Kerjasama Intelijen Soal Laut Cina Selatan Perlu Diperkuat

Adhitya Himawan

Rabu, 10 Mei 2017 | 06:08 WIB
Kerjasama Intelijen Soal Laut Cina Selatan Perlu Diperkuat
Seminar kerjasama pertahanan Indonesia dengan Australia. [Dok Unhan]

Salah satu bentuk kerjasama pertahanan Indonesia dan Australia diwujudkan dalam bentuk seminar internasional yang rutin diselenggarakan setiap tahun sejak 2011. oleh Universitas Pertahanan (Unhan) bersama Ikatan Alumni Pertahanan Andonesia-Australia (IKAHAN). Acara berlangsung di Hotel Four Seasons, Jakarta, Selasa (9/5/2017), yang dihadiri oleh para pejabat Kemhan RI, Lemhannas RI, Kedubes Australia di Jakarta, Mabes TNI dan Mabes ketiga Angkatan, Perwira Siswa Sesko Angkatan, para dosen dan mahasiswa Unhan dari Fakultas Manajemen Pertahanan (FMP), Fakultas Strategi Pertahanan (FSP) dan Fakultas Keamanan Nasional (FKN).

Tampil sebagai pembicara kedua, Dekan FMP Laksda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D. menyampaikan beberapa pemikiran akademis dalam paparan berjudul Developing Indonesia’s Military and Non Military Maritime Security Capabilities. Secara khusus dibahas implementasi kepentingan nasional pada  Trilateral Maritime Patrols on Sulu Sea oleh ketiga negara Indonesia, Malaysia dan Filipina sebagaimana tanggung jawab negara pantai berdasarkan Hukum Laut Internasional 1982 yang telah diratifikasi ke dalam UU Nomor.17 Tahun 1985.

Selain itu dibahas pula pentingnya kerjasama intelijen dalam skema arsitektur kawasan untuk mengantisipasi dinamika konflik di Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan.

Susaningtyas Kertopati pengamat militer sekaligus dosen Fakultas Manajemen Pertahanan Universitas Pertahanan mengatakan seminar ini sangat penting. "Kegiatan yg dilaksanakan Civitas Akademika Universitas Pertahanan ini sangat penting utk memberi pengayaan pengetahuan Keamanan Maritime kepada mahasiswa dan para Perwira TNI," kata Nuning di Jakarta, Selasa (9/5/2017).

Nuning menegaskan bahwa kerjasama intelijen ini sangatlah penting mengingat dinamika terakhir situasi di Laut Cina Selatan sangat dipengaruhi dengan sikap Cina yang menolah hasil arbitrase internasional tahun 2016 yang lalu. Cina bahkan sekarang sudah menempatkan skuadron pesawat tempur di pulau-pulau artifisial, menyusul instalasi rudal nuklir jarak sedang dan jarak jauh. Intelijen juga percaya kapal selam bertenaga nuklir Cina juga akan hadir menyusul kehadiran kapal induk Liaoning. Hingga kini juga diketahui kapal-kapal Coast Guard Cina juga telah dilengkapi berbagai peralatan yang setara dengan kapal perang Cina.

"Bahkan dari sumber intelijen terpercaya juga menyampaikan data bahwa banyak kapal perang Cina yang langsung berubah warna putih menjadi kapal Coast Guard," ujar Nuning/

Pada sisi lain, kekuatan Amerika Serikat juga sudah mulai berdatangan di Semenanjung Korea dalam konteks kampanye militer di Korea Utara, meskipun kekuatan tersebut juga dengan mudah dialihkan ke Laut Cina Selatan. Kekuatan gabungan Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan saat ini disiapkan untuk menghadapi skenario terburuk meletusnya konflik di Korea.

"Tetapi banyak kalangan percaya bahwa kampanye militer untuk Korea Utara sebenarnya merupakan sinyal politik yang kuat sebagai peringatan kepada Cina," tutup Nuning.

baca juga

Adapun ketiga pembicara lainnya adalah Dr. John Blaxland dari Australian National University, Dr. Ian Montratama, S.E., M.E.B., M.Si (Han) dari Institute for Defense and Strategic Research (IDSR) dan Pak Andrew W. Mantong, S.Sos., M.Sc. dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS).

Seminar ditutup dengan diskusi panel yang membahas beberapa fenomena maritim, seperti masa depan Selat Malaka jika Terusan Kra di Thailand benar-benar akan dibuka. Diskusi panel berlangsung intens dengan banyaknya tanggapan dari seluruh peserta seminar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BIN Dukung Rencana Pemerintah Bubarkan HTI

BIN Dukung Rencana Pemerintah Bubarkan HTI

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 21:23 WIB

Indonesia Dorong Code of Conduct di Laut Cina Selatan

Indonesia Dorong Code of Conduct di Laut Cina Selatan

News | Kamis, 27 April 2017 | 06:34 WIB

Singapura Kirim Kapal Perang ke Cina

Singapura Kirim Kapal Perang ke Cina

News | Senin, 24 April 2017 | 06:38 WIB

Sanksi AS Terhadap Intelijen Rusia Melunak

Sanksi AS Terhadap Intelijen Rusia Melunak

News | Jum'at, 03 Februari 2017 | 06:17 WIB

BIN Tanggapi Tudingan SBY Soal Penyadapan

BIN Tanggapi Tudingan SBY Soal Penyadapan

News | Jum'at, 03 Februari 2017 | 02:17 WIB

Di Dunia Nyata, Pakar Teknologi James Bond Adalah Perempuan

Di Dunia Nyata, Pakar Teknologi James Bond Adalah Perempuan

Tekno | Kamis, 26 Januari 2017 | 20:52 WIB

Cina Bantah Bersengketa dengan ASEAN di Laut Cina Selatan

Cina Bantah Bersengketa dengan ASEAN di Laut Cina Selatan

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 06:45 WIB

Komisi I: Harusnya BIN Tidak Kecolongan Lagi

Komisi I: Harusnya BIN Tidak Kecolongan Lagi

News | Selasa, 15 November 2016 | 17:09 WIB

Jelang Pilkada Serentak, Intelijen-intelijen Bergerak

Jelang Pilkada Serentak, Intelijen-intelijen Bergerak

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 18:37 WIB

Kepala BIN Bantah Buat Surat Keputusan Timses Ahok

Kepala BIN Bantah Buat Surat Keputusan Timses Ahok

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 16:40 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×