Cegah Tragedi Brexit Terulang Saat Mudik, Ini Rencana Menhub Budi

Arsito Hidayatullah, Erick Tanjung

Sabtu, 15 April 2017 | 05:17 WIB
Cegah Tragedi Brexit Terulang Saat Mudik, Ini Rencana Menhub Budi
Foto udara antrean kendaraan menuju pertigaan pertemuan antara pintu tol Brebes Timur dan jalur Pantura, Brebes, Jawa Tengah, Selasa (5/7/2016). (Antara/Rosa Panggabean)

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa pemerintah akan membuat suatu manajemen khusus untuk mengantisipasi kemacetan dan keamanan arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Dengan demikian, tragedi seperti di tol Brebes Exit (Brexit) jalur Pantai Utara Jawa tahun lalu tidak terulang.

"Untuk Brexit, itu kami bekerjasama dengan Polri dan Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Minggu depan kami akan rapat. Intinya, kami bikin suatu manajemen yang secara khusus agar kejadian Brexit tidak terjadi lagi. Bapak Presiden minta kejadian itu tidak boleh terjadi," kata Budi Karya kepada wartawan, di Terminal III Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Jumat (14/4/2017).

Budi menjelaskan, untuk pengaturan arus lalu lintas khusus saat lebaran berada di bawah koordinasi kementeriannya. Sedangkan komandan operasionalnya mejadi kewenangan kepolisian, di mana mulai dari Kapolri, Kapolda, Kapolres hingga tingkat Kapolsek, akan turun langsung saat lebaran.

"Sudah kami sepakati," ujar dia.

Selain itu, lanjut Menhub, pemerintah mengimbau kepada para pemudik yang ingin pulang kampung ke wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, untuk tidak terpaku melalui jalur Pantura seperti tol Cikopo-Palimanan. Ia menyarankan kepada pemudik agar bisa menggunakan jalur lain seperti jalur selatan Jawa, serta menggunakan moda transportasi lain seperti angkutan laut dan udara.

"Bagaimana kita membebani Cipali sesuai dengan kapasitasnya. Cipali bukan segalanya. Kita punya jalur Utara, Selatan, ada (juga) udara. Jadi jangan kita komposisi secara berlebihan," tutur dia.

"Kemudian kita batasi outlet keluar dari Cipali atau di Pemalang nanti. Apabila (macet) melampaui dua kilometer, maka gate sebelumnya kami tutup. Lalu gate sebelumnya apabila lebih dari dua kilometer, maka kami tutup lagi. Jadi intinya kami menakar, baik itu tol Cipali, sesuai dengan kapasitasnya. Selain itu kami siapkan tim kesehatan, BBM dan lainnya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Brexit Jangan Terulang Lagi di Lebaran 2017

Tragedi Brexit Jangan Terulang Lagi di Lebaran 2017

News | Senin, 03 April 2017 | 22:11 WIB

 Jokowi Minta Tragedi Brexit Tak Terulang Lebaran Tahun Ini

Jokowi Minta Tragedi Brexit Tak Terulang Lebaran Tahun Ini

News | Senin, 03 April 2017 | 18:25 WIB

Penanganan Jalan Pantura Akan Gunakan Kontrak Long Segment

Penanganan Jalan Pantura Akan Gunakan Kontrak Long Segment

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 13:57 WIB

Cegah Tragedi Brexit Terulang, Volume Kendaraan di Tol Dibatasi

Cegah Tragedi Brexit Terulang, Volume Kendaraan di Tol Dibatasi

News | Kamis, 01 September 2016 | 13:24 WIB

Terkini

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:15 WIB

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:13 WIB

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:11 WIB

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:10 WIB

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

Banten | Selasa, 03 November 2026 | 19:08 WIB

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:05 WIB

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 19:03 WIB

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

×