Terbatas, Sidang Siti Aisyah Dijaga Ketat

Dythia Novianty

Kamis, 13 April 2017 | 08:20 WIB
Terbatas, Sidang Siti Aisyah Dijaga Ketat
Doan Thi Huong dan Siti Aisyah. (AFP)

Suara.com - Sidang terdakwa pembunuhan Kim jong-Nam, Siti Aisyah (25) dan Doan Thi Huong (28) di Mahkamah Sepang Selangor, Kamis (13/4/2017), berlangsung di bawah penjagaan ketat aparat keamanan.

Sejumlah aparat polisi bersenjata, berpakaian seragam hitam dengan menggunakan penutup wajah sebatas mata, bersiaga di dalam komplek mahkamah. Sedangkan polisi bertameng berjaga-jaga di pintu masuk gedung.

Di belakang polisi bersenjata nampak belasan mobil patroli polisi dan para tamu, sedangkan di dekat penjagaan dipasang 'pita' police line warna kuning.

Pita warna kuning juga dipasang di depan pagar yang menjadi lokasi pendaftaran wartawan nasional dan internasional.

Hanya 40 wartawan yang diperbolehkan masuk ke lokasi sidang, 14 di antaranya wartawan internasional termasuk Indonesia. Puluhan wartawan lainnya hanya menunggu di depan pagar.

Wartawan internasional yang terpilih harus menyerahkan paspor dan ponsel untuk mendapatkan ID card masuk.

Pada pukul 08.00 pagi pengacara Doan Thi Huong, Dato' Naran Singh tiba di lokasi bersama sejumlah tim. Dia merupakan pengacara baru mengganti pengacara sebelumnya.

Pukul 08.15 pengacara Siti Aisyah dari Gooi & Azura, Selvi dan sejumlah tim tiba di lokasi persidangan bersamaan dengan penerjemah WNI yang ditunjuk Mahkamah Sepang Saiful Aiman.

Kemudian disusul mobil bernomor Corp Diplomatic merah yang masuk langsung menuju tempat menurunkan penumpang di dekat lobi gedung dekat ruang sidang.

baca juga

Aturan ketat terhadap wartawan diatur oleh Officer Chief Police District (OCPD). Humas Polis Diraja Malaysia (PDRM) Kombes Skanda mengatakan pengaturan wartawan untuk menghindari situasi chaos seperti sidang sebelumnya.

Kim jong-Nam, saudara sebapak pemimpin Korea Utara Kim jong-Un, meninggal dunia setelah diserang di Bandara Internasionl Kuala Lumpur Malaysia pada 13 Februari lalu yang peristiwanya diduga melibatkan Siti Aisyah dan Doan Thi Huong. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investigasi Migrant CARE: "Siti Aisyah Korban Kejahatan Politik"

Investigasi Migrant CARE: "Siti Aisyah Korban Kejahatan Politik"

News | Kamis, 13 April 2017 | 03:27 WIB

KBRI: Bukti Aisyah Pembunuh Kim Jong-nam Tak Lengkap

KBRI: Bukti Aisyah Pembunuh Kim Jong-nam Tak Lengkap

News | Kamis, 06 April 2017 | 06:32 WIB

Malaysia Desak Korut Serahkan Tersangka Pembunuh Kim Jong Nam

Malaysia Desak Korut Serahkan Tersangka Pembunuh Kim Jong Nam

News | Sabtu, 01 April 2017 | 01:22 WIB

Akhiri Konflik, Malaysia Serahkan Jasad Kim Jong Nam ke Korut

Akhiri Konflik, Malaysia Serahkan Jasad Kim Jong Nam ke Korut

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 04:16 WIB

Bela Siti Aisyah, Polri Bentuk Tim Bantuan Hukum

Bela Siti Aisyah, Polri Bentuk Tim Bantuan Hukum

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 05:00 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×