Ketua Bawaslu DKI Dikasih Rp 3 Juta saat Bertemu Tim Ahok

Kamis, 30 Maret 2017 | 16:48 WIB
Ketua Bawaslu DKI Dikasih Rp 3 Juta saat Bertemu Tim Ahok
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang kode etik penyelenggara Pemilu dengan teradu Ketua Komisi Pemilihan Umum Jakarta Sumarno. (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti dan Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno kedapatan menghadiri rapat kerja tim pemenangan pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Pertemuan berlangsung di Hotel Novotel, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Hal ini menjadi salah satu perkara dugaan pelanggaran etika yang disidangkan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang digelar ‎di Ruang Pustaka Loka, Gedung Nusantara IV, DPR, Jakarta, Kamis (30/3/2017).‎

‎Mimah mengatakan, ‎pertemuan ini merupakan undangan resmi dan tidak dilakukan tertutup seperti yang disangkakan. Mimah menambahkan dia pun mendapatkan honor untuk kedatangannya sebagai tamu undangan.

Mimah mengakui mendapatkan honor sebesar Rp3 juta sebelum dipotong pajak. Namun, kata Mimah, tidak semua undangan dari peserta Pilkada, ia mendapatkan honor, untuk menghindari fitnah.‎

"I‎ya dapat. Tapi sudah saya jelaskan (dalam sidang)," kata Mimah usai sidang.‎

Di tempat yang sama, Sumarno juga mengakui mendapatkan uang yang sama usai menghadiri acara tersebut. Menurut Sumarno hal itu bukanlah perkara yang serius karena memang diperbolehkan dalam aturan.‎

"Selama ini memang tidak ada aturan sepanjang honornya masih standar biaya umum (SBU) yang diatur pemerintah, itu tidak masalah," ujar Sumarno.

Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie mengatakan, harus ada evaluasi untuk masalah ini. Dia menambahkan seharusnya penyelenggara Pemilu bisa menolak bila ada tawaran seperti ini.  Namun, karena aturannya belum ada, hal ini menjadi kemakluman tersendiri.

"Tugas penyelenggara pemilu, melayani peserta pemilu. Masa menerima honor dari yang dilayani. Tapi sekarang demokrasi pradaban kita belum tinggi itu masih boleh. Cuma ke depan harus diperbaiki," ujar Jimly.‎

Baca Juga: Diintimidasi Pendukung Ahok, Bawaslu Masih Pikir-pikir

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI