Mensos: Filsafat Keagamaan dan Kebhinekaan Kartini Sangat Dalam

Adhitya Himawan

Sabtu, 22 April 2017 | 08:54 WIB
Mensos: Filsafat Keagamaan dan Kebhinekaan Kartini Sangat Dalam
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, memimpin upacara peringatan Hari Kartini di Rembang, Jawa Tengah. [Dok Kementerian Sosial]

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memimpin upacara Peringatan Hari Kartini ke-148 di Alun-alun Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Jumat (21/4/2017).

Mendampingi Mensos adalah Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Hartono Laras, Bupati rembang Abdul Hafidz, diikuti lebih dari 1.500 peserta. Tema Hari Kartini kali ini adalah "Dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Kualitas Keluarga Dalam Mewujudkan Generasi Tangguh dan Berakhlak Mulia."

"Sebagaimana pemikiran Kartini bahwa kebangkitan seseorang ditandai dengan kebangkitan cara berpikir dan pendidikan yang baik maka momentum ini memberi pesan kepada kita bahwa meningkatnya kualitas perempuan Indonesia mendorong meningkatnya kualitas keluarga. Hal ini merupakan salah satu langkah strategis untuk memajukan bangsa dan negara," katanya.

Khofifah mengungkapkaan Kartini tidak menuntut persamaan hak dalam segala bidang, ia hanya menuntut agar perempuan diberi hak untuk mendapatkan pendidkan yang layak. Pendidikan yang layak bagi perempuan memungkinkan mereka memiliki kesempatan lebih baik untuk mendapatkan akses di berbagai bidang dalam kehidupan dan lingkungan

Untuk itu, Mensos meminta seluruh pemangku kepentingan memberikan akses yang lebih baik kepada perempuan terutama yang tinggal di pelosok daerah teroencil, tertinggal, terluar dan perbatasan untuk memperoleh pendidikan dan kehidupan yang layak dan lebih baik sehingga memungkinkan lahirnya generasi unggul di masa depan.

Selain pendidikan, lanjut Mensos, Kartini juga bertekad menjadi muslimah yang baik sebagaimana bunyi surah Albaqarah ayat 257 yaitu Minazh zhulumaati ilan nuur (dari gelap menuju cahaya), yang tercermin dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang.

"Filsafat keagamaan dan kebhinekaan Kartini sangat dalam sekali. Saya bisa memahami hal ini karena dia juga santri dari kyai Soleh Darat guru Pendiri Nahdlatul Ulama KH. Hasyim Asy'ary dan juga guru pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan. Mungkin sosok spiritualitas Kartini tidak banyak muncul, namun hari ini kita bisa menjadikan referensi membangun Islam yang Rahmatan Lil Alamin yaitu Islam yang damai dan penuh kasih," paparnya.

Kartini lahir di Mayong, Jepara 21 April 1879. Ia meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25 tahun. Berdasarkan Keputusan Presiden No 108 tahun 1964 maka pada 2 Mei 1964 Kartini dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Usai memimpin upacara, dalam rangkaian kunjungannya Mensos menyerahkan kaki palsu dan kursi roda kepada sejumlah penyandang disabilitas dan meresmikan makam R.A. Kartini sebagai Destinasi Wisata Ziarah Nasional.

Selanjutnya Mensos beserta rombongan melakukan ziarah ke makam R.A. Kartini . Dari lokasi makam, Mensos bertolak ke Pabrik PT Semen Indonesia dan PT Semen Gresik, Tbk untukbmenyerahkan beasiswa kepada anak-anak yang tinggal di sekitar Pabrik Semen Indonesia, meresmikan 5 taman bacaan dan 1.000 Al Quran untuk panti asuhan, pondok pesantren, dan masjid di sekitar pabrik.

