Drama "Delay" Lion di Jogja, Ada Dokter Terpaksa Tunda Operasi

Ruben Setiawan, Firsta Nodia

Senin, 10 April 2017 | 06:00 WIB
Drama "Delay" Lion di Jogja, Ada Dokter Terpaksa Tunda Operasi
Chief Operational Officer Lion Air Adisutjipto Bayu Andono. (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Di tengah drama keterlambatan penerbangan yang menimpa calon penumpang maskapai Lion Group di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, ada beberapa kisah menyedihkan. Salah satunya seperti yang dialami seorang pegawai negeri sipil di sebuah Kantor BUMN di Jakarta.

Bayu S, nama penumpang tersebut. Seharusnya, pesawat Bayu berangkat pukul 17.45 WIB. Tapi hingga pukul 21.00 WIB ia tak juga mendapat kepastian kapan dirinya akan diberangkatkan.

Pihak Lion, menurut dia, sudah menawarkan kompensasi “delay” berupa uang sebesar Rp 300 ribu. Namun malang nasibnya, karena pesawat tersebut justru berangkat pada pukul 21.50 sedangkan dirinya tidak mendapat informasi soal keberangkatan pesawat tersebut.

"Katanya di “delay” tapi saya malah ditinggal pesawat. Padahal besok saya harus masuk kantor jam 8 pagi. Ke Jogja untuk reuni," ujar Bayu di ruang runggu keberangkatan Bandara Adi Sucipto Jakarta, Minggu (9/4/2017).

Ada pula calon penumpang lainnya yang mengamuk karena tak bisa menjalankan kegiatannya esok hari akibat “delay” Lion Air ini. Salah seorang calon penumpang yang mengaku berprofesi sebagai dokter harus menunda operasi yang seharusnya dilakukan pada Senin pagi (10/4/2017).

"Pak gimana nih saya jadi nggak bisa operasi karena “delay”. Kami nggak butuh uang 300 ribu pak atau penginapan, kami butuh waktu kami. Mana tanggung jawab Lion di sini? Bisa ganti waktu saya yang terbuang?" ujar dokter yang tak mau menyebutkan namanya tersebut.

Chief Operational Officer Lion Air di Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta, Bayu Andoyo di hadapan penumpang memohon maaf atas keterlambatan beberapa penerbangan maskapai milik Lion Group ini. Menurut dia, penerbangan harus ditunda hingg esok pagi karena jadwal operasional bandara Adi Sutjipto yang hanya sampai pukul 22.00 WIB.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena dari lion group malam ini penerbangan bapak-bapak dan ibu-ibu kita tunda sampai besok pagi karena otoritas bandara Adisutjipto tidak mengizinkan penerbangan lewat pukul sepuluh malam," ujar dia, Minggu (9/4/2017) malam.

Bayu juga menyebutkan alasan mengapa penerbangan di Bandara Adi Sutjipto harus mengalami delay. Salah satunya lantaran sempat ditutupnya bandara Halim Perdana Kusuma dalam rangka perayaan HUT TNI AU.

"Slot yang terbatas dari bandara, sehingga pesawat antre di Bandara Halim Perdanakusuma. Pesawat yang untuk ke Cengkareng basenya dari Halim. Hal ini mengakibatkan penerbangan Batik Air terganggu," imbuh dia.

Sebagai kompensasinya, para calon penumpang dibefikan fasilitas menginap di beberapa hotel di sekitar area bandara. Mereka dijanjikan akan diberangkatkan pada esok paginya. Sedangkan kompensasi uang sebesar Rp 300 ribu akibat keterlambatan melebihi waktu 4 jam hanya akan diberikan bagi calon penumpang penerbangan tujuan Surabaya dengan jadwal keberangkatan seharusnya pukul 16.05 WIB.

"Kalau untuk penerbangan yang dijadwalkan pukul 20.20 belum ada empat jam menuju jam tutup operasional bandara sehingga kami hanya berikan fasilitas penginapan hotel," tambah dia.
Selanjutnya para calon penumpang yang terlantar ini akan diberangkatkan pada pukul 06.00, 06.15, 06.30 dan 06.40 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Usaha Lion Air Kantongi Izin Sertifikasi Logistik Halal

Anak Usaha Lion Air Kantongi Izin Sertifikasi Logistik Halal

Bisnis | Selasa, 22 Juli 2025 | 12:25 WIB

Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat 10% Jelang Nataru 2025

Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat 10% Jelang Nataru 2025

Video | Minggu, 01 Desember 2024 | 16:35 WIB

Maskapai Rela Turunkan Harga Tiket Pesawat Selama Libur Nataru

Maskapai Rela Turunkan Harga Tiket Pesawat Selama Libur Nataru

Bisnis | Jum'at, 29 November 2024 | 09:04 WIB

Tak Masalah Disuruh Turun 10 Persen, Lion Air Group Mau Atur Ulang Sistem Harga Tiket

Tak Masalah Disuruh Turun 10 Persen, Lion Air Group Mau Atur Ulang Sistem Harga Tiket

Bisnis | Kamis, 28 November 2024 | 15:19 WIB

Rusdi Kirana Jadi Ketua MPR RI 2024-2029, dari Mana Sumber Kekayaannya?

Rusdi Kirana Jadi Ketua MPR RI 2024-2029, dari Mana Sumber Kekayaannya?

News | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 17:29 WIB

Duh! Lion Air dan Wings Air Masuk Daftar Maskapai Terburuk, Batik Air Malah Bikin Koper Kaesang Kesasar

Duh! Lion Air dan Wings Air Masuk Daftar Maskapai Terburuk, Batik Air Malah Bikin Koper Kaesang Kesasar

News | Senin, 14 November 2022 | 15:49 WIB

Lion Air Group Bereaksi Disebut Penerbangan Terburuk di Dunia

Lion Air Group Bereaksi Disebut Penerbangan Terburuk di Dunia

Bisnis | Senin, 14 November 2022 | 09:02 WIB

Lion Air dan Wings Air Tingkatkan Kualitas Layanan Penerbangan di Kategori Maskapai Berbiaya Hemat

Lion Air dan Wings Air Tingkatkan Kualitas Layanan Penerbangan di Kategori Maskapai Berbiaya Hemat

Lifestyle | Minggu, 13 November 2022 | 10:43 WIB

Batik Air Bakal Hadirkan Rute Internasional Langsung dari Makassar ke Lebih dari 13 Negara

Batik Air Bakal Hadirkan Rute Internasional Langsung dari Makassar ke Lebih dari 13 Negara

Press Release | Senin, 31 Oktober 2022 | 08:51 WIB

WNI yang Ngamuk di Pesawat Turkish Airlines adalah Karyawan Lion Air Group, Humas: Tanggung Jawab Pribadi

WNI yang Ngamuk di Pesawat Turkish Airlines adalah Karyawan Lion Air Group, Humas: Tanggung Jawab Pribadi

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2022 | 18:56 WIB

Terkini

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

×