Umat Hindu Rayakan Hari Raya Kuningan

Tomi Tresnady

Sabtu, 15 April 2017 | 09:03 WIB
Umat Hindu Rayakan Hari Raya Kuningan
Umat Hindu melakukan sembahyang saat perayaan Nyepi di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta, Selasa (28/3/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Umat Hindu Dharma di Bali merayakan Hari Suci Kuningan, rangkaian Hari Raya Galungan yang bermakna memperingati Kemenangan Dharma (kebaikan) melawaan Adharma (keburukan), Sabtu (15/4/2017).

Hari suci Kuningan tersebut dirayakan sepuluh hari setelah hari Galungan, umat Hindu menghaturkan sesaji (sesajen) di Pura maupun di merajan, tempat suci milik masing-masing keluarga.

Mengenakan busana adat Bali, umat Hindu di kota Denpasar dan sekitarnya setelah melakukan persembahyangan di tempat suci keluarga melakukan kegiatan yang sama di Pura Jagatnatha di jantung Kota Denpasar.

Sebagian besar masyarakat melakukan hal yang sama ke Pura Sakenan, Kelurahan Serangan, 12 km arah selatan kota Denpasar.

Hari Raya Kuningan yang jatuh bertepatan dengan ritual besar (piodalan) di Pura Sakenan. Persembahyangan berlangsung sejak pagi hingga sore hari.

Pihak panitia dan bendesa adat Serangan menerapkan antrian masuk ke mandala utama (areal utama) pura, kepada masyarakat yang akan mengikuti persembahyangan agar upacara berjalan tertib dan khusyuk.

Pura Sakenan, salah satu Pura "Sad Kahyangan" (pura besar) memiliki keunikan dan keistimewaan dibanding tempat suci lainnya di Pulau Dewata, yakni terdapat "Persada" berupa bangunan yang bertingkat-tingkat seperti limas.

Menurut sejarah Pura Sakenan dibangun oleh Asthapaka, seorang pendeta Budha. Hal itu dilakukan karena sang pendeta kagum akan keindahan laut terpadu dengan keindahan daratan.

Sang pendeta merasakan kekuatan suci di tempat tersebut, sehingga sangat baik untuk memuja Tuhan demi keselamatan dan kesejahteraan umat manausia.

baca juga

Menurut Akademisi Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Prof Dr Drs Made Surada MSi perayaan Hari Suci Kuningan merupakan momentum instrospeksi diri untuk mencapai kedamaian dan kesejahteraan.

Kuningan adalah hari suci penyongsongan diri, agar umat dapat lebih merenungi dan introspeksi diri agar dapat berperan secara baik dan benar dalam hidup dan kehidupan dunia ini.

Dengan demikian perayaan Kuningan merupakan pengejawantahan ajaran perasaan cinta kasih dari kemenangan dharma (kebenaran) itu sendiri yang kemudian diwujudkan berupa pelaksanaan pelayanan dan pengabdian.

"Hal ini dapat dikupas secara filosofis beberapa sarana prasarana upakara dan upacara: tamiang, sulanggi, tebog, wayang-wayangan, endongan, kolem, ter, dan nasi kuning, ujar Made Surada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemuka Agama Janji Bantu Sukseskan Amnesti Pajak

Pemuka Agama Janji Bantu Sukseskan Amnesti Pajak

Bisnis | Rabu, 22 Februari 2017 | 14:13 WIB

Masyarakat Padati Upacara Banyupinaruh di Pantai Sanur

Masyarakat Padati Upacara Banyupinaruh di Pantai Sanur

Lifestyle | Minggu, 22 Januari 2017 | 13:56 WIB

Umat Hindu Rayakan Galungan, Suasana di Bali Semarak

Umat Hindu Rayakan Galungan, Suasana di Bali Semarak

Lifestyle | Rabu, 07 September 2016 | 08:05 WIB

Belajar Sejarah Penyebaran Hindu di Desa Ekowisata Nyambu

Belajar Sejarah Penyebaran Hindu di Desa Ekowisata Nyambu

Lifestyle | Sabtu, 30 April 2016 | 01:12 WIB

Umat Hindu di Bali Rayakan Hari Raya Kuningan

Umat Hindu di Bali Rayakan Hari Raya Kuningan

News | Sabtu, 20 Februari 2016 | 09:19 WIB

Jokowi Diminta Jadikan Hari Deepvali Sebagai Hari Libur Nasional

Jokowi Diminta Jadikan Hari Deepvali Sebagai Hari Libur Nasional

News | Sabtu, 21 November 2015 | 21:07 WIB

Populasi Menurun, Pemeluk Hindu di India Diminta Punya Empat Anak

Populasi Menurun, Pemeluk Hindu di India Diminta Punya Empat Anak

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 14:55 WIB

Terkini

Dari Panggung PestaPora, Rhoma Irama: Kita Usir Koruptor dari Bumi Indonesia

Dari Panggung PestaPora, Rhoma Irama: Kita Usir Koruptor dari Bumi Indonesia

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 12:57 WIB

Tim Gabungan di Lombok Timur Sisir Puluhan Pondok Pesantren

Tim Gabungan di Lombok Timur Sisir Puluhan Pondok Pesantren

Bali | Minggu, 27 September 2026 | 12:56 WIB

Hidup Penuh Drama Demi Validasi? Kenali Beda 'Self-Appreciation' dan Main Character Syndrome

Hidup Penuh Drama Demi Validasi? Kenali Beda 'Self-Appreciation' dan Main Character Syndrome

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:55 WIB

Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik

Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:50 WIB

5 Sunscreen dengan Vitamin E untuk Cegah Kerutan Muncul Lebih Cepat

5 Sunscreen dengan Vitamin E untuk Cegah Kerutan Muncul Lebih Cepat

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 12:41 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Sering Jadi Pemenang saat Debat, Nomor 1 Sesuai Dugaan

Urutan Zodiak yang Paling Sering Jadi Pemenang saat Debat, Nomor 1 Sesuai Dugaan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 12:40 WIB

RAPBN 2027: Pemerintah-DPR Sepakat Naikkan Anggaran Belanja Negara, Target Pajak Ikut Melonjak

RAPBN 2027: Pemerintah-DPR Sepakat Naikkan Anggaran Belanja Negara, Target Pajak Ikut Melonjak

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:37 WIB

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:33 WIB

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:29 WIB

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:27 WIB

×