Geger Poster 'Garuda Ku Kafir' di Undip, Polisi Bertindak

Reza Gunadha

Kamis, 18 Mei 2017 | 13:57 WIB
Geger Poster 'Garuda Ku Kafir' di Undip, Polisi Bertindak
Poster Garuda ku Kafir. [Twitter]

Suara.com - Aparat kepolisian bertekat mengungkap dalang dan motif penyebaran serta pemajangan poster yang melecehkan lambang negara, Garuda di kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (FISIP Undip), Semarang, Jawa Tengah.

Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Abioso Seno Aji mengatakan, sudah memeriksa sejumlah saksi terkait poster “Garuda ku Kafir”.

“Petugas kemanan dan mahasiswa sudah ada yang kami mintakan keterangan. Hingga kekinian, belum ada informasi mengenai pelakunya. Tapi, kami terus upayakan, karena tak mungkin poster itu dipasang oleh setan,” kata Abi, Kamis (18/5/2017).

Selain itu, kata dia, polisi juga belum mendapat laporan pemberitahuan mengenai pertemuan di gedung FISIP Undip seperti yang juga tertera dalam poster tersebut.

Tapi, Abi memastikan bakal membubarkan massa kalau pertemuan itu benar-benar diadakan. “Akan kami bubarkan, karena tak sesuai prosedur,” tegasnya.

Kasus ini bermula dari penemuan sejumlah poster yang melecehkan lambang negara, Garuda Pancasila, di kompleks FISIP Undip, Selasa (16/5).

"Saya tahu dari media sosial mengenai temuan poster itu pada Selasa (16/5). Hari ini, saya cek ke lokasi, dan benar ada," kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang Supriyadi di Semarang, Rabu.

Informasi mengenai keberadaan poster bertuliskan "Garuda Ku Kafir" itu benar, namun sudah dilepas dan diamankan oleh pihak kampus, serta sudah pula dilaporkan kepada kepolisian.

baca juga

Salah satu contoh poster yang diamankan pihak kampus, terlihat siluet gambar lambang Garuda Pancasila dengan dominasi warna merah menyala dengan tulisan "Garuda Ku Kafir" di tengahnya.

Sementara di bagian bawahnya, tertulis pula "Depan Gedung A FISIP Undip 20 Mei 2017 Pukul 15.30 WIB" yang diduga merupakan jadwal agenda kegiatan itu.

"Kami khawatir terjadi gerakan-gerakan anti-Pancasila. Makanya, kami ke sini. Kami meminta pihak rektorat menyelidiki siapa pelakunya. Apakah ini unjuk rasa, aksi, atau acara lainnya," katanya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Humas Undip Nuswantoro Dwiwarno menjelaskan sudah melepas dan mengamankan poster-poster itu pada Selasa (16/5) malam, begitu mendapatkan informasi.

Mengenai tanggal yang tertulis di poster yang diduga jadwal agenda kegiatan, ia memastikan bukan kegiatan resmi mahasiwa FISIP Undip, ataupun sivitas akademika lainnya, dan belum ada permintaan izin.

"Kami sudah berkoordinasi juga dengan intel Polda Jateng setelah mengetahui adanya poster dan spanduk ini. Sampai saat ini, belum diketahui siapa yang memasang dan kegiatan dari siapa," katanya.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, setidaknya ada empat poster yang ditemukan di kampus Fisip Undip, kemudian satu poster dan satu spanduk ditemukan di kantin fakultas, dan langsung diamankan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Poster Pelecehan Garuda Muncul di Undip

Poster Pelecehan Garuda Muncul di Undip

News | Kamis, 18 Mei 2017 | 05:43 WIB

Ngesti Pandowo,  Ikon Semarang Hadir di "Loenpia Jazz 2017"

Ngesti Pandowo, Ikon Semarang Hadir di "Loenpia Jazz 2017"

Press Release | Rabu, 17 Mei 2017 | 15:00 WIB

"Loenpia Jazz 2017" di Semarang Siap Digelar

"Loenpia Jazz 2017" di Semarang Siap Digelar

Press Release | Rabu, 17 Mei 2017 | 13:56 WIB

Garuda Indonesia Lantik Dua Direktur Baru

Garuda Indonesia Lantik Dua Direktur Baru

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 18:45 WIB

Gandeng Luna Maya, Koleksi Batik Ini Terinspirasi Satria Garuda

Gandeng Luna Maya, Koleksi Batik Ini Terinspirasi Satria Garuda

Lifestyle | Jum'at, 12 Mei 2017 | 11:42 WIB

Garuda Tambah Kapasitas 39 Persen saat Lebaran

Garuda Tambah Kapasitas 39 Persen saat Lebaran

Bisnis | Minggu, 07 Mei 2017 | 08:47 WIB

Dosen Undip Dibunuh dan Dibuang ke Parit oleh Penghuni Indekos

Dosen Undip Dibunuh dan Dibuang ke Parit oleh Penghuni Indekos

News | Minggu, 30 April 2017 | 08:05 WIB

Garuda Ajukan Dua Nama Pejabat Setingkat Direksi

Garuda Ajukan Dua Nama Pejabat Setingkat Direksi

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 11:06 WIB

Ini Alasaan Garuda Soal Kosongnya Posisi Direktur Operasional

Ini Alasaan Garuda Soal Kosongnya Posisi Direktur Operasional

Bisnis | Jum'at, 14 April 2017 | 13:20 WIB

Deklarasi Pembentukan FPI Semarang Dibubarkan Polisi

Deklarasi Pembentukan FPI Semarang Dibubarkan Polisi

News | Jum'at, 14 April 2017 | 02:30 WIB

Terkini

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:41 WIB

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:38 WIB

Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi

Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:31 WIB

Kejagung 'Banjir' Alat Bukti Korupsi MBG, Upaya Sony Sonjaya Jadi JC Berakhir Sia-sia?

Kejagung 'Banjir' Alat Bukti Korupsi MBG, Upaya Sony Sonjaya Jadi JC Berakhir Sia-sia?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:27 WIB

UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi

UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:25 WIB

Jaksa Kukuh Sebut Pembelian Chromebook Nadiem Kemahalan

Jaksa Kukuh Sebut Pembelian Chromebook Nadiem Kemahalan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:20 WIB

Tak Layak Jadi Justice Collaborator! Kejagung: Sony Sonjaya Pelaku Utama Jual Beli Titik SPPG

Tak Layak Jadi Justice Collaborator! Kejagung: Sony Sonjaya Pelaku Utama Jual Beli Titik SPPG

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:15 WIB

Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat

Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:12 WIB

Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang

Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:59 WIB

Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah

Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:52 WIB