sukabumiupdate

Buruh Asal Sukabumi-Cianjur Terlantar di Sulawesi Tenggara Tanpa Bekal

Dimas Sagita

Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:00 WIB
Buruh Asal Sukabumi-Cianjur Terlantar di Sulawesi Tenggara Tanpa Bekal
Lima buruh asal Sukabumi dan satu warga Cianjur terlantar di Kendari, Sulawesi Tenggara. Mereka tertipu janji pekerjaan, kehabisan bekal, dan terpaksa tidur di masjid.
baca 10 detik
  • Enam pekerja bangunan asal Sukabumi dan Cianjur dilaporkan terlantar di Kendari, Sulawesi Tenggara.
  • Korban diduga menjadi korban janji palsu mandor terkait pekerjaan di perusahaan tambang nikel.
  • Para buruh kini bergantung pada bantuan warga setempat karena kehilangan kontak dengan penjamin kerja.

Sebanyak enam pekerja bangunan, yang terdiri dari lima warga Kabupaten Sukabumi dan satu warga Kabupaten Cianjur, dilaporkan terlantar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, setelah diduga menjadi korban janji palsu seorang mandor. Keenam individu tersebut kini terpaksa bergantung pada bantuan warga setempat untuk bertahan hidup dan tidak memiliki biaya untuk kembali ke daerah asal mereka.

Salah satu buruh yang menjadi korban, Ajis Taufik (32 tahun), warga Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, mengonfirmasi bahwa keberangkatan mereka ke Sulawesi Tenggara bertujuan untuk mencari pekerjaan di sebuah perusahaan pertambangan nikel. Kelompok ini terdiri dari empat orang dari Kecamatan Cidolog, satu orang dari Kecamatan Pabuaran (Kabupaten Sukabumi), dan satu orang dari Cianjur.

Menurut keterangan Ajis, sebelum memulai pekerjaan inti, mereka telah menjalani proses pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU) di Kendari selama kurang lebih satu minggu. Setelah MCU, mereka sempat bekerja di lokasi tambang tersebut selama sekitar 15 hari. Namun, para buruh tersebut memutuskan untuk mengundurkan diri karena kondisi kerja dinilai tidak sesuai dengan kesepakatan awal yang telah disepakati bersama.

Situasi menjadi rumit ketika seorang mandor di lokasi tambang menawarkan peluang kerja lain di wilayah Bone, yang juga masih berada di Sulawesi. Karena tawaran tersebut, keenam buruh tersebut memutuskan berhenti dari pekerjaan pertama mereka dan berencana pindah ke Bone. Mereka kembali ke Kota Kendari untuk mempersiapkan keberangkatan menuju lokasi kerja yang baru.

Masalah utama muncul ketika mandor yang menjanjikan pekerjaan baru tersebut tidak dapat dihubungi setibanya mereka kembali di Kendari. Nomor telepon mandor yang disebut Ajis berasal dari Yogyakarta itu kini dilaporkan tidak aktif. Akibat kegagalan komunikasi ini, keenam pekerja bangunan tersebut kehabisan bekal dan kini terlantar di ibu kota Sulawesi Tenggara tersebut.

Pas sampai Kendari, mandor yang menawarkan pekerjaan itu tidak bisa dihubungi. Sekarang kami sudah tidak punya bekal. Untuk makan dikasih oleh warga setempat, dan kami tidur di masjid. Sudah dua hari di masjid, ujar Ajis, mengungkapkan kondisi terkini mereka saat dihubungi pada Kamis (12/2/2026).

Secara keseluruhan, keenam buruh tersebut telah berada di Sulawesi selama kurang lebih satu bulan. Rincian waktu tersebut mencakup satu minggu untuk MCU di Kendari, diikuti 15 hari bekerja di tambang, dan sekitar satu minggu terakhir mereka berada kembali di Kendari tanpa ada kepastian pekerjaan maupun biaya hidup setelah kehilangan kontak dengan mandor.

Data identitas enam pekerja bangunan yang saat ini dilaporkan terlantar di Kendari adalah sebagai berikut: Ajis Taufik (warga Kampung Sindangraja, Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi); Yosa (warga Kampung Cibule, Desa Cidolog); Mardi (warga Kampung Pasir Sirah, Desa Cidolog); Iqbal Fiagi (warga Kampung Bojong, Desa Cidolog); Dede Eri Wahyudi (warga Kampung Caringin, Desa Cibadak, Kecamatan Pabuaran); serta Pandu (warga Kampung Sala Kawung, Desa Sarampat, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur).

Para pekerja tersebut menyatakan tidak dapat kembali ke perusahaan tambang sebelumnya karena status mereka sudah resmi mengundurkan diri. Oleh karena itu, harapan utama keenam warga Sukabumi dan Cianjur tersebut tertuju pada uluran tangan pemerintah daerah setempat. Ajis menyampaikan permohonan resmi agar Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat memberikan bantuan transportasi agar mereka dapat kembali ke Jawa Barat secepatnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kajari di Sultra Diamankan Usai Dilaporkan Warga soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Kajari di Sultra Diamankan Usai Dilaporkan Warga soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Oknum Kajari di Sultra Ditangkap, Langsung Dibawa ke Kejagung

Oknum Kajari di Sultra Ditangkap, Langsung Dibawa ke Kejagung

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Foto | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Bangunan Mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong Dibongkar

Bangunan Mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong Dibongkar

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 16:26 WIB

Remisi Sakit Indra Kenz Diinvestigasi! Bisa Kembali ke Lapas Jika Dibatalkan

Remisi Sakit Indra Kenz Diinvestigasi! Bisa Kembali ke Lapas Jika Dibatalkan

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:55 WIB

Pemprov DKI Tambah 6 Kategori Penerima Layanan Transportasi Gratis di 2027, Siapa Saja?

Pemprov DKI Tambah 6 Kategori Penerima Layanan Transportasi Gratis di 2027, Siapa Saja?

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:47 WIB

Curah Hujan Tinggi tapi Kekeringan, Ahli UGM Ungkap Masalah Air Jawa Barat

Curah Hujan Tinggi tapi Kekeringan, Ahli UGM Ungkap Masalah Air Jawa Barat

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:55 WIB

Kemarau Panjang, Waduk Cipancuh di Indramayu Berubah Jadi Hamparan Tanah Kering

Kemarau Panjang, Waduk Cipancuh di Indramayu Berubah Jadi Hamparan Tanah Kering

Foto | Senin, 28 September 2026 | 17:43 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

Terkini

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×