185 Rumah di Jember Terendam Banjir Lumpur

Ardi Mandiri

Senin, 03 April 2017 | 05:35 WIB
185 Rumah di Jember Terendam Banjir Lumpur

Suara.com - Sebanyak 185 rumah warga Dusun Tunggangan, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur terendam banjir genangan yang disertai lumpur akibat meluapnya aliran sungai di daerah itu, Minggu sore.

"Hujan deras yang mengguyur kawasan setempat selama beberapa jam yakni pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB menyebabkan air sungai setempat meluap dan kemungkinan banjir kiriman dari lereng Pegunungan Argopuro karena air banjir agak keruh kecoklatan," kata Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru.

Menurutnya banjir genangan yang disertai lumpur tersebut mencapai ketinggian dua meter pada beberapa titik lokasi, sehingga tim BPBD Jember menyiagakan dua perahu karet untuk mengevakuasi sejumlah warga yang terdampak banjir.

"Semua pihak dari perangkat desa, muspika, dan sukarelawan BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat bergerak untuk kerja sama membantu korban yang terdampak banjir genangan yang disertai lumpur itu guna mencegah ada korban jiwa dalam kejadian bencana itu," tuturnya.

Ia menjelaskan sebagian warga yang rumahnya terendam mengungsi sementara ke rumah sanak saudaranya yang tidak terdampak banjir, namun di beberapa titik banjir sudah mulai surut perlahan-lahan.

"Warga yang rumahnya masih terendam banjir dengan ketinggian air cukup tinggi mengungsi ke rumah kerabatnya, namun sebagian warga juga sudah kembali ke rumahnya karena air berangsur-angsur surut," katanya.

Data sementara yang dihimpun BPBD Jember, rumah warga yang terdampak banjir genangan yang disertai lumpur di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru tercatat 185 rumah dengan rincian RT 1 sebanyak 53 kepala keluarga, RT 2 tercatat 75 KK, dan RT 3 berjumlah 57 KK, serta dua ekor kambing mati terendam banjir.

"Banjir genangan juga merendam Pondok Pesantren Miftahul Ulum dengan jumlah santri sebanyak 185 orang dengan rincian 100 santri perempuan dan 85 santri laki-laki, namun mereka tetap bertahan di pesantren karena banjir berangsur-angsur surut," ujarnya.

Ia mengatakan pihak BPBD Jember tetap bersiaga di Desa Yosorati untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan karena cuaca masih mendung dan dikhawatirkan turun hujan deras kembali yang dapat menyebabkan air kembali naik.

"Kami bersama sejumlah pihak tetap bersiaga di balai desa dan memberikan bantuan makanan kepada warga yang terdapak banjir genangan tersebut," katanya.

Informasi yang dihimpun di lapangan, banjir tersebut juga menggenangi jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Sumberbaru-Kabupaten Jember menuju ke Kecamatan Klakah-Kabupaten Lumajang. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×