PGI Gelar Jalan Damai Kebangsaan Lintas Iman Bela Negara

Reza Gunadha

Jum'at, 19 Mei 2017 | 09:28 WIB
PGI Gelar Jalan Damai Kebangsaan Lintas Iman Bela Negara
Simbol toleransi. (Shutterstock)

Suara.com - Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) wilayah DKI Jakarta menggelar acara bertajuk ‘Jalan Damai Kebangsaan Lintas Iman Bela Negara’. Acara itu digelar, Sabtu (19/5/2017) besok.

Aksi itu dilakukan untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Sejumlah organisasi kemasyarakatan dan lembaga ikut dalam acara yang dilakukan di Tugu Proklamasi pukul 06.00-09.00 WIB itu.

Rute ‘Jalan Damai’ akan menyusuri kawasan jalan sekitar Megaria, RSCM, Salemba, Matraman Dalam dan berakhir di Tugu Proklamasi.

Ketika di Tugu Proklamasi akan dilakukan kegiatan doa, orasi dan pertunjukan budaya. Masyarakat umum bisa ikut acara tersebut dengan berpakaian bernuansa merah putih.

Tak hanya gereja, sejumlah organisasi lain juga bergabung dalam acara ini. Organisasi itu antara lain ialah PBNU, PGI, KWI, PHDI, MATAKIN, WALUBI-NSI, JAI, ANBTI, ICRP, FMKI KAJ, Maarif Institute, SEJUK, Dokter Bhinneka Tunggal Ika, PIKI, Hikmahbudhi, JKLPK, PGPI, PGLII, Lemkasi.

Inisiator aksi sekaligus Sekretaris Eksekutif PGI Penrad Siagian mengatakan aksi damai itu dilatarbelangi situasi politik Pilkada DKI Jakarta beberapa bulan lalu menyebabkan munculnya isu kebencian terhadap identitas individu atau SARA. Selain itu muncul isu makar yang merupakan rentetan peristiwa yang terjadi selama Pilkada itu.

“Ketegangan antarkomunitas, terutama pada identitas suku dan agama. Kita melihat ada masalah dan ancaman. Isu itu sering dipolitisasi oleh pihak tertentu,” kata pendeta itu.

Sebelum digagas aksi itu, kelompok keagamaan sudah sering bertemu dan berdialog. Akhirnya mereka bersepakat untuk mengadakan aksi ‘Jalan Damai Kebangsaan Lintas Iman Bela Negara’ digelar dalam memperingari Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei.

“Kita ingin memperlihatkan, mengirim sinyal kepada kelompok yang selama ini memprovokasi dan menyebar kebencian, bahwasannya kita ini masih solid dan kita mendukung pemerintahan yang konstitusional. Kita tolak adanya makar,” paparnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembubaran HTI, PBNU: Pemerintah Bukan Melawan Islam, Tapi...

Pembubaran HTI, PBNU: Pemerintah Bukan Melawan Islam, Tapi...

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 22:24 WIB

Menko PMK MOU dengan PBNU

Menko PMK MOU dengan PBNU

Foto | Rabu, 03 Mei 2017 | 16:32 WIB

PBNU: Suasana Damai Pilkada DKI Tunjukkan Optimisme Warga

PBNU: Suasana Damai Pilkada DKI Tunjukkan Optimisme Warga

News | Rabu, 19 April 2017 | 05:49 WIB

Said Aqil: Tamasya Al Maidah Tidak Perlu

Said Aqil: Tamasya Al Maidah Tidak Perlu

News | Senin, 17 April 2017 | 18:05 WIB

Seruan Damai Pilkada DKI Jakarta

Seruan Damai Pilkada DKI Jakarta

Foto | Senin, 17 April 2017 | 16:44 WIB

PBNU Minta Ahok-Djarot Perhatikan Masyarakat Lemah Kalau Terpilih

PBNU Minta Ahok-Djarot Perhatikan Masyarakat Lemah Kalau Terpilih

News | Selasa, 11 April 2017 | 06:16 WIB

PBNU ke Ahok-Djarot: Buat Kebijakan Jangan Cuma Buat Warga Muslim

PBNU ke Ahok-Djarot: Buat Kebijakan Jangan Cuma Buat Warga Muslim

News | Selasa, 11 April 2017 | 06:00 WIB

Terkini

Minus Dua Pemain Diaspora, Bangladesh Tak Sabar Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK

Minus Dua Pemain Diaspora, Bangladesh Tak Sabar Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 13:37 WIB

Purbaya Gunakan AI Buat Cegah Kebocoran Ekspor-Impor hingga Lacak Pajak Perusahaan

Purbaya Gunakan AI Buat Cegah Kebocoran Ekspor-Impor hingga Lacak Pajak Perusahaan

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:33 WIB

Makna Lagu 'Dunia Tipu-Tipu' Yura Yunita: Menemukan Sosok untuk Bersandar

Makna Lagu 'Dunia Tipu-Tipu' Yura Yunita: Menemukan Sosok untuk Bersandar

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 13:30 WIB

Restrukturisasi Besar Volkswagen Picu Rencana Penjualan Ducati

Restrukturisasi Besar Volkswagen Picu Rencana Penjualan Ducati

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 13:30 WIB

Dihimpit Kemarau dan Erupsi Anak Krakatau, Lampung Gelar Salat Istisqa: Mengetuk Pintu Langit

Dihimpit Kemarau dan Erupsi Anak Krakatau, Lampung Gelar Salat Istisqa: Mengetuk Pintu Langit

Lampung | Kamis, 10 September 2026 | 13:29 WIB

Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Menuju Anak Krakatau Diperluas hingga Perairan Lampung

Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Menuju Anak Krakatau Diperluas hingga Perairan Lampung

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:25 WIB

Macam-Macam Bedak Viva dan Kegunaannya, Harganya Mulai Rp3 Ribuan Saja

Macam-Macam Bedak Viva dan Kegunaannya, Harganya Mulai Rp3 Ribuan Saja

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 13:25 WIB

Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?

Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:22 WIB

Review Chronovisor: Saat Kebenaran dan Teori Konspirasi Sulit Dibedakan

Review Chronovisor: Saat Kebenaran dan Teori Konspirasi Sulit Dibedakan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 13:20 WIB

Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen

Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:19 WIB

×