Sudah Kalah, Ahok Ditagih Janji Bedah Rumah Cilincing

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Kamis, 27 April 2017 | 14:45 WIB
Sudah Kalah, Ahok Ditagih Janji Bedah Rumah Cilincing
Warga DKI Jakarta menyambangi Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/4). Kedatangan mereka ke Balai Kota untuk bertemu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sekaligus memberi dukungan untuknya [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik meminta gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tajahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat bertanggungjawab atas program bedah rumah di Cilincing, Jakarta Utara. Rumah warga sudah terlanjur dibongkar namun renovasi belum dilakukan.

Anggota DPRD DKI Jakarta ini menilai program bedah rumah merupakan bagian dari kampanye Ahok-Djarot. Programnya diluncurkan menjelang Pilkada Jakarta.

"Itulah jadinya kalau programnya nggak terencana, kan merugikan masyarakat. Harus bertanggungjawab dong. Itu kan kampanye dia. Gubernur yang kalah ini tanggungjawab. Itu kan kampanye dia," kata Taufik di Kantor DPD Partai Gerindra di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017).

Diketahui, program bedah rumah adalah program yang ditujukan untuk dilakukan renovasi terhadap rumah warga yang kurang layak pakai. Pemprov DKI Jakarta meluncurkan program tersebut pada 17 April 2017. Meskipun progran tersebut merupakan progam Pemda DKI, namun untuk pengerjaan menggunakan dana Corporates Social Responsibility (CSR) perusahaan swasta.

Tercatat ada 10 rumah di Jalan Cilincing Lama I, RT 02 dan 015 RW 03 Kelurahan Cilincing yang dibongkar saat peluncuran program pada 17 April. Pada awalnya, proses renovasi ditargetkan selesai dalam waktu 5 hari per rumah. Namun, sebagian rumah tersebut belum selesai dikerjakan hingga saat ini.

Menurut Taufik, program tersebut tidak tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Sebab itu, ia menilai program tersebut hanya ditujukan untuk kepentingan kampanye.

"Itu program siapa tuh? Kalau program DKI nggak ada di APBD. Itu kan program kampanye. Saya kira harus diselesaikan.
Jadi jangan ditelantarkan rumah warga," tutur Taufik.

Ia juga meminta agara Sekretaris Daerah Saefullah bertanggungjawab terhadap rumah-rumah yang terlanjur dibongkar itu.

"Sekda harus bertanggungjawab. Karena waktu itu Sekda lah yang mengatakan itu program percobaan. Dari CSR. Kalau itu CSR, duitnya ada dong. Kenapa kok itu nggak kelar? Mesti diaudit dong. Itulah gegabah itu namanya," ujar Taufik.

"Itu sangat merugikan rakyat kalau tidak dilanjutkan. Saya kira sangat memalukan cara-cara begitu," Taufik menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Florist Ini Bantah Dapat Pesanan 1.868 Karangan Bunga Buat Ahok

Florist Ini Bantah Dapat Pesanan 1.868 Karangan Bunga Buat Ahok

News | Kamis, 27 April 2017 | 14:16 WIB

Pantun Sarkastik: Makan Betok Bau Amis, Lepas Ahok Dapat Anies

Pantun Sarkastik: Makan Betok Bau Amis, Lepas Ahok Dapat Anies

News | Kamis, 27 April 2017 | 14:01 WIB

Cerita Cony dan Eleonara: Ini Tanda Cinta kepada Pak Ahok

Cerita Cony dan Eleonara: Ini Tanda Cinta kepada Pak Ahok

News | Kamis, 27 April 2017 | 13:45 WIB

Busyet, Karangan Bunga Buat Ahok Nilainya Sekitar Rp2,6 Miliar

Busyet, Karangan Bunga Buat Ahok Nilainya Sekitar Rp2,6 Miliar

News | Kamis, 27 April 2017 | 13:23 WIB

Cerita Bos Florist Kebanjiran Pesanan Karangan Bunga Buat Ahok

Cerita Bos Florist Kebanjiran Pesanan Karangan Bunga Buat Ahok

News | Kamis, 27 April 2017 | 13:03 WIB

Papan Bunga Hingga Monas, Joko Anwar Bikin Panas Haters Ahok

Papan Bunga Hingga Monas, Joko Anwar Bikin Panas Haters Ahok

Entertainment | Kamis, 27 April 2017 | 12:58 WIB

Ahok Bantah Karangan Bunga Cuma Settingan Buat Pencitraan

Ahok Bantah Karangan Bunga Cuma Settingan Buat Pencitraan

News | Kamis, 27 April 2017 | 12:44 WIB

Polisi Tunggu Permintaan Resmi Ahok untuk Usir Jukir Kalijodo

Polisi Tunggu Permintaan Resmi Ahok untuk Usir Jukir Kalijodo

News | Kamis, 27 April 2017 | 12:39 WIB

Ahok: Tidak Ada Program Anies-Sandi yang Baru

Ahok: Tidak Ada Program Anies-Sandi yang Baru

News | Kamis, 27 April 2017 | 12:26 WIB

Fadli Zon Terusik Karangan Bunga  Ahok Bertuliskan Bukan Teman FZ

Fadli Zon Terusik Karangan Bunga Ahok Bertuliskan Bukan Teman FZ

News | Kamis, 27 April 2017 | 11:17 WIB

Terkini

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

×