GP Ansor Kritik Gunakan Agama untuk Kepentingan Politik

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 12 Maret 2017 | 04:04 WIB
GP Ansor Kritik Gunakan Agama untuk Kepentingan Politik
Ilustrasi agama. (Shutterstock)

Suara.com -
Gerakan Pemuda (GP) Ansor menilai penggunaan agama demi kepentingan politik tindakan tak baik. Ini menyusul ada penolakan menyalatkan jenazah bagi pendukung calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Kan ini sudah keterlaluan menggunakan agama," kata Ketua Umum Pengurus Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas usai membuka Bahtsul Masail Kiai Muda di Kantor PP GP Ansor di Jakarta, Sabtu (11/3/2017).

Menurut dia, dalam Islam menyalatkan jenazah seorang Muslim itu termasuk wajib meski bukan individual atau dalam istilah agama "fardhu kifayah".

"Kalau orang disuruh meninggalkan kewajiban ini dosa siapa? Kan tidak boleh begitu," kata putra almarhum KH Cholil Bisri (kakak kandung KH Mustofa Bisri atau Gus Mus) ini.

Dia berharap wacana tidak menyalatkan jenazah seorang Muslim karena beda pilihan politik tidak benar-benar dilakukan.

Kalaupun hal itu dilakukan, Yaqut memerintahkan kader Ansor untuk merawat jenazah yang ditolak atau ditelantarkan masyarakat setempat.

"Kalau ada warga Muslim yang meninggal dan tidak diurus jenazahnya karena perbedaan politik, saya perintahkan kepada sahabat-sahabat Ansor untuk merawat jenazah itu. Baik untuk menyalatkan, mengafani, menguburkan, bahkan menahlilkan selama 40 hari," ujar Yaqut.

Sementara itu, acara Bahtsul Masail Kiai Muda bertema "Kepemimpinan Non-Muslim dalam Pandangan Islam" yang digagas GP Ansor diikuti sekitar 100 kiai muda dari berbagai pesantren di Indonesia.

Narasumber yang hadir adalah Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Penasihat GP Ansor Dr KH As'ad Said Ali dengan perumus KH Abdul Ghofur Maimoen Zubair.

"Kepemimpinan yang kita anut itu pemimpin yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita tak pandang suku, ras, dan seterusnya, tapi bagaimana calon seorang pemimpin yang mampu memberikan kemaslahatan bagi umat," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasihan, Jasad Baru Diurus Usai Keluarganya Janji Tak Pilih Ahok

Kasihan, Jasad Baru Diurus Usai Keluarganya Janji Tak Pilih Ahok

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 19:20 WIB

Ansor Siap Salatkan Jasad Pendukung Ahok yang Ditolak Masjid

Ansor Siap Salatkan Jasad Pendukung Ahok yang Ditolak Masjid

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 13:51 WIB

Ahok Dilaporkan Lagi Kasus Akun WiFi Bernama Al Maidah

Ahok Dilaporkan Lagi Kasus Akun WiFi Bernama Al Maidah

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 19:30 WIB

Cuitan Dhani Soal Penista Agama, Polisi Persilakan Ahok Lapor

Cuitan Dhani Soal Penista Agama, Polisi Persilakan Ahok Lapor

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 17:29 WIB

Polisi Libatkan Ahli Buat Analisa Cuitan Dhani Soal Penista Agama

Polisi Libatkan Ahli Buat Analisa Cuitan Dhani Soal Penista Agama

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 15:16 WIB

FPI Tak Pernah Serukan Boikot Jasad Ahok di Masjid dan Kuburan

FPI Tak Pernah Serukan Boikot Jasad Ahok di Masjid dan Kuburan

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 14:53 WIB

Kakak Ahok Ditolak Jadi Saksi, Habiburokhman Girang Bukan Main

Kakak Ahok Ditolak Jadi Saksi, Habiburokhman Girang Bukan Main

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 06:15 WIB

Jaksa: Ahok Posisikan Al Maidah Jadi Penghambat

Jaksa: Ahok Posisikan Al Maidah Jadi Penghambat

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 16:44 WIB

Habib Novel Dukung Kuburan Tolak Jasad Pendukung Ahok

Habib Novel Dukung Kuburan Tolak Jasad Pendukung Ahok

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 14:54 WIB

Ada Sebuah Dupa di Ruang Sidang Ahok

Ada Sebuah Dupa di Ruang Sidang Ahok

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 14:26 WIB

Terkini

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Bogor | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:55 WIB

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:35 WIB

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Gandeng Kodam I/Bukit Barisan, 120 PNS Imigrasi Sumut Gelar Kesamaptaan

Gandeng Kodam I/Bukit Barisan, 120 PNS Imigrasi Sumut Gelar Kesamaptaan

Sumut | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:31 WIB

×