Golkar Bahas Sistem Rekrutmen Bakal Caleg 2019 di Rapimnas

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Minggu, 21 Mei 2017 | 14:47 WIB
Golkar Bahas Sistem Rekrutmen Bakal Caleg 2019 di Rapimnas
Ketua Sidang Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar Nurdin Halid dalam sidang paripurna di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Senin (16/5/2016) malam. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Partai Golkar menggelar Rapat Pimpinan Nasional di Novotel, Balaikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (21/5/2017) sampai Selasa (23/5/2017).

Sejumlah agenda dibahas dalam Rapimnas ini. Namun, yang menjadi fokus dalam Rapimnas ini adalah pembahasan persiapan kompetisi Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 serta membahas berbagai persoalan bangsa. ‎

"Rapimnas ini membahas (masalah) yang jauh lebih strategis dibanding (Rapimnas) sebelumnya. Karena ‎berkaitan dengan kesiapan menghadapi kompetisi politik, Pileg dan Pilpres," kata Ketua Pelaksana Rapimnas Nurdin Halid, di Novotel, Balikpapan, Minggu (21/5/2017).

Untuk itu, Rapimnas kali ini membahas sistem rekrutment bakal caleg partai Golkar untuk 2019. Sebab, Partai Golkar menargetkan perolehan suara Pileg mencapai 30 persen dan memenangkan Pilpres. ‎Apalagi, Partai Golkar sudah mendeklarasikan diri akan mendukung Joko Widodo menjadi calon presiden untuk Pilpres 2019. ‎


‎
"Karena itu, tujuannya melakukan rekrutmen bakal caleg lebih awal untuk melakukan sosialisasi program partai, sosialisasi bakal caleg, dan sosialisasi presiden," kata dia.
‎‎
Rapimnas kali ini juga akan meminta masukan dari luar Partai Golkar untuk pemenangan Pileg dan Pilpres ini. Di antaranya tokoh yang akan memberikan materi adalah Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Komisioner Komisi Pemilihan Umum, dan lembaga survey M Qodari.‎
‎
Rapimnas ini bertemakan‎ merajut persatuan memperkokoh jati diri Partai Golkar sebagai pengawal Pancasila. Nurdin mengatakan, tema tersebut diambil karena melihat situasi bangsa saat ini.

"Tema ini diambil bahwa situasi bangsa bahwa mulai ada polrasisasi di tengah-tengah masyarakat. Apalagi, Partai Golkar yang ide dasarnya mempertahankan NKRI tentu harus memberi kontirbusi pemikiran untuk memperkokoh stabilitas negara dan persatuan‎ bangsa," kata Ketua Harian DPP Partai Golkar itu..
‎
Meski sudah memutuskan capresnya, Partai Golkar belum menentukan Cawapresnya. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham menerangkan, dalam Rapimnas kali ini pun nama cawapres tidak akan dibahas.

"Masalah cawapres itu Partai Golkar menyerahkan kepada Presiden tentu berkoordinasi dengan DPP Partai Golkar dalam hal ini Ketua Umum (Setya Novanto),"‎ ujarnya.

Idrus juga menegaskan, Rapimnas kali ini tidak akan membahas isu Musyawarah Nasional Luar Biasa yang belakangan muncul karena kekalahan Partai Golkar di Pilkada DKI Jakarta dan kasus hukum Novanto. Idrus menegaskan, hasil Rapat Koordinasi Nasional di Bali pada Maret lalu memutuskan seluruh DPD Partai Golkar Provinsi se-Indonesia solid mendukung Novanto.

"DPD Partai Golkar provinsi se-Indonesia solid bersama-sama memberikan dukungan sepenuhnya kepada kepemimpknan Novanto sesuai hasil Munaslub 2016. Jadi tidak ada masalah di inernal Golkar. Kalau ada suara-suara di belakang itu kata ketua harian itu justru patut dipertanyakan. Dan Golkar jangankan melakukan itu (Munaslub), bermimpi saja tidak‎,"‎ kata Idrus.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Deisti Novanto Resmikan Pembangunan Kembali Meunasah

Deisti Novanto Resmikan Pembangunan Kembali Meunasah

Press Release | Jum'at, 19 Mei 2017 | 15:54 WIB

Deisti Novanto Akui Pesantren Vital Untuk Bangun SDM

Deisti Novanto Akui Pesantren Vital Untuk Bangun SDM

News | Kamis, 18 Mei 2017 | 14:35 WIB

Ketahanan Keluarga Jadi Benteng Pertama Permasalahan Sosial

Ketahanan Keluarga Jadi Benteng Pertama Permasalahan Sosial

News | Kamis, 18 Mei 2017 | 14:29 WIB

IIPG Peringatkan Game Digital Bisa Rusak Kepribadian Anak

IIPG Peringatkan Game Digital Bisa Rusak Kepribadian Anak

Lifestyle | Selasa, 16 Mei 2017 | 19:05 WIB

IIPG Serahkan Bantuan Kepada Dua Desa Korban Banjir di Magelang

IIPG Serahkan Bantuan Kepada Dua Desa Korban Banjir di Magelang

Press Release | Selasa, 16 Mei 2017 | 18:49 WIB

Deisti Setya Novanto: Pendidikan Keluarga Sangatlah Penting

Deisti Setya Novanto: Pendidikan Keluarga Sangatlah Penting

Press Release | Senin, 15 Mei 2017 | 18:04 WIB

Mantan Menperin dan Ayahanda Menteri Airlangga Hartarto Wafat

Mantan Menperin dan Ayahanda Menteri Airlangga Hartarto Wafat

News | Senin, 15 Mei 2017 | 05:35 WIB

Akbar Tanjung Diminta Tolak Hak Angket Terhadap KPK

Akbar Tanjung Diminta Tolak Hak Angket Terhadap KPK

News | Kamis, 11 Mei 2017 | 21:19 WIB

Istri Politisi Golkar Akui Indonesia Darurat Narkoba

Istri Politisi Golkar Akui Indonesia Darurat Narkoba

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 22:15 WIB

Terkini

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:03 WIB

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:01 WIB

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Jeritan Asap Karhutla Membakar Daerah, Mahasiswa Trisakti Desak Satgas PKH Diadili

Jeritan Asap Karhutla Membakar Daerah, Mahasiswa Trisakti Desak Satgas PKH Diadili

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Paket Lengkap: Rupiah Rekor Terendah, IHSG Turun Jadi Bursa Terburuk di Asia

Paket Lengkap: Rupiah Rekor Terendah, IHSG Turun Jadi Bursa Terburuk di Asia

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki

Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Modus Penyelewengan Beras SPHP: Dibeli Murah, Dikemas Ulang, Dijual Lebih Mahal

Modus Penyelewengan Beras SPHP: Dibeli Murah, Dikemas Ulang, Dijual Lebih Mahal

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:48 WIB

×