapi, populisme kerapkali berubah menjadi rezim fasistik seperti Adolf Hitler di era 1930-an.

"Populisme, pada dasarnya adalah suatu yang jahat dan bisa berakhir pada keburukan umat manusia. Setidaknya, itulah yang terjadi pada abad 20," tutur Sri Paus, seperti dilansir The Telegraph, Kamis (9/3/2017).

Ia mewanti-wanti penduduk dunia tidak mengulangi kesalahan pendahulu mereka pada era terdahulu yang melahirkan monster semacam Adolf Hitler atau Mussolini.

"Anda tahu, orang semacam Adolf Hitler atau Mussolini dilahirkan dari pemilu demokratis. Kita jangan kembali mengulangi kesalahan di era 1930-an," tukasnya.

Sri Paus mengakui, semakin tingginya jumlah pengangguran, pencabutan subsidi sosial, serta ketersediaan lapangan pekerjaan yang sempit di banyak negara-negara Barat, turut mensponsori kemunculan populisme.

"Tapi anda sebaiknya juga tahu seluruh kondisi itu, seluruh kemiskinan itu, adalah hasil dari keserakahan kapitalisme, dan solusinya bukanlah populisme," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paus Fransiskus: Aku Pernah Meragukan Keberadaan Tuhan

Paus Fransiskus: Aku Pernah Meragukan Keberadaan Tuhan

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 14:20 WIB

Negara Bagian Hawaii Tolak Kebijakan Imigrasi Donald Trump

Negara Bagian Hawaii Tolak Kebijakan Imigrasi Donald Trump

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 06:36 WIB

El Sayed, Calon Gubernur Muslim Pertama dan Termuda AS

El Sayed, Calon Gubernur Muslim Pertama dan Termuda AS

News | Minggu, 05 Maret 2017 | 19:00 WIB

Aktris Hollywood Ini Tak Sengaja Picu Amarah Pemerintah Rusia

Aktris Hollywood Ini Tak Sengaja Picu Amarah Pemerintah Rusia

News | Minggu, 05 Maret 2017 | 14:22 WIB

Usai Obama, Donald Trump 'Serang' Arnold Schwarzengger

Usai Obama, Donald Trump 'Serang' Arnold Schwarzengger

Entertainment | Minggu, 05 Maret 2017 | 14:12 WIB

Pemerintah Trump Persulit Permohonan Visa H-1B

Pemerintah Trump Persulit Permohonan Visa H-1B

News | Minggu, 05 Maret 2017 | 09:09 WIB

Trump Tuding Obama Sadap Teleponnya

Trump Tuding Obama Sadap Teleponnya

News | Minggu, 05 Maret 2017 | 05:52 WIB

Terkini

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:04 WIB

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:02 WIB

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:58 WIB

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:57 WIB

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:48 WIB

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:38 WIB