Jokowi Bagikan Bantuan Sosial Nontunai di Sambas Kalbar

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Jum'at, 17 Maret 2017 | 17:04 WIB
Jokowi Bagikan Bantuan Sosial Nontunai di Sambas Kalbar
Presiden Jokowi meresmikan PLBN Aruk di Sambas, Kalimantan Barat. [Foto Biro Pers Setpres]

Dalam setiap kunjungan kerjanya ke daerah, Presiden Joko Widodo selalu menyempatkan diri untuk membagikan sejumlah bantuan sosial nontunai kepada masyarakat. Demikian halnya dengan kunjungannya ke Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, pada Jumat (17/3/2017), bantuan sosial nontunai yang berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Program Keluarga Harapan (PKH) dibagikan. Selain itu, pemberian makanan tambahan (PMT) sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi jumlah penderita gizi buruk juga dilakukan.

Sebanyak 439 pelajar dari tingkatan SD hingga SMA/SMK di wilayah Sambas, Kalimantan Barat, menerima langsung bantuan KIP oleh pemerintah. Kesemua pelajar itu tersebar di tiga wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Galing, Sajingan Besar, dan Teluk Keramat.

"Tadi sudah disampaikan Ibu Menko (Puan Maharani), yang menerima Kartu Indonesia Pintar itu ada 439 dari SD, SMP, SMA. Yang SD tadi dapat berapa? Yang SD dapat Rp450 ribu, SMP Rp750 ribu, yang SMA/SMK Rp1 juta," ujar Presiden kepada para pelajar penerima bantuan.

Presiden mengingatkan bahwa bantuan tersebut dimaksudkan untuk membeli kebutuhan sekolah. Ia mencontohkan di antaranya untuk membeli buku, tas, atau sepatu.

"Beli pulsa? Hati-hati, uang itu tidak boleh beli pulsa. Kalau ketahuan nanti dicabut. Itu hanya untuk beli keperluan sekolah," Jokowi menambahkan.

Sementara itu, program perlindungan sosial bagi rumah tangga yang dipandang sangat memerlukan bantuan juga diberikan melalui pelaksanaan PKH. Sebanyak 359 keluarga mendapatkan bantuan tersebut dalam kunjungan kerja Presiden kali ini di mana dalam setiap kartu yang diberikan terdapat nominal saldo sebesar dua juta rupiah yang dapat diambil setiap tiga bulan.

"Ini juga hati-hati, uangnya untuk keluarga, untuk beri gizi anak tidak apa. Jangan untuk beli rokok. Kalau ketahuan ini juga dicabut, jadi pertiga bulan diambil," ucapnya.

Kepala Negara juga turut memberikan bantuan makanan tambahan berupa biskuit kaya gizi kepada 475 ibu hamil dan balita. Program pemberian makanan tambahan ini sudah berjalan sejak Agustus 2016 silam di mana Pulai Nias menjadi tempat pertama kalinya Presiden Joko Widodo memulai sosialisasi terkait hal tersebut.

Tampak hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam penyerahan bantuan sosial nontunai ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono dan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Berharap PLBN Aruk Jadi Gerbang Ekspor Produk Lokal

Jokowi Berharap PLBN Aruk Jadi Gerbang Ekspor Produk Lokal

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 15:58 WIB

Jokowi Optimis PLBN Aruk Gerakkan Ekonomi Wilayah Sambas

Jokowi Optimis PLBN Aruk Gerakkan Ekonomi Wilayah Sambas

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 15:50 WIB

Hari Kedua di Kalbar, Presiden Jokowi Meresmikan PLBN Aruk

Hari Kedua di Kalbar, Presiden Jokowi Meresmikan PLBN Aruk

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 14:23 WIB

Jokowi Berharap PLBN Diintegrasikan dengan Pusat Ekonomi Baru

Jokowi Berharap PLBN Diintegrasikan dengan Pusat Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 14:18 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Pos Lintas Batas Negara di Sambas

Presiden Jokowi Resmikan Pos Lintas Batas Negara di Sambas

News | Jum'at, 17 Maret 2017 | 09:20 WIB

Jokowi Sampaikan Duka Cita atas Kepergian Hasyim Muzadi

Jokowi Sampaikan Duka Cita atas Kepergian Hasyim Muzadi

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 15:58 WIB

Jokowi Meresmikan PLBN Indonesia-Malaysia di Badau

Jokowi Meresmikan PLBN Indonesia-Malaysia di Badau

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 15:18 WIB

Bertolak ke Kalbar, Jokowi akan Resmikan PLBN Terpadu Nanga Badau

Bertolak ke Kalbar, Jokowi akan Resmikan PLBN Terpadu Nanga Badau

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 09:41 WIB

Hasyim Muzadi, dari Pesantren ke Istana Presiden Jokowi

Hasyim Muzadi, dari Pesantren ke Istana Presiden Jokowi

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 09:20 WIB

Demi KH Hasyim Muzadi Sembuh, Santri Khatam Al Quran Tiap Hari

Demi KH Hasyim Muzadi Sembuh, Santri Khatam Al Quran Tiap Hari

News | Rabu, 15 Maret 2017 | 14:57 WIB

Terkini

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB