Perlawanan Habib Rizieq dari Negeri Unta

Reza Gunadha

Sabtu, 20 Mei 2017 | 07:12 WIB
Perlawanan Habib Rizieq dari Negeri Unta
Rizieq Shihab tiba di Kementerian Pertanian di Jakarta, Selasa (28/2).

Suara.com - Pentolan FPI Muhammad Rizieq Shihab hingga kekinian berkukuh tak mau pulang ke Indonesia, agar bisa diperiksa aparat Polda Metro Jaya terkait kasus pornografi yang tersebar melalui laman baladacintarizieq.com.

Rizieq, tetap bertahan di Arab Saudi dan menegaskan polisi di Indonesia tengah mengkriminalisasi dirinya.

Ia dan tim pengacara yang dibentuk FPI bertekat membawa kasus tersebut ke ranah internasional. Bahkan, mereka berencana mengadu ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Swiss. Tim pengacara sendiri sudah berangkat ke Arab Saudi menemui Rizieq, Jumat (19/5/2017).

"Ya mengenai masalah ketidakadilan hukum terkait proses hukum yang dihadapi Habib Rizieq. Intinya mengadu kriminalisasi ulama," kata Ketua Badam Hukum FPI Sugito Atmo Pawiro.

Menurut Sugito sejumlah kasus yang dituduhkan kepada Rizieq bernuansa politis.

Dia membantah alasan Rizieq tetap bertahan di Arab Saudi sampai hari ini untuk menghindari proses hukum.

"Jadi ini saat sudah dipolitisasi, hukum tidak bisa ditegakkan secara fair, makanya Habib Rizieq menghindar dulu bukan melepaskan tanggungjawab yang harus dihadapi," tukasnya.

Sugito belum dapat memastikan kapan tim advokasi berangkat ke PBB untuk mengadukan apa yang diterima Rizieq.  

"Kalau keburu dan visanya tidak masalah. Kalau misalnya agak kesulitan, ya kami balik ke Indonesia ngurus visanya," kata dia.

baca juga

Tim advokasi terdiri dari Mohammad Nur Sukma (anggota Majelis Syuro Dewan Da'wah Kota Bogor), Shobri Lubis (Ketua Umum DPP FPI), Ja'far Siddiq (Wakil Ketua Umum DPP FPI), Habib Muhsin bin Zein Al Atthos (Imam FPI DKI) Bukhori Muslim (Presidium 212), Ma'soem (Imam FPI Jawa Barat), dan Eggi Sudjana.

Tak Cari Suaka

Sugito membantah pemimpinnya tersebut ingin berlama-lama di Saudi untuk mendapatkan suaka politik dari negeri Unta tersebut.

"Sejauh ini tidak. Tidak ada keinginan (Rizieq) untuk mencari suaka (politik) di Arab Saudi," tegasnya.

Suaka politik merupakan upaya permintaan perlindungan dari suatu kelompok masyarakat atau warga suatu negara kepada negara lain karena merasa terancam keselamatannya ketika berada di negaranya.

Sugito kembali menjelaskan, alasan Rizieq tetap bertahan di Saudi karena merasa dikriminalisasi oleh kepolisian atas sejumlah kasus, di antaranya kasus pornografi.

"Walaupun dia (Rizieq) kuliah di sana, keturunan Arab, tapi dia sangat cinta kehidupan di sini (Indonesia)," katanya

Yakin Menyerah

Sampai hari ini, Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya meyakini Rizieq akan menyerah dan kembali ke Jakarta untuk memenuhi panggilan penyidik.

Penyidik tengah menunggu keterangan Rizieq terkait kasus percakapan mesum dan foto porno yang disebar lewat laman baladacintarizieq.com yang kini sudah menjerat Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein.

"Ya pasti pulang. Nggak mungkin di negara sana (Arab Saudi)," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono.

Itu sebabnya, sampai sekarang polisi tidak datang ke Arab Saudi untuk menjemput paksa Rizieq, meskipun dia mangkir dari tiga kali panggilan.

"Ya kalau (visa umrah) habis kan disuruh pulang," kata dia.  

Namun, Argo belum bisa memperkirakan kapan Rizieq pulang. Yang jelas, Rizieq akan langsung dijemput paksa begitu tiba di Indonesia.

"Ya kami tunggu aja (kepulangan Rizieq ke Indonesia)," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arab Saudi dan AS Masukkan Pemimpin Hezbollah ke Daftar Hitam

Arab Saudi dan AS Masukkan Pemimpin Hezbollah ke Daftar Hitam

News | Sabtu, 20 Mei 2017 | 06:54 WIB

Rizieq dan Pengacara ke PBB di Jenewa Usai Ketemu di Arab

Rizieq dan Pengacara ke PBB di Jenewa Usai Ketemu di Arab

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 20:15 WIB

FPI Bantah Rizieq Shihab Cari Suaka ke Arab Saudi

FPI Bantah Rizieq Shihab Cari Suaka ke Arab Saudi

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 20:03 WIB

Pengacara Bicara Blak-blakan Soal Kasus Rizieq Shihab

Pengacara Bicara Blak-blakan Soal Kasus Rizieq Shihab

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 19:52 WIB

FPI Siap Biayai Komnas HAM ke Arab Saudi Agar Bisa Ketemu Rizieq!

FPI Siap Biayai Komnas HAM ke Arab Saudi Agar Bisa Ketemu Rizieq!

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 19:35 WIB

Tempat Menginap Rizieq di Arab Saudi Benar-benar Dirahasiakan

Tempat Menginap Rizieq di Arab Saudi Benar-benar Dirahasiakan

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 19:50 WIB

Sambo: Jika Rizieq Pulang dan Ditangkap, Bisa Kerusuhan Massal

Sambo: Jika Rizieq Pulang dan Ditangkap, Bisa Kerusuhan Massal

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 19:40 WIB

Mengapa Rizieq Shihab Dibela, Ini Penjelasannya

Mengapa Rizieq Shihab Dibela, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 16:44 WIB

Sore Ini, Tim Pengacara Rizieq Shihab Terbang ke Arab Saudi

Sore Ini, Tim Pengacara Rizieq Shihab Terbang ke Arab Saudi

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 16:25 WIB

Alumni 212 Buat Petisi Bela Rizieq, Long March ke Komnas HAM

Alumni 212 Buat Petisi Bela Rizieq, Long March ke Komnas HAM

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 14:28 WIB

Terkini

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Entertainment | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:00 WIB

27 Pejabat Polri Dilantik, Kursi Kapolda Metro Jaya Justru Masih Kosong Ini Alasannya

27 Pejabat Polri Dilantik, Kursi Kapolda Metro Jaya Justru Masih Kosong Ini Alasannya

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapolri Suyudi Tancap Gas, 27 Pejabat Polri Resmi Bergeser Malam Ini

Kapolri Suyudi Tancap Gas, 27 Pejabat Polri Resmi Bergeser Malam Ini

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:50 WIB

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:35 WIB

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Tambah Pasokan BBM hingga 30 Persen

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Tambah Pasokan BBM hingga 30 Persen

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Gelandang Persib Yakin Timnas Indonesia Ukir Sejarah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Gelandang Persib Yakin Timnas Indonesia Ukir Sejarah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas

Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:25 WIB

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:22 WIB

×