Jokowi, Soeharto, dan Kata 'Gebuk'

Reza Gunadha

Sabtu, 20 Mei 2017 | 15:18 WIB
Jokowi, Soeharto, dan Kata 'Gebuk'
Presiden Joko Widodo didampingi Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmatyo menerima tokoh lintas agama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (16/5).

Suara.com - Presiden RI Joko Widodo mulai berani tampil beda dalam keriuhan panggung politik nasional. Biasanya, ia tampil sebagai sosok yang bertutur lembut. Tapi kekinian, ia berani langsung “menyerang” pihak yang diduga keras bersikap berseberangan dengan pemerintah.

"Yang melawan konstitusi akan digebuk. Kalau PKI (Partai Komunis Indonesia) nongol gebuk saja!" tegas Jokowi saat menerima pemimpin redaksi berbagai media, Rabu (17/5/2017), seperti dilansir Antara.

Selama ini, jika merasa ada yang bertentangan dengan kebijaksanaan pemerintahan yang dipimpinnya, Jokowi paling-paling meminta pihak yang berseberangan itu untuk mengikuti aturan hukum.

Pentas politik Indonesia yang tak pernah lepas dari kegaduhan. Pun beberapa bulan terakhir, percaturan politik nasional diramaikan beragam peristiwa kontroversial. Terutama, mengenai vonis bersalah terhadap Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam perkara penodaan agama.

Kasus Ahok tersebut, memicu ketegangan situasi setidaknya seja November 2016. Demonstrasi berskala besar anti-Ahok turut meriuhkan pentas politik.

Sebagai orang yang paling bertanggung jawab terhadap jalannya pemerintahan di Indonesia, Jokowi tak tinggal diam untuk menstabilisasi keadaan.

Sang Presiden mendatangi organisasi-organisasi kemasyarakatan mulai dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama. Ia juga menyambangi satuan-satuan elite Tentara Nasional Indonesia seperti Kopassus TNI-AD, Pasukan Khas TNI-AU, Korps Marinir TNI-AL hingga Brigade Mobil Kepolisian Republik Indonesia.

Namun sekarang, sedikit demi sedikit suasana mulai tenang atau dalam bahasa kerennya "kondusif", antara lain dengan tidak adanya lagi unjuk rasa atau demonstrasi berskala besar. Walaupun di Jakarta terjadi sedikitnya demonstrasi besar-besaran, praktis tidak terjadi kerusuhan yang menimbulkan keresahan atau ketakutan luar biasa di kalangan masyarakat.

baca juga

Secara perlahan tapi pasti, para menteri di dalam Kabinet Kerja mulai menempuh langkah strategis untuk mengamankan suasana agar semua program pemerintah yang terutama berkaitan dengan pembangunan fisik mulai dari prasarana dan sarana tetap dapat berlangsung lancar dan baik.

Namun, penggunakan diksi "gebuk" oleh Jokowi itu terlanjur mengusik ingatan banyak orang, terutama yang tumbuh besar dalam pergulatan era Orde Baru.

Masih pada bulan Mei tapi tahun yang berlainan yaitu 21 Mei 1998, Indonesia mulai memasuki tahap baru kehidupan politik yaitu turunnya Soeharto sebagai Presiden yang dahulu menggantikan Soekarno. Ia kemudian digantikan Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie yang baru beberapa bulan menjadi Wakil Presiden.

Kejatuhan Soeharto pada 21 Mei 1998 itu praktis tidak diikuti demonstrasi besar-besaran sebagai eforia atas jatuhnya sang jenderal yang telah berkuasa selama sekitar 30 tahun.

Habibie tidak lama menjadi Presiden karena kemudian dia dijatuhkan dalam sidang MPR pada bulan Oktober tahun 1999.

Sejak itu muncul beberapa presiden secara berurutan yaitu Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Dur, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudoyono dan kini Joko Widodo yang memiliki masa jabatan hingga Oktober tahun 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi: Ormas Anti Pancasila Harus Digebuk

Presiden Jokowi: Ormas Anti Pancasila Harus Digebuk

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 17:39 WIB

Temui Jokowi, Uni Emirat Arab Mau Investasi 2 Miliar Dolar AS

Temui Jokowi, Uni Emirat Arab Mau Investasi 2 Miliar Dolar AS

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 18:28 WIB

Apindo Gerah Presiden Jokowi Terlalu Sering Ganti Menteri

Apindo Gerah Presiden Jokowi Terlalu Sering Ganti Menteri

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 14:54 WIB

Inilah Nama Lima Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh

Inilah Nama Lima Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh

News | Kamis, 18 Mei 2017 | 13:15 WIB

Komik Favorit Jokowi Ternyata Gundala Putra Petir

Komik Favorit Jokowi Ternyata Gundala Putra Petir

News | Kamis, 18 Mei 2017 | 07:00 WIB

Ternyata Sejak Kecil Jokowi Suka Baca Kho Ping Ho dan Petruk

Ternyata Sejak Kecil Jokowi Suka Baca Kho Ping Ho dan Petruk

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 20:52 WIB

Jokowi Perintahkan Mendikbud Perbanyak Buku Cerita

Jokowi Perintahkan Mendikbud Perbanyak Buku Cerita

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 20:14 WIB

Bertemu Ratusan Anak, Jokowi Cerita Dongeng Lutung Kasarung

Bertemu Ratusan Anak, Jokowi Cerita Dongeng Lutung Kasarung

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 18:55 WIB

Jokowi Minta Lithuania Bantu Lawan Kampanye Hitam Sawit Indonesia

Jokowi Minta Lithuania Bantu Lawan Kampanye Hitam Sawit Indonesia

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2017 | 18:49 WIB

Kunjungan Presiden Lithuania

Kunjungan Presiden Lithuania

Foto | Rabu, 17 Mei 2017 | 16:57 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×