Polisi Buru Perampok Sadis di Surabaya

Ardi Mandiri

Senin, 15 Mei 2017 | 00:12 WIB
Polisi Buru Perampok Sadis di Surabaya

Suara.com - - Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya memburu pelaku perampokan sadis yang menyebabkan seorang korban terbunuh di Surabaya, Jawa Timur, setelah mengumpulkan keterangan saksi dan mempelajari rekaman kejadian dari "Closed Circuit Television".

"Kami sudah kantongi identitas para pelaku," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Shinto Silitonga kepada wartawan di Surabaya, Minggu.

Perampokan sadis itu terjadi pada Jumat (12/5) petang di depan toko agen minyak goreng dan sembako Usaha Dagang (UD) Bintang Rejeki, Jalan Kapas Krampung 109 Surabaya.



"Para pelaku terekam jelas dari dua rekaman kamera CCTV yang masing-masing terpasang dari jarak sekitar empat meter di lokasi kejadian," ujar Shinto.

Dari dua rekaman kamera CCTV tersebut, tampak kawanan perampok saling berboncengan mengendarai dua unit sepeda motor beraksi bersaamaan dengan jam pulang para karyawan di toko itu.

Dua pelaku kemudian turun dari sepeda motor dan merampas secara paksa dua tas berisi uang ratusan juta yang akan dibawa pulang pasangan suami-istri Go Hong Bun alias Awen (42) dan Lely Suryani (42), pemilik UD Bintang Rejeki, yang ketika itu akan masuk ke dalam mobil yang diparkir tepat di depan pagar tokonya.

Peristiwa perampokan terjadi hanya dalam hitungan detik, pada sekitar pukul 18.00 WIB, bertepatan dangan jam padat lalu lintas pada saat orang-orang pulang kerja.

Awen tewas dalam kejadian ini setelah ditebas parang oleh salah seorang pelaku karena berupaya merebut kembali dua tas yang telah berada di tangan pelaku.

Kedua tas tersebut berisi uang hasil pendapatan sehari dari penjualan agen minyak goreng dan sembako di toko UD Bintang Rejeki.

Seorang karyawan UD Bintang Rejeki yang bersaksi di kepolisian, dalam Berkas Acara Pemerikasaan menyebut dua tas yang telah dirampok itu masing-masing berisi Rp235 juta dan Rp14 juta.

Namun Shinto belum dapat memastikan jumlah uang yang berada di dua tas tersebut. "Karena Lely belum bisa dimintai keterangan. Dia masih shock atas kematian suaminya dalam peristiwa itu," katanya.

Sejauh ini polisi telah memeriksa delapan saksi, beberapa di antaranya adalah karyawan toko UD Bintang Rejeki, selain orang-orang yang menyaksikan di sekitar tempat kejadian.

"Dua kamera CCTV sudah kami analisa. Dari situ kami telah mengantongi ciri-ciri baik kendaraan maupun empat orang yang diduga terlibat sebagai pelaku," katanya.

Lebih lanjut Shinto meminta waktu untuk menangkap para pelaku. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ribuan Warga Surabaya Nyalakan Lilin Demi Tegaknya NKRI

Ribuan Warga Surabaya Nyalakan Lilin Demi Tegaknya NKRI

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 23:42 WIB

Mobil Hibrida BMW i8 Seharga Rp3,5 M Goda Surabaya

Mobil Hibrida BMW i8 Seharga Rp3,5 M Goda Surabaya

Otomotif | Sabtu, 06 Mei 2017 | 15:55 WIB

Pesta Seks Kaum Homo di Surabaya Terkuak, 14 Pria Ditangkap

Pesta Seks Kaum Homo di Surabaya Terkuak, 14 Pria Ditangkap

News | Senin, 01 Mei 2017 | 19:34 WIB

Terkini

Sudah 5 Kali Beraksi! Dua Pengedar 62,5 Kg Ganja Ditangkap di Petamburan

Sudah 5 Kali Beraksi! Dua Pengedar 62,5 Kg Ganja Ditangkap di Petamburan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:53 WIB

Wake Me Up When September Ends

Wake Me Up When September Ends

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:45 WIB

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 07:31 WIB

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:25 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:22 WIB

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 07:20 WIB

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:13 WIB

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

×