Ungkap Kasus Novel, Polri Bentuk Tim Gabungan, Bekerja 1x24 Jam

Rizki Nurmansyah, Welly Hidayat

Rabu, 12 April 2017 | 15:13 WIB
Ungkap Kasus Novel, Polri Bentuk Tim Gabungan, Bekerja 1x24 Jam
Cover Novel Baswedan

Suara.com - Mabes Polri bentuk tim gabungan untuk mengungkap motif dan pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Pembentukan ini sebagaimana instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Pak Kapolri sudah memerintahkan membuat tim gabungan dan kami sudah laksanakan. Anggota kami non stop ya, 1x24 jam terus bekerja," kata Kepala Bagian Mitra Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Kombes Pol. Awi Setiyono, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2017).

Menurut Awi, tim gabungan melibatkan anggota Polsek, Polres, Polda Metro Jaya dan Mabes Polri. Namun Awi, tidak dapat menjelaskan jumlah anggota tim gabungan tersebut.

"Saya tidak bisa sampaikan jumlah ya (Anggota tim gabungan). Sudah berjalan tunggu saja nanti, bagaimana hasilnya," ujar Awi.

Seperti diketahui, Novel disiram air keras usai menunaikan salat Subuh berjamaah di Masjid Al Ihsan, RT 3 RW 10 Pegangsaan dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017) pagi.

Dikabarkan, pelaku penyiraman berjumlah dua orang. Mereka kabur menggunakan sepeda motor jenis matic usai menyiramkan air keras ke wajah Novel.

Warga sekitar sempat memberikan pertolongan pertama dengan membawa Novel ke Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading. Siangnya, Novel dipindahkan ke Rumah Sakit Mata, Jakarta Eye Center, Menteng, Jakarta Pusat.

Hari ini, pihak KPK menerbangkan Novel ke Singapura untuk menjalani pengobatan terhadap kedua matanya di rumah sakit setempat.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Belum Lihat CCTV di Kediaman Novel Baswedan

Polisi Belum Lihat CCTV di Kediaman Novel Baswedan

News | Rabu, 12 April 2017 | 14:30 WIB

Novel Bakal Dirawat di Singapura Hingga Sembuh

Novel Bakal Dirawat di Singapura Hingga Sembuh

News | Rabu, 12 April 2017 | 10:54 WIB

Polisi Masih Olah TKP Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

Polisi Masih Olah TKP Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

News | Rabu, 12 April 2017 | 10:51 WIB

Dalami Kasus Penyiraman Pada Novel, Polisi Periksa 15 Saksi

Dalami Kasus Penyiraman Pada Novel, Polisi Periksa 15 Saksi

News | Rabu, 12 April 2017 | 09:42 WIB

Pukat UGM Kutuk Aksi Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan

Pukat UGM Kutuk Aksi Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan

News | Rabu, 12 April 2017 | 07:05 WIB

Biasanya Dikawal Polisi, Novel Sendirian saat Disiram Air Keras

Biasanya Dikawal Polisi, Novel Sendirian saat Disiram Air Keras

News | Rabu, 12 April 2017 | 06:17 WIB

Kapolda Gali Info Soal Jualan Jilbab Online Istri Novel, Kenapa?

Kapolda Gali Info Soal Jualan Jilbab Online Istri Novel, Kenapa?

News | Rabu, 12 April 2017 | 06:09 WIB

Terkini

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:18 WIB

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:13 WIB

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:06 WIB

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:56 WIB

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:07 WIB