Hoax, Tidak Benar Rumah Pulomas Dijual Murah

Siswanto, Welly Hidayat

Rabu, 03 Mei 2017 | 12:51 WIB
Hoax, Tidak Benar Rumah Pulomas Dijual Murah
Rumah pengusaha Dodi Triono di Pulomas Utara, nomor 7A, Jakarta Timur, kini tempat tersebut tak berpenghuni. [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Rumah almarhum Dodi Triono (59) di Pulomas Utara, nomor 7A, Jakarta Timur, mendapatkan isu yang tidak sedap. Kabar beredar melalui pesan berantai di percakapan WhatsApp, rumah tersebut disebutkan dijual murah. Padahal, pada kenyataannya tidak demikian. Informasi yang beredar tersebut dipastikan hoax atau kabar bohong.

Akibat terprovokasi kabar tidak benar tersebut, banyak calon pembeli dari berbagai daerah yang tertarik untuk membeli rumah tersebut. Padahal, sebaliknya rumah terbut sudah dihargai harganya tidak seperti yang disebutkan pesan perantai itu.

“Rumah terawat dengan baik. Ada penjaga yang merawat, membersihkannya. Juga sudah ada calon pembeli yang menawar dengan harga tinggi, namun belum cocok,” kata Aldri.

Aldri juga membantah kabar beredar yang menyebutkan rumah tersebut angker. Jahat orang yang menyebutkan rumah tersebut angker. Itu kabar bohong dan informasi itu tak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Hal itu diperkuat dengan kesakian warga sekitar yang ditemui Suara.com. Warga dan petugas keamanan di sekitar lokasi tersebut mengatakan selama ini tidak ada yang aneh dari rumah tersebut. Bahkan, petugas keamanan mengatakan tak mungkin ada yang mistis di rumah orang yang dikenal baik.

Kabar bohong seputar rumah Dodi yang tersebar itu, kata Aldri, bisa membuat keluarga almarhum dilukai. Kabar tersebut bisa membuat luka bathin keluarga yang ditinggalkan almarhum terbuka kembali.

Informasi ini sekaligus untuk mengoreksi pemberitaan Suara.com yang tidak benar sebelumnya, juga untuk permintaan maaf kepada keluarga almarhum yang sudah terganggu oleh beredarnya informasi hoax tersebut.

Dodi merupakan pengusaha yang dikenal sangat baik oleh rekan-rekan serta warga di lingkungannya. Dia wafat pada akhir Desember 2016.

Dodi merupakan satu dari enam orang yang meninggal dunia karena menjadi korban penyekapan yang dilakukan komplotan penjahat.

Keenam orang yaitu Dodi, kedua anak Dodi yaitu Diona Arika (16) dan Dianita Gemma (9), selain itu, Amel yang merupakan teman anak korban meninggal dunia. Dua supir keluarga, Yanto dan Tasrok (40), ikut tewas.

Sementara lima orang lainnya selamat dari penyekapan.

Kasus tersebut sangat menyita perhatian publik. Tak sampai lama, polisi dapat menangkap para pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Video | Selasa, 03 Januari 2023 | 14:00 WIB

Terkini

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:45 WIB

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:35 WIB

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:34 WIB

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:28 WIB

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 18:25 WIB

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 18:21 WIB

×