Kasus Suami Gantung Diri Live di FB Kini Ditutup Polisi, Kenapa?

Minggu, 19 Maret 2017 | 12:21 WIB
Kasus Suami Gantung Diri Live di FB Kini Ditutup Polisi, Kenapa?
Ilustrasi jenazah (Shutterstock).
Kasus bunuh diri seorang suami bernama Pahinggar Indrawan (35) bunuh diri ditutup oleh Polres Jakarta Selatan. Kasus ini mencuat karena detik-detik aksi gantung diri direkam sendiri oleh Pahinggar lewat video Facebook live. Pasalnya tak ditemukan unsur pidana dalam kasus tersebut.

"Sudah ditutup kasusnya, karena itu murni bunuh diri," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Polisi Purwanta kepada Suara.com, Minggu (19/3/2017).

Pahinggar sehari-hari bekerja sebagian supir taksi berbasis online. Istrinya bernama Dina Febriyanti. Motif aksi nekat tersebut diyakini faktor tak kuat menghadapi permasalahan keluarga.

Jenazah Pahinggar ditemukan saksi dalam posisi menggantung di rumahnya, Jumat (17/3/2017). Saat ditemukan, di dekatnya terdapat telepon seluler dalam posisi merekam.

Polisi kemudian membawa jenazah warga Jalan Kemenyan Nomor 5, RT 8 RW 5, Ciganjur, Jagakarsa, ke Rumah Sakit Fatwawati, Jakarta Selatan, untuk dilakukan autopsi.

Dari hasil pemeriksaan terhadap jenazah, dokter forensik tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Pahinggar.

"Kedokteran RS Fatmawati tidak menemukan bekas luka (tanda kekerasan di tubuh korban). Itu murni bunuh diri," kata Purwanta.

Kementerian Komunikasi dan Informatika meminta masyarakat menghentikan penyebaran ulang video Pahinggar di media sosial.
 
“Kami sangat berharap siapa pun yang memiliki video tragedi itu, baik perorangan atau kelompok, tidak lagi menyebarkan video itu ke media-media sosial. Bagi yang terlanjur mengunggah, kami mohon segera dihapus," tutur Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semmy Pangerapan.

Penyebarluasan video tersebut diyakini bakal memberikan dampak negatif dan bisa menginspirasi orang untuk melakukan hal yang sama.

”Penyebaran video gantung diri itu menyalahi Pasal 28 UU ITE, yang mengatur tentang penyebaran informasi menyesatkan dan dapat merugikan. Tapi, prinsipnya, tragedi seperti itu tidak laik dipertontonkan,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI