Array

Gus Mus Ingatkan Ansor dan Banser Peka Gerakan Pengancam NKRI

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Senin, 15 Mei 2017 | 07:02 WIB
Gus Mus Ingatkan Ansor dan Banser Peka Gerakan Pengancam NKRI
KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus berbicara dalam sarasehan membahas soal hoax di Semarang, Jateng, Kamis (20/4) [Antara/Aditya Pradana].

Suara.com - KH Ahmad Mustofa Bisri mengingatkan kepada Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk peka terhadap gerakan sekitar yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam keterangan pers yang dikutip dari Antara, Minggu (14/5/2017), dikatakan, Ansor dan Banser diharapkan selalu kordinasi dengan aparat dalam setiap langkah untuk mengambil tindakan.

"Jika aparat lamban jangan salahkan Ansor Banser yang mengambil tindakan," katanya saat menerima rombongan Jemaah PC GP Ansor Sidoarjo yang datang bersilaturrahim di kediamannya di Rembang, Jawa Tengah, hari Minggu.

Kepada Ansor, kiai kharismatik yang juga dikenal dengan sosok budayawan ini menyampaikan, jika pemerintah tidak secepatnya ambil langkah dan lamban mengatasi masalah, maka Ansor dan Banser Sidoarjo harus siap bertindak berada digarda terdepan mengawal keutuhan NKRI.

"Ansor dan Banser Sidoarjo harus siap bertindak berada digarda terdepan mengawal keutuhan NKRI," ujar Gus Mus, sapaan akrabnya.

Dalam keterangan tertulis itu juga disebutkan, negara dalam kondisi kritis, konflik kepentingan dan golongan mengkooptasi seluruh aspek kehidupan bernegara hingga menyentuh titik sensitif yang mengancam konflik horizontal.

Konflik ini sekaligus membentuk garis demargasi yang saling berlawanan antara satu sama lain.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran dari beberapa ulama agar aparat dan pemerintah secepatnya mengambil langkah taktis dan strategis untuk menghentikan semua ini.

Di tempat terpisah, Ketua PC GP Ansor Sidoarjo H Rizza Ali Faizin menambahkan yang disampaikan Gus Mus merupakan semangat dan energi baru bagi pengurus, kader dan keluarga besar Ansor-Banser Sidoarjo untuk tetap waspada dan konsisten menjaga NKRI.

Baca Juga: Dosen ITB yang Tewas di Waduk Cirata Dimakamkan Malam Ini

"Hal ini sangat penting mengingat apa yang sampaikan beliau bersamaan dengan momentum yang sangat tepat," katanya.

Pihaknya sengaja mengajak sahabat pengurus cabang dan beberapa anak cabang untuk menemui beberapa ulama dengan tujuan memberi motivasi sekaligus memberi masukan bagi kader dan pengurus yang masih aktif dalam mengambil keputusan.

"Karena ke depan perjuangan makin berat dan kami berkeyakinan dengan tetap menjalin komunikasi, bersilaturrahim serta menunggu perintah dari para kyai kami akan komitmen dan siap siaga kapanpun kami akan bertindak ketika bangsa membutuhkan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI