Politisi PKS: Kelewatan Jika Ahok Dijadikan Tahanan Kota

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Kamis, 11 Mei 2017 | 10:05 WIB
Politisi PKS: Kelewatan Jika Ahok Dijadikan Tahanan Kota
Ketua DPP PKS Nasir Jamil saat demo mendukung Palestina di Banda Aceh (Antara/Irwansyah Putra]

Suara.com - Para pendukung Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih bernegosiasi agar penahanan terhadap Ahok ditangguhkan. Mereka minta Kejaksaan memberikan Ahok sebagai tahanan kota.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Nasir Djamil menilai itu pembelaan itu sah saja. Itu hak dari pendukung Ahok.

Namun jika tahanan kota diberikan, maka hukum di Indonesia akan tercederai.

"Itu tergantung hakim. Hakim kan ketika memerintahkan untuk menahan sudah ada pertimbangan-pertimbangan, bukan emosi," kata Nasir kepada Suara.com, Kamis (11/5/2017).

Apapun yang menjadi keputusan hakim dalam memutuskan perkara harus dihormati. Begitu pula dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak Ahok, juga harus dihormati sebagai hak mereka.

"Kalau meminta dilakukan penangguhan penahanan atau sebagai tahanan kota silahkan. Tapi kalau hakim mengabulkan berarti inkonsistensi hakim ini. Kalau itu dikabulkan berarti peradilan itu tidak lagi berwibawa. Karena keputusannya sendiri dianulir," ujar Nasir.

Nasir mengatakan penahanan di penjara secara esensial tentu berbeda dengan tahanan kota.

"Orang kan ditahan di rutan ada proses pembelajaran, berbeda dengan tahanan kota. Rutan ada proses pembelajaran bagi terpidana tersebut, jadi pentingnya itu sebetulnya," ujar Nasir.

"Jadi meminta tahanan kota itu hak dia. Tapi saya pikir kelewat banget ya kalau kemudian pengadilan inkonsistensi gitu, menganulir keputusan majelis hakim itu artinya menciderai rasa keadilan publik," Nasir menambahkan.

baca juga

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara menjatuhkan vonis dua tahun penjara terhadap Ahok atas kasus penodaan agama. Vonis dibacakan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan R.M. Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (9/5/2017).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi PKS Ini Nilai Aksi Relawan Ahok Tak Hormati Proses Hukum

Politisi PKS Ini Nilai Aksi Relawan Ahok Tak Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 11 Mei 2017 | 09:35 WIB

Sedih Ahok Dibui, Nikita Mirzani: Sih Rizik Mana sih?

Sedih Ahok Dibui, Nikita Mirzani: Sih Rizik Mana sih?

Entertainment | Kamis, 11 Mei 2017 | 06:31 WIB

Warga Pramuka Anggap Vonis Ahok Setimpal

Warga Pramuka Anggap Vonis Ahok Setimpal

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 22:29 WIB

Muncul Teriakan Tangkap Rizieq Saat Aksi Dukung Ahok di Tuprok

Muncul Teriakan Tangkap Rizieq Saat Aksi Dukung Ahok di Tuprok

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 21:15 WIB

Tak Rela Ahok Dibui, Keluarga Turut Pasang Badan Sebagai Penjamin

Tak Rela Ahok Dibui, Keluarga Turut Pasang Badan Sebagai Penjamin

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 21:08 WIB

Kakak Ahok: Ahok di Penjara Tidak Sedih, Ini Pilihan Hidupnya

Kakak Ahok: Ahok di Penjara Tidak Sedih, Ini Pilihan Hidupnya

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 21:05 WIB

Aksi Pro Ahok di Yogya Tegang, Polisi Lepas Tembakan Peringatan

Aksi Pro Ahok di Yogya Tegang, Polisi Lepas Tembakan Peringatan

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 20:55 WIB

Pendukung Ahok Kumpul di Tugu Proklamasi Menyalakan Lilin

Pendukung Ahok Kumpul di Tugu Proklamasi Menyalakan Lilin

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 20:28 WIB

Ahok Sudah Divonis, Wiranto Minta Jangan Ada Pertikaian Lagi

Ahok Sudah Divonis, Wiranto Minta Jangan Ada Pertikaian Lagi

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 20:19 WIB

Masih Emosi, Slank Belum Bisa Bikin Lagu untuk Ahok

Masih Emosi, Slank Belum Bisa Bikin Lagu untuk Ahok

Entertainment | Rabu, 10 Mei 2017 | 19:44 WIB

Terkini

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 21:44 WIB

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

News | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 21:35 WIB

×