Paulus Minta Warga Papua Dukung Boy Rafli sebagai Kapolda Baru

Arsito Hidayatullah

Kamis, 20 April 2017 | 07:06 WIB
Paulus Minta Warga Papua Dukung Boy Rafli sebagai Kapolda Baru
Irjen (Pol) Boy Rafli Amar saat memberikan keterangan selaku Kadiv Humas Mabes Polri. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Irjen Pol Paulus Waterpauw meminta kepada masyarakat yang ada di Bumi Cenderawasih untuk mendukung penuh Irjen Pol Boy Rafli Amar yang akan menggantikannya sebagai Kapolda Papua dalam waktu dekat ini.

"Saya selaku putra asli Papua meminta kepada masyarakat Papua untuk mendukung rekan saya Irjen Pol Boy Rafli Amar sebagai Kapolda Papua yang baru dalam menjalankan tugasnya di Papua," kata Irjen Pol Paulus Waterpauw saat menghadiri acara temu silahturahim dengan lembaga masyarakat adat (LMA) Port Numbay di Kota Jayapura, Papua, Rabu.

Permintaan itu disampaikan oleh Irjen Pol Paulus Waterpauw setelah memastikan dirinya akan segera mengisi pos baru sebagai Waka Baintelkam Mabes Polri sebagaimana surat telegram Kapolri Nomor: ST/1034/IV/2017 tanggal 18 April 2017.

Penyampaian itu juga sebagai bentuk permisi atau pamitan kepada masyarakat adat yang selama ini mendukung kerjanya sebagai Kapolda Papua yang telah bertugas 22 bulan.

Jenderal polisi bintang dua itu mengatakan bahwa Irjen Pol Boy Rafli Amar bukan orang baru di institusi kepolisian yang ada di Papua, karena pernah bertugas dan menduduki sejumlah jabatan.

"Dia (Boy Rafli Amar) pernah menjadi kapolsek, waka polres, Spripim dan direktorat reserse Polda Papua, sehingga masyarakat Papua jangan merasa asing dengannya, tetapi mari memberikan dukungan kepadanya," ujar Paulus Waterpauw.

Sementara itu, Ketua LMA Adat Port Numbay Papua George Awi menyampaikan selamat datang dan bertugas kepada Irjen Pol Boy Rafli Amar yang akan segera menggantikan Irjen Pol Paulus Waterpauw sebagagi Kapolda Papua.

"Tanah Papua, tanah yang damai, semoga anak Boy Rafli dapat melanjutkan kerja-kerja baik yang telah dilakukan oleh anak Paulus Waterpau di Papua," ucapnya.

Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw yang menjabat Kapolda Papua sejak 31 Juli 2015, dimutasi ke jabatan baru sebagai Wakil Kepala (Waka) Badan Intel Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Selasa (18/4), mengatakan mutasi jabatan Kapolda Papua itu sesuai telegram Kapolri Nomor: ST/1034/IV/2017 tanggal 18 April 2017.

"Iya terjadi mutasi di lingkungan Polri, baik Perwira Tinggi dan Perwira Menengah," kata Kamal ketika dikonfirmasi Antara di Jayapura.

Ia mengatakan jabatan Kapolda Papua yang ditinggalkan Irjen Waterpauw akan diisi oleh Irjen Pol Drs Boy Rafli Amar MH yang sebelumnya menjabat Kadiv Humas Polri. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Digantikan Boy Rafli jadi Kapolda Papua, Paulus Ditarik ke Mabes

Digantikan Boy Rafli jadi Kapolda Papua, Paulus Ditarik ke Mabes

News | Selasa, 18 April 2017 | 23:45 WIB

Mabes Polri: Kami Siap Beri Pengawalan untuk Penyidik KPK

Mabes Polri: Kami Siap Beri Pengawalan untuk Penyidik KPK

News | Selasa, 11 April 2017 | 15:11 WIB

Polri Belum Berani Sebut Pentolan ISIS Asal Indonesia Sudah Tewas

Polri Belum Berani Sebut Pentolan ISIS Asal Indonesia Sudah Tewas

News | Rabu, 15 Maret 2017 | 12:39 WIB

Polri Selidiki Jaringan Lama dalam Aksi Bom Panci

Polri Selidiki Jaringan Lama dalam Aksi Bom Panci

News | Senin, 27 Februari 2017 | 15:54 WIB

Terkini

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan

Lampung | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:53 WIB

BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP

BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP

Sulsel | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:49 WIB

BRI Perkuat Program 3 Juta Rumah, Ribuan Debitur Ikut Akad Massal

BRI Perkuat Program 3 Juta Rumah, Ribuan Debitur Ikut Akad Massal

Surakarta | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:48 WIB

Dibalik Keputusan MK soal Kuota Hangus, Pakar CISSReC Ingatkan Transparansi Lebih Penting!

Dibalik Keputusan MK soal Kuota Hangus, Pakar CISSReC Ingatkan Transparansi Lebih Penting!

Tekno | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:48 WIB

BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP

BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP

Sumsel | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:45 WIB

Bupati Pemalang Diduga Beri Uang ke Ayah Staf KPK untuk Tutupi Kasus

Bupati Pemalang Diduga Beri Uang ke Ayah Staf KPK untuk Tutupi Kasus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:44 WIB

BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP

BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP

Kalbar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:44 WIB

Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK

Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:42 WIB

Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan

Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:40 WIB

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat

Jawa Tengah | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:40 WIB

×