"Di Hari Kartini ini saya mengajak generasi muda meneladani semangat dan nilai-nilai kepahlawanan dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sesuai profesi dan kemampuan masing-masing. Jadilah Kartini masa kini, Kartini yang tangguh, memiliki wawasan ke depan, memiliki kepedulian terhadap sesama, Kartini yang mampu menjaga keluarganya dan mencetak anak-anak Indonesia menjadi anak-anak yang membanggakan," tutup Khofifah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mensos Khofifah Buka Pameran Buku The Big Bad Wolf Book Sale 2017

Mensos Khofifah Buka Pameran Buku The Big Bad Wolf Book Sale 2017

News | Sabtu, 22 April 2017 | 08:48 WIB

Hari Kartini, Pertamina Gratiskan Seliter BBM untuk Perempuan

Hari Kartini, Pertamina Gratiskan Seliter BBM untuk Perempuan

News | Jum'at, 21 April 2017 | 21:48 WIB

Ini Makna Perjuangan Kartini bagi Anies

Ini Makna Perjuangan Kartini bagi Anies

Video | Jum'at, 21 April 2017 | 21:47 WIB

Guyon dan Nyinyir Lewat Tagar #Kartinikekinian

Guyon dan Nyinyir Lewat Tagar #Kartinikekinian

Tekno | Jum'at, 21 April 2017 | 19:22 WIB

Wapres Amerika: Kartini, Pelopor Emansipasi Perempuan

Wapres Amerika: Kartini, Pelopor Emansipasi Perempuan

News | Jum'at, 21 April 2017 | 17:58 WIB

Djarot: Sekarang Perempuan Bukan Cuma "Kanca Wingking"

Djarot: Sekarang Perempuan Bukan Cuma "Kanca Wingking"

News | Jum'at, 21 April 2017 | 17:36 WIB

Meme-meme Kocak Hari Kartini 2017

Meme-meme Kocak Hari Kartini 2017

Tekno | Jum'at, 21 April 2017 | 19:05 WIB

Ucapan Selamat Hari Kartini Jadi Topik Teratas

Ucapan Selamat Hari Kartini Jadi Topik Teratas

Tekno | Jum'at, 21 April 2017 | 12:36 WIB

Peringati Hari Kartini

Peringati Hari Kartini

Foto | Jum'at, 21 April 2017 | 10:39 WIB

Hari Kartini, Ibu-ibu Bawa Bunga Mawar Tanda Cinta ke Ahok

Hari Kartini, Ibu-ibu Bawa Bunga Mawar Tanda Cinta ke Ahok

News | Jum'at, 21 April 2017 | 09:57 WIB

Terkini

Kasus Silmy Karim Jadi Evaluasi, Menteri Imigrasi Akui Sistem Tak Cukup Tanpa Integritas

Kasus Silmy Karim Jadi Evaluasi, Menteri Imigrasi Akui Sistem Tak Cukup Tanpa Integritas

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:51 WIB

Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar

Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:39 WIB

Jadi Penasihat Prabowo, Said Iqbal Bicara Buruh Tetap Demo atau Tidak?

Jadi Penasihat Prabowo, Said Iqbal Bicara Buruh Tetap Demo atau Tidak?

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:31 WIB

Masih Bingung? Ini Perbedaan Perpres PARD dan PP Tunas dalam Perlindungan Anak di Ranah Digital

Masih Bingung? Ini Perbedaan Perpres PARD dan PP Tunas dalam Perlindungan Anak di Ranah Digital

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:29 WIB

Satgas Pangan Polri Cium Aroma Kartel di Balik Amblesnya Harga TBS Sawit

Satgas Pangan Polri Cium Aroma Kartel di Balik Amblesnya Harga TBS Sawit

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:28 WIB

Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Langsung Suarakan Hapus Outsourcing

Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Langsung Suarakan Hapus Outsourcing

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:19 WIB

Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun

Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:13 WIB

Jadi Penasihat Khusus Presiden, Akankah Said Iqbal Tetap Kritis Bela Buruh?

Jadi Penasihat Khusus Presiden, Akankah Said Iqbal Tetap Kritis Bela Buruh?

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:09 WIB

Alasan Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasihat: Biar Aspirasi Buruh Gak Macet

Alasan Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasihat: Biar Aspirasi Buruh Gak Macet

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:04 WIB

Siasat Licik Dokter Gigi Vietnam: Pura-pura Jadi Pasien Demi Buka Praktik Ilegal di Ciputat!

Siasat Licik Dokter Gigi Vietnam: Pura-pura Jadi Pasien Demi Buka Praktik Ilegal di Ciputat!

News | Senin, 08 Juni 2026 | 17:47 WIB