Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:18 WIB
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
Donald Trump {@Gyaksports]
baca 10 detik
  • Kementerian Kehakiman AS merilis jutaan dokumen rahasia Jeffrey Epstein pada Jumat, 30 Januari 2026, sesuai undang-undang transparansi.
  • Nama Donald Trump muncul lebih dari 5.300 kali, termasuk tuduhan pelecehan remaja yang terjadi sekitar 35 tahun lampau.
  • Otoritas mengingatkan bahwa data yang dirilis mencakup informasi mentah yang kredibilitasnya masih dipertanyakan dan belum terverifikasi.

Suara.com - Dunia internasional kembali diguncang dengan perilisan jutaan dokumen rahasia milik terpidana kasus kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.

Kementerian Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) secara resmi membuka akses terhadap jutaan data tersebut pada Jumat (30/1/2026) waktu setempat.

Langkah transparan ini mencakup publikasi lebih dari tiga juta halaman dokumen, 180.000 gambar, serta 2.000 video yang selama ini tersimpan rapat.

Salah satu fakta yang paling menyita perhatian publik adalah munculnya nama Donald Trump sebanyak lebih dari 5.300 kali dalam kumpulan file terbaru tersebut.

Meski demikian, mayoritas penyebutan nama politikus kondang itu diklaim hanya berkaitan dengan diskusi politik di lingkaran dalam Epstein.

Namun, terdapat sebuah laporan spesifik dari biro penyelidik yang mencatatkan dugaan skandal asusila di masa silam.

Dalam dokumen yang dirujuk dari FBI tersebut, Trump dituding melakukan pelecehan terhadap seorang remaja di New Jersey sekitar 35 tahun yang lalu.

"Usianya sekitar 13–14 tahun ketika kejadian itu berlangsung," tulis laporan itu, sebagaimana dilansir dari Metro.

Laporan tersebut kabarnya sempat dikirim ke kantor pusat di Washington guna dilakukan proses wawancara lebih lanjut terhadap saksi.

baca juga

Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah proses klarifikasi tersebut benar-benar dilaksanakan atau sekadar menjadi arsip belaka.

Wakil Jaksa Agung Todd Blanche menjelaskan bahwa pembukaan berkas ini merupakan perintah dari Undang-Undang Epstein Files Transparency Act.

Pihak otoritas juga mengingatkan masyarakat bahwa berkas-berkas ini berisi tumpukan data mentah yang kredibilitasnya masih dipertanyakan.

"Produksi (dokumen) ini mungkin mencakup gambar, dokumen, atau video palsu yang dikirimkan secara tidak benar, karena semua yang dikirim oleh publik ke FBI disertakan dalam produksi yang responsif terhadap Undang-Undang ini," tulis Kementerian Kehakiman AS.

Pemerintah Amerika Serikat menegaskan bahwa banyak klaim yang tidak berdasar sengaja dikirimkan oleh oknum masyarakat menjelang Pemilu 2020.

"Klaim tersebut tidak berdasar dan salah, dan jika memiliki sedikit saja kredibilitas, mereka pasti sudah dijadikan senjata untuk melawan Presiden Trump sejak lama," lanjut kementerian.

Sementara itu, Donald Trump secara konsisten menampik segala tuduhan miring terkait hubungan gelapnya dengan sang pengusaha predator seks tersebut.

Jeffrey Epstein sendiri diketahui telah mengembuskan napas terakhir di balik jeruji besi pada 2019, saat tengah menanti proses persidangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Leon Goretzka Pemain Pertama yang Blak-blakan Kritik Trump Jelang Piala Dunia 2026

Leon Goretzka Pemain Pertama yang Blak-blakan Kritik Trump Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:18 WIB

Guru Besar UGM: Gabung Dewan Perdamaian Trump dan Bayar Rp16,7 T Adalah Blunder Fatal

Guru Besar UGM: Gabung Dewan Perdamaian Trump dan Bayar Rp16,7 T Adalah Blunder Fatal

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:09 WIB

Purbaya Akui Iuran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Sebagian Besar Dibiayai APBN

Purbaya Akui Iuran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Sebagian Besar Dibiayai APBN

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 11:28 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